Aktor Robby Sugara Meninggal karena Serangan Jantung

Oleh Krisna Octavianus Dwiputra pada 13 Jun 2019, 14:45 WIB
Kabar duka datang dari dunia film. Aktor Robby Sugara meninggal akibat serangan jantung.
Aktor Robby Sugara Meninggal karena Serangan Jantung (Foto: Bambang E. Ros/Kapanlagi.com)

Klikdokter.com, Jakarta Kabar duka datang dari dunia hiburan, khususnya dunia film. Dilansir Liputan6.com aktor senior Robby Sugara meninggal dunia pada hari ini, Kamis (13/6), dini hari WIB. Aktor berusia 67 tahun itu meninggal akibat serangan jantung yang dideritanya.

Kabar ini cukup mengejutkan karena sebelumnya diketahui bahwa aktor yang pernah bermain di film Rahasia Perawan ini dalam keadaan baik-baik saja. Akan tetapi, pria keturunan Jawa, Ambon, dan Belanda ini sebelumnya memang sudah sempat mengalami masalah jantung.

Kabar penyebab meninggalnya Robby dikonfirmasi oleh sang menantu, Ferdinan. Ia mengatakan bahwa mertuanya memang meninggal karena sakit jantung dan wafat pada Kamis dini hari. "Karena sakit jantung, tadi malam wafat jam 12 malam," ungkapnya kepada wartawan seperti dikutip dari cnnindonesia.

Robby diketahui sudah terkena serangan jantung sebanyak 2 kali. Menurut anaknya, Patricia Grace, serangan kedua memang tidak sembuh total. Sehingga serangan yang ketiga membuat Robby meninggal. Sebelum meninggal, aktor kelahiran Malang ini sempat mengalami sesak napas.

Kenali serangan jantung lebih dekat

Penyakit kardiovaskular seperti serangan jantung yang dialami Robby memang masih menjadi momok menakutkan di Indonesia. Bersama diabetes dan stroke, jantung berada di urutan teratas menyebabkan kematian.

Namun, perlu diketahui bahwa penyakit jantung tak melulu pasti serangan jantung. Hal tersebut juga bisa berupa gagal jantung atau henti jantung. Ketiganya memiliki perbedaan.

Jika berkaca pada kasus Robby, serangan jantung dalam dunia medis disebut dengan sindrom koroner akut. Menurut dr. Melyarna Putri dari KlikDokter, serangan jantung adalah keadaan saat terjadi penyumbatan di pembuluh darah yang mengalirkan darah ke jantung.

"Sumbatan di pembuluh darah disebabkan oleh beberapa faktor risiko seperti tekanan darah tinggi, diabetes, merokok, obesitas, dan kelainan lipid darah. Aliran darah yang tidak optimal ke jantung akan menyebabkan kerusakan jaringan jantung," ujar dr. Melyarna.

Adapun gejala serangan jantung adalah:

  • Tertekan, nyeri, penuh, atau sensasi seperti diremas di bagian dada tengah yang berlangsung lebih dari beberapa menit, serta dapat hilang timbul
  • Rasa nyeri atau tak nyaman pada satu atau kedua lengan, punggung, leher, rahang, atau perut
  • Sesak napas, dengan atau tanpa rasa tak nyaman di dada
  • Keringat dingin, mual, atau pusing.

Khusus untuk masalah sesak napas, seperti yang dialami Robby, ini memang keluhan umum pada orang yang terkena serangan jantung. Menurut dr. Andika Widyatama dari KlikDokter, seseorang yang mengalami serangan jantung akan merasa sulit bernapas.

"Keadaan ini dapat terjadi akibat jantung gagal untuk memompa darah ke seluruh tubuh, sehingga bisa terjadi penumpukan darah di paru-paru," katanya.

Sementara itu, untuk gejala nyeri di dada sebelah kiri, biasanya akan diikuti dengan rasa nyeri itu menjalar ke area leher, rahang bawah, lengan kiri, punggung, atau ulu hati. Pada beberapa penderita, gejala yang dirasakan hanya dada terasa tidak enak.

Selain itu, jangan sepelekan juga kejadian mual dan muntah pada penderita serangan jantung. Hal ini juga bisa menjadi gejala yang menentukan. Akan tetapi,  gejala ini jarang ditemui saat serangan jantung.

Meninggalnya Robby Sugara cukup mengejutkan dan membuat sedih keluarga, rekan, dan penggemarnya. Tapi di satu sisi, kondisi yang sempat dialaminya bisa menjadi pelajaran bahwa serangan jantung sangat mungkin menyerang siapa saja. Oleh karena itu jika Anda mengalami gejala-gejala yang mengarah pada penyakit jantung, segera periksakan diri ke dokter. 

[MS/RVS]