Cegah Penularan Sakit Mata dengan Kacamata Hitam, Mitos atau Fakta?

Oleh dr. Valda Garcia pada 15 Jun 2019, 13:00 WIB
Ada yang bilang, penularan sakit mata bisa bisa dicegah dengan penggunaan kacamata hitam. Apakah hal ini memang benar adanya?
Cegah Penularan Sakit Mata dengan Kacamata Hitam, Mitos atau Fakta? (Indigo-Photo-Club/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Seseorang dikatakan sakit mata ketika mengalami kondisi mata merah dan disertai dengan keluarnya kotoran mata. Tidak jarang seseorang yang mengalami hal tersebut akan disarankan menggunakan kacamata hitam untuk mencegah penularan sakit mata kepada orang di sekitarnya.

Bahkan, banyak beredar pemberitaan bahwa proses penyebaran penyakit dapat ditularkan melalui bertatapan dengan orang yang sedang mengalami penyakit mata.

Jenis penyakit mata yang paling sering dijumpai sendiri adalah konjungtivitis atau peradangan pada konjungtiva yang ditunjukkan dengan munculnya lapisan bening tipis di depan permukaan bagian mata yang berwarna putih.

Memahami lebih jauh mengenai konjungtivitis

Konjungtivitis merupakan salah satu penyakit mata yang paling sering ditemukan, khususnya pada anak. Penyakit ini dapat menyerang salah satu maupun kedua mata.

Beberapa jenis konjungtivitis bersifat sangat menular dan dapat menyebar dengan mudah pada lingkungan sekolah maupun rumah. Meskipun pada umumnya konjungtivitis merupakan infeksi ringan, namun penyakit ini dapat berkembang hingga menimbulkan masalah yang serius.

Konjungtivitis paling sering disebabkan oleh virus maupun bakteri, namun dapat juga disebabkan oleh reaksi alergi terhadap asap, serbuk sari, kosmetik dan produk lain yang berkaitan dengan mata. Seseorang yang mengalami konjungtivitis akan mengeluhkan berbagai gejala sebagai berikut:

  • Mata merah
  • Terasa ada yang mengganjal di mata
  • Gatal atau mata terasa sepeti terbakar
  • Mata berair
  • Muncul kotoran di mata
  • Bengkak pada kelopak mata
  • Lebih sensitif atau merasa silau terhadap cahaya

Pada umumnya, konjungtivitis yang disebabkan oleh reaksi alergi tidak menular. Sedangkan, konjungtivitis yang disebabkan oleh reaksi infeksi, baik yang disebabkan oleh bakteri maupun virus dapat menular.

1 of 2

Konjungtivitis yang disebabkan oleh bakteri

Bakteri yang paling sering menyebabkan konjungtivitis adalah Staphylococcus dan Streptococcus yang berasal dari permukaan kulit maupun sistem pernapasan.

Kontak fisik dengan orang lain, kurang terjaganya kebersihan dengan baik (menyentuh daerah sekitar mata tanpa mencuci tangan) atau menggunakan kosmetik mata dan pelembap wajah yang terkontaminasi dapat menyebabkan timbulnya infeksi.

Selain itu, berbagi kosmetik atau lensa kontak secara bergantian dengan orang lain juga dapat meningkatkan risiko terkena konjungtivitis.

Konjungtivitis karena adanya virus

Virus yang menyebabkan konjungtivitis sama seperti jenis virus yang dapat menimbulkan flu, sehingga tidak jarang konjungtivitis disebabkan oleh paparan batuk atau bersin dari seseorang yang mengalami infeksi saluran pernapasan atas.

Selain itu, proses terkena konjungtivitis juga dapat terjadi karena reaksi tubuh sendiri tanpa penularan dari orang lain.

Ketika sedang mengalami flu dan berusaha mengeluarkan lendir dari hidung dengan cukup kuat, virus dapat berpindah hingga menimbulkan infeksi pada mata melalui saluran air mata yang berhubungan dengan rongga hidung.

Cegah penyakit mata dengan cara ini

Berdasarkan pemaparan di atas, pencegahan konjungtivitis dapat dilakukan dengan menjaga kebersihan mata. Salah satunya harus mencuci tangan sebelum dan sesudah menyentuh mata. Selain itu, berikut beberapa langkah yang dapat diterapkan untuk mencegah penularan infeksi:

  • Jangan menyentuh mata dengan tangan
  • Mencuci tangan dengan rutin dan teratur, khususnya jika sedang flu atau berada di sekitar orang yang sedang flu.
  • Tidak berbagi peralatan kosmetik atau produk perawatan mata secara bergantian dengan orang lain.

Jika ada teman yang sedang mengalami flu atau bahkan sakit mata, cara efektif untuk mencegah penularannya adalah dengan menggunakan masker dan mencuci tangan secara rutin dan teratur. Sebab, penggunaan kacamata hitam pada dasarnya tidak bisa diandalkan untuk mencegah penularan sakit mata konjungtivitis, karena proses penularan sakit mata tidak melalui pandangan, tetapi melalui droplet yang dapat dicegah dengan penggunaan masker.

[NP/ RVS]

Lanjutkan Membaca ↓