Kiat Merawat Implan Gigi agar Tetap Kuat

Oleh drg. Callista Argentina pada 02 Jun 2019, 14:00 WIB
Meski lebih kuat dan tak bisa bolong, tetapi implan gigi tetap harus dirawat agar tetap kuat. Simak cara lengkapnya di sini.
Kiat Merawat Implan Gigi agar Tetap Kuat (Serhii-Bobyk/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Implan gigi untuk gantikan gigi yang hilang semakin banyak dilirik oleh pasien usia lebih muda. Dari segi biaya yang tak murah serta pengerjaannya yang rumit, membuat pasien harus disiplin dalam merawatnya. Meski lebih kuat dari gigi biasa dan tak bisa bolong, tetapi implan gigi tetap harus dirawat agar kuat. Simak tips lengkapnya lewat artikel ini.

Membuat implan gigi untuk menggantikan gigi asli yang tak bisa lagi diselamatkan sama saja seperti menanam benda asing ke dalam tubuh. Biasanya, tubuh akan bereaksi terhadap benda asing tersebut. Dengan kemajuan teknologi dan inovasi, diharapkan implan gigi akan dapat diterima oleh tubuh dan beradaptasi dengan baik.

Tips merawat implan gigi agar tetap kuat

Cara merawat impan gigi pada dasarnya sama seperti merawat gigi pada umumnya, yaitu tak malas membersihkannya dan rutin memeriksakan kesehatan gigi dan mulut ke dokter gigi. Adapun kiat merawat implan gigi yang bisa Anda lakukan antara lain:

1. Harus periksa secara berkala

Pemeriksaan implan gigi perlu dilakukan tiap 3 bulan sekali dengan durasi kurang lebih 1 jam, untuk memeriksa adanya perubahan yang terjadi di dalam mulut secara mendetail.

2. Update dan evaluasi

Saat pemeriksaan impan gigi, dokter gigi akan meng-update kondisi gigi terbaru pasien beserta riwayat sebelumnya, mengevaluasi kebersihan gigi dan rongga mulut, jika diperlukan dibuatkan rontgen dari implant dan jaringan di sekitar implan gigi, mengevaluasi kestabilan implan gigi, membersihkan plak dan karang gigi yang menempel di implan, serta menentukan waktu pemeriksaan berikutnya.

3. Kerja sama tim dokter

Saat pemasangan implan gigi, dibutuhkan kerja sama tim dokter yang sebisa mungkin melibatkan dokter gigi bedah mulut, prostodontis, periodontis, dan dokter gigi rontgen dalam menentukan rencana pemasangan, perawatan, serta dalam memelihara implan gigi agar hasilnya optimal.

4. Butuh kedisiplinan

Agar implan gigi awet, maka akan sangat bergantung pada kedisiplinan pasien dalam perawatan di rumah serta tim dokter gigi yang merawatnya di klinik atau rumah sakit. Caranya adalah dengan menyikat gigi di rumah dengan sikat gigi berbulu lembut, atau membersihkan sela-sela implan gigi dengan sikat interdental atau benang gigi.

5. Selalu pantau kondisi gusi di sekitar gigi implan

Untuk meminimalkan kegagalan implan gigi, pasien harus selalu memantau keadaan gusi di sekitar implan gigi. Ini berguna untuk mencegah kambuhnya kembali penyakit gusi yang telah dirawat sebelumnya. Berdasarkan studi di jurnal medis “Bethan Open Dentistry”, konsumsi vitamin B12 dapat membantu mempercepat penyembuhan jaringan gusi.

6. Mematuhi instruksi perawatan

Pasien akan diberikan petunjuk perawatan dengan detail. Jika perlu, dokter gigi akan mendemonstrasikannya langsung kepada pasien demi tercapainya implan gigi yang bisa terus bertahan dalam jangka panjang.

7. Selektif memilih produk

Sebagai bentuk perawatan implan gigi, pasien akan disarankan untuk menggunakan produk-produk yang tidak merusak permukaan luar implan, serta efektif dan aman untuk digunakan sehari-hari.

8. Menjaga kesehatan gusi dan tulang alveolar

Agar implan gigi awet di dalam mulut, juga penting untuk merawat kesehatan gusi dan tulang alveolar di sekitar implan gigi tersebut.

9. Perawatan dilakukan sesegera mungkin

Terakhir, pasien harus memulai perawatan implan gigi segera setelah operasi pemasangan implan tahap pertama, begitu juga setelah tahap kedua, dan saat pemasangan sekrup implan gigi.

Pada masa penyembuhan, pembersihan plak gigi dengan sikat gigi untuk sementara tidak diperbolehkan. Diperlukan pembersihan dengan obat kumur yang mengandung chlorhexidine.

Jika Anda punya implan gigi di dalam mulut, rawatlah sebaik mungkin agar tetap kuat dan tahan lama. Perawatannya butuh kedisiplinan dalam menjaga kebersihan dan kesehatan gigi dan mulut serta evaluasi rutin. Karenanya, diperlukan kerja sama yang baik antara pasien dan tim dokter gigi.

(RN/ RVS)