Ngemil Kacang Goreng Saat Lebaran Bikin Asam Urat Kambuh?

Oleh Krisna Octavianus Dwiputra pada 06 Jun 2019, 11:00 WIB
Kacang goreng adalah salah satu camilan favorit saat Lebaran. Benarkah sering konsumsi camilan ini bikin asam urat kambuh?
Ngemil Kacang Goreng Saat Lebaran Bikin Asam Urat Kambuh? (Harismoyo/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Lebaran tanpa kacang goreng bagaikan “sayur tanpa garam”. Itu sebabnya camilan ini selalu tersaji di toples saat Hari Raya Idul Fitri. Tapi hati-hati ya karena ngemil kacang goreng secara berlebihan disebut-sebut dapat memicu asam urat.

Menurut dr. Resthie Rachmanta Putri. M.Epid dari KlikDokter, secara medis, asam urat tinggi disebut hiperurisemia. Hampir sekitar 70 persen asam urat dihasilkan secara alamiah. Sementara, sisanya sebesar 30 persen berasal dari makanan yang mengandung purin.

Makanan dengan kandungan purin

Dalam proses metabolisme di dalam tubuh, purin baru bisa diubah menjadi asam urat. Oleh karena itu, makanan sebetulnya bukanlah faktor utama yang menjadi penyebab asam urat tinggi.

Meski demikian, Anda juga perlu berhati-hati, karena purin terdapat pada berbagai jenis makanan sebagai berikut:

  • Semua jenis minuman yang mengandung alkohol
  • Jeroan seperti hati, paru, usus dan limpa, otak
  • Makanan laut seperti kerang, ikan sarden, udang, dan ikan laut lainnya
  • Daging sapi, kambing, dan domba, terutama bagian yang banyak lemaknya
  • Bacon dan ham

Sementara itu, banyak orang percaya bahwa kacang apa pun jenis dan produk turunannya dapat meningkatkan kadar asam urat. Lalu, bagaimana dengan kacang goreng?

Kacang dan asam urat

Dijelaskan oleh dr. Resthie, kacang boleh dikonsumsi karena umumnya tidak mencetuskan terjadinya gout artritis atau asam urat. Jadi, Anda tak perlu khawatir saat mengonsumsinya. Meski demikian, konsumsinya juga tetap harus Anda kontrol.

Menurut dr. Nadia Octavia dari KlikDokter, berdasarkan kalorinya, 1 gram kacang goreng mengandung setidaknya 6 kalori dan 8 mg sodium.

“Kacang goreng juga mengandung kadar sodium yang jauh lebih tinggi bila dibandingkan dengan kacang panggang. Padahal, kadar sodium berlebih di dalam tubuh dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi,” jelasnya.

Tak hanya itu, dijelaskan kemudian oleh dr. Nadia, kacang goreng juga mengandung lemak jenuh yang tinggi karena proses pengolahannya, sehingga bisa berbahaya bagi tubuh bila dikonsumsi secara berlebihan.

Penyebab lain asam urat

Perlu Anda ketahui, asam urat tak hanya bisa dipicu dari makanan saja. Ada beberapa penyebab lain yang harus diwaspadai. Berikut beberapa hal yang juga turut berkontribusi menyebabkan kenaikan kadar asam urat dalam tubuh seseorang:

  • Genetik. Sebagian besar kasus asam urat tinggi dipengaruhi oleh genetik, yakni ketika tubuh seseorang cenderung menghasilkan lebih banyak asam urat dan membuang asam urat dalam jumlah lebih sedikit.
  • Usia. Semakin bertambah usia, risiko asam urat tinggi semakin bertambah.
  • Jenis kelamin. Laki-laki memiliki risiko 3-4 kali lebih tinggi untuk mengalami asam urat tinggi.

Nah, ketiga faktor risiko di atas adalah sesuatu yang tak dapat Anda hindari. Jadi, satu-satunya yang masih bisa Anda kontrol guna melindungi diri dari asam urat adalah mengontrol asupan makanan. Beberapa jenis makanan di atas yang disebutkan lebih baik dihinidari.

Sementara, kacang yang selama ini dipercaya sebagai penyebab asam urat, nyatanya tidak terlalu berpengaruh. Jadi, Anda boleh makan kacang saat Lebaran, tapi harus tetap dibatasi, ya. Karena pada dasarnya semua makanan memiliki kandungan purin. Kalau dikonsumsi secara berlebih, asam urat sudah pasti muncul.

[NP/ RVS]