10 Hal yang Bisa Bikin Rusak Gigi Palsu

Oleh drg. Callista Argentina pada 11 Jun 2019, 09:00 WIB
Pengguna gigi palsu pasti berharap gigi palsunya akan bertahan lama dan tidak rusak. Tapi, beragam hal bisa membuat gigi palsu Anda rusak.
10 Hal yang Bisa Bikin Rusak Gigi Palsu (Robert Przybysz/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Gigi palsu kerap digunakan untuk mengatasi masalah yang muncul akibat kehilangan gigi, antara lain gangguan mengunyah atau berbicara. Setelah gigi palsu terpasang, tentu Anda berharap gigi palsu tersebut akan bertahan selama mungkin dan tidak rusak, mengingat biaya pemasangannya memakan biaya yang tidak murah.

Akan tetapi, ada beragam hal dan kebiasaan yang dapat menyebabkan gigi palsu Anda rusak. Faktor-faktor tersebut bisa muncul tanpa sengaja, namun juga bisa terjadi karena kebiasaan yang tidak Anda sadari.

Berikut adalah hal-hal yang bisa membuat gigi palsu Anda rusak:

  1. Dibersihkan menggunakan sikat yang kasar

Gigi palsu setiap malam harus selalu dibersihkan menggunakan sikat. Namun, hindari sikat yang berbulu kasar karena dapat mengikis dan merusak permukaan akrilik gigi palsu. Sebaiknya, gunakan sikat gigi yang berbulu lembut. Selain itu, bedakan sikat untuk gigi palsu dengan yang Anda gunakan untuk menyikat gigi.

  1. Menggunakan pasta gigi berpemutih

Kesalahan selanjutnya adalah membersihkan gigi palsu dengan menggunakan pasta gigi yang mengandung pemutih. Pasta gigi yang mengandung pemutih biasanya terdapat kandungan peroksida. Zat tersebut dapat membuat warna gigi palsu berubah.

  1. Pakai produk pemutih gigi

Menggunakan produk pemutih gigi untuk membersihkan gigi palsu dapat membuatnya rentan patah dan berubah warna. Bila Anda memakai gigi palsu yang dikombinasikan dengan kawat logam maka jangan gunakan cairan yang mengandung klorin karena dapat membuat kawat logam menjadi berkarat dan berubah warna.

Lebih baik, rendam gigi palsu di dalam air hangat. Merendam gigi palsu semalaman dapat mencegah gigi palsu memiliki bercak atau noda, tidak terbentuk plak gigi dan karang gigi, serta mengusir kuman.

  1. Merendam gigi palsu dalam air panas atau mendidih

Hal lain yang menyebabkan gigi palsu rusak adalah merebus atau merendam gigi palsu dalam air panas atau air mendidih. Tindakan ini dapat mengubah bentuk gigi palsu Anda.

  1. Sikat gigi palsu dengan pasta gigi/ bubuk pembersih gigi

Menyikat gigi palsu dengan menggunakan pasta gigi atau bubuk pembersih gigi tidak direkomendasikan. Dua bahan tersebut bersifat mengikis permukaan gigi palsu.

1 of 2

Selanjutnya

  1. Tidak berhati-hati saat membersihkan

Sebaiknya Anda membersihkan gigi palsu dengan dialasi handuk atau di atas semangkuk air. Jadi, ketika terjatuh, gigi palsu tidak patah.

  1. Menggunakan tusuk gigi saat memakai gigi palsu

Menggunakan tusuk gigi dapat membuat gigi palsu menjadi rusak. Akibatnya, terbentuk celah yang memungkinkan makanan masuk.

  1. Menyimpan gigi palsu dalam keadaan kering

Kebiasaan menyimpan gigi palsu dalam keadaan kering dapat membuatnya berubah bentuk. Saat digunakan, gigi palsu Anda tidak cekat lagi di dalam mulut.

  1. Tidak merendam di cairan khusus

Kesalahan berikutnya, Anda hanya membersihkan gigi palsu dengan cara singkat, dan tidak merendamnya di dalam cairan khusus. Menurut jurnal yang ditulis Department of Oral Health Sciences, KULeuven & University Hospital Leuven, Belgia, merendam gigi palsu di dalam air dengan cairan khusus pembersih dapat menghilangkan hampir seluruh kuman yang menempel.

  1. Menggunakan gigi palsu saat tidur

Beberapa orang merasa malu jika terlihat tanpa memakai gigi palsu sehingga turut memakainya saat tidur. Namun, hal ini malah menyebabkan gigi palsu menjadi mudah menyerap noda atau bercak berwarna kecokelatan.

Selain itu, melepas gigi palsu saat tidur juga berguna untuk mengistirahatkan rongga mulut, terutama gusi, dari tekanan gigi palsu. Anda disarankan untuk melepas gigi palsu 6-8 jam sehari. Hal ini dapat mencegah dari kondisi bau mulut dan sariawan akibat kontak dengan gigi palsu.

Menjaga gigi palsu tetap awet dan tidak rusak adalah tanggung jawab sang pemilik. Anda harus bisa merawat kebersihan gigi palsu dan menjaga kesehatan rongga mulut. Meski begitu, hal ini juga tidak terlepas dari peran dokter gigi yang membuat gigi palsu tersebut. Dukungan dari dokter gigi juga sangat dibutuhkan sebagai sumber informasi dan membuat si pasien termotivasi dalam menjaga kebersihannya.

[HNS/ RVS]

Lanjutkan Membaca ↓