5 Gejala Kanker Usus yang Renggut Nyawa Eks KSAD George Toisutta

Oleh dr. Alvin Nursalim, SpPD pada 12 Jun 2019, 14:15 WIB
Kanker usus merupakan salah satu jenis kanker yang umum terjadi. Kenali gejala kanker yang merenggut nyawa eks KSAD George Toisutta.
5 Gejala Kanker Usus yang Renggut Nyawa Eks KSAD George Toisutta (Sebastian Kaulitzki/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI (Purn) George Toisutta meninggal dunia hari Rabu (12/6) pagi tadi. Berita ini tentu membawa duka mendalam bagi kalangan militer dan rakyat Indonesia. Sebelum meninggal, pria kelahiran Makassar tersebut sempat menderita kanker usus yang menyebabkan penurunan kesehatannya.

Kanker usus merupakan kanker yang biasanya terjadi pada usus manusia. Kanker usus yang paling sering terjadi adalah kanker kolorektal atau kanker yang menyerang usus besar (kolon), dan rektum.

Sebagian besar kanker usus stadium awal memang tidak menunjukkan gejala yang khas. Hal ini membuat banyak penderita tidak menyadarinya, sehingga mereka tidak mendapatkan penanganan yang optimal. Penderita biasanya menyadari gejala kanker ketika penyakit ini sudah berada pada tahap lanjut.

Lalu apa saja gejala dari kanker usus besar yang perlu diwaspadai?

  1. Perubahan kebiasaan buang air besar

Jika Anda merasa bahwa pola buang air besar Anda berubah, maka Anda patut waspada terhadap adanya gangguan pencernaan. Selain kanker usus, infeksi juga sering menyebabkan perubahan pada pola buang air besar, seperti sembelit, dan diare.

Namun, masalah pencernaan karena infeksi biasanya dapat diatasi dalam beberapa hari dengan pengobatan yang tepat. Sedangkan gangguan pencernaan karena kanker biasanya menetap.

  1. Darah pada tinja

Melihat darah di tinja bisa menakutkan. Karena itu, Anda patut waspada dan segera mencari tahu penyebabnya.

Darah pada tinja dapat berupa garis-garis darah merah segar, atau seluruh tinja dapat memiliki penampilan yang lebih gelap dan kering. Selain disebabkan oleh kanker usus, penyebab tinja berdarah yang cukup umum adalah wasir. Namun, siapa pun yang melihat adanya darah pada tinjanya, perlu segera ke dokter untuk mendapatkan pemeriksaan yang sesuai.

  1. Terdapat benjolan pada perut bagian bawah

Jika Anda merasa bahwa perut bagian bawah Anda keras, nyeri atau teraba seperti ada benjolan, segera periksakan diri Anda ke dokter. Adanya kanker pada usus besar dapat menyebabkan penonjolan pada perut bagian bawah. Selain itu juga dapat menyebabkan sensasi seolah-olah perut tidak pernah dapat dikosongkan dengan lampias.

  1. Penurunan berat badan yang tidak bisa dijelaskan

Penurunan berat badan adalah tanda yang tidak spesifik dari beberapa jenis kanker. Jadi, jika Anda mengalami penurunan berat badan yang tidak diketahui penyebabnya secara pasti, Anda perlu memeriksakan diri Anda ke dokter.

Ada banyak juga penyebab penurunan berat badan lainnya seperti gangguan hormon tiroid, infeksi HIV, dan gizi yang kurang. Namun, kanker perlu menjadi perhatian jika berbagai penyebab tersebut tidak ditemukan.

  1. Kram perut

Kram pada perut merupakan gejala yang tidak spesifik untuk gangguan pada pencernaan. Seorang pasien kanker usus dapat mengeluhkan adanya keluhan perut terasa kram, yang dapat berhubungan dengan adanya benjolan kanker yang mendesak organ sekitarnya. Jika ukuran tumornya besar, maka tumor ini dapat menyebabkan penyumbatan di usus besar, yang dapat menyebabkan keluhan tidak bisa buang air besar, dan nyeri perut.

Ada beragamnya gejala kanker usus perlu menjadi perhatian bagi siapa saja, karena penyakit ini bisa menyerang semua kalangan, seperti yang dialami Mantan KSAD Jenderal TNI (Purn) George Toisutta sebelum meninggal. Jika Anda mengalami beberapa gejala di atas, segera periksakan diri Anda ke dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut.

[RVS]