Anda Gemar Wisata Kuliner? Ini Tips agar Badan Tidak Melar

Oleh dr. Nadia Octavia pada 06 Jun 2019, 15:00 WIB
Hobi wisata kuliner namun tak ingin badan melar? Ini tips yang bisa Anda terapkan!
Anda Gemar Wisata Kuliner? Ini Tips agar Badan Tidak Melar (Santorines/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Bagi kebanyakan orang, libur Lebaran sering menjadi ajang wisata kuliner. Menyantap kuliner khas hingga mencoba restoran atau cafe baru di kota asal selalu menjadi agenda yang wajib dipenuhi. Namun jika tidak terkendali, tiba-tiba, saat menimbang, berat badan tak terasa sudah naik beberapa kilogram.

Memang, wisata kuliner sangat identik dengan badan melar. Namun, dengan beberapa tips ini, Anda tetap bisa melakukan wisata kuliner tanpa mengalami kenaikan berat badan.

1. Gunakan piring kecil

Penelitian dari International Journal of Obesity menyebut bahwa makan dengan piring berukuran besar dapat meningkatkan porsi makan ketimbang makan dengan piring kecil.

Semakin besar piring yang digunakan, semakin banyak pula makanan yang Anda letakkan dan konsumsi. Untuk itu, ketika makan, gunakanlah piring kecil seperti yang biasa digunakan ketika mengambil buah atau salad.

2. Kontrol porsi makan

Saat berkunjung ke rumah saudara atau kerabat, berbagai hidangan Lebaran rasanya sungguh menggoda. Namun, Anda yang harus mampu mengontrol diri sendiri. Hindari makan dalam porsi banyak!

Ambil makanan dengan piring kecil dan makan dengan perlahan. Hindari juga duduk dekat meja makan atau dengan tempat makanan agar Anda tidak terus-menerus tergoda untuk menambah lagi dan lagi.

3. Perbanyak aktivitas fisik

Olahraga mungkin menjadi aktivitas terakhir yang Anda ingin lakukan saat libur Lebaran. Namun, asupan kalori yang besar harus diimbangi dengan olahraga yang rutin jika tak ingin berat badan meningkat.

Usahakan untuk berolahraga selama minimal 30 menit setiap hari selama masa liburan. Anda juga bisa memperbanyak jalan kaki saat sedang wisata kuliner sebagai bagian dari aktivitas fisik.

4. Batasi makanan manis

Berbagai dessert atau makanan manis memang sangat menggoda. Terlebih jika Anda belum pernah atau jarang mencoba sebelumnya. Rasanya sayang jika dilewatkan saat sedang wisata kuliner.

Tapi, hati-hati, makanan manis atau dessert umumnya mengandung kalori yang tinggi. Semisal, satu potong kue cokelat bisa terdiri atas 350 kalori yang lebih besar dari satu mangkuk nasi. Makan dessert sebetulnya boleh-boleh saja, asalkan Anda tahu batasan porsi supaya tidak berlebihan.

5. Hindari makanan bersantan

Makanan bersantan seperti ketupat, opor ayam, rendang, gulai memang merupakan menu wajib saat Lebaran dan tak bisa dihindarkan. Makanan apapun memang paling lezat dan gurih bila ditambah santan.

Namun ternyata, satu sendok makanan bersantan bisa menyumbang 34 kalori. Bayangkan jika menu makanan Anda terdiri dari satu mangkuk daging yang bersantan, sudah berapa kalori yang masuk ke tubuh?

6. Perbanyak minum air putih

Minum air putih sebanyak delapan gelas sehari. Jika Anda sedang berdiet, air putih dapat membantu menekan rasa lapar sehingga Anda bisa membatasi porsi makan. Karenanya, usahakan untuk minum satu atau dua gelas air putih sebelum makan.

Wisata kuliner saat Lebaran adalah hak setiap orang. Namun, Anda mesti tahu batasan-batasan yang tidak boleh dilanggar, apalagi jika tak ingin mengalami kenaikan bobot tubuh yang bikin badan melar setelah Lebaran usai.

(NB/ RVS)