Kenali Bahaya PCOS pada Wanita

Oleh dr. M. Dejandra Rasnaya pada 16 Jun 2019, 08:00 WIB
Tidak saja membuat Anda sulit hamil, PCOS juga menyimpan bahaya lain bagi wanita. Apa saja?
Kenali Bahaya PCOS pada Wanita (Scio21/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Sindrom Polikistik Ovarium (Polycystic Ovaries Syndrome) atau biasa disebut PCOS adalah masalah kesehatan yang menyerang 5-10 persen wanita pada usia produktif untuk hamil, yaitu 15-44 tahun. Namun begitu, hampir 70 persen orang yang memiliki PCOS tidak terdiagnosis sejak dini.

Beberapa gejala umum PCOS – seperti berat badan naik atau sulit diturunkan, rambut pada tubuh dan wajah tebal, dan berjerawat – kerap diabaikan. Setelah merasa sulit hamil dan diperiksa dokter, barulah keberadaan penyakit ini disadari.

PCOS ditandai dengan ketidakseimbangan hormon, khususnya hormon reproduksi wanita, sehingga membuat siklus menstruasi jadi tidak teratur. Selain itu, hormon androgen yang diketahui sebagai hormon lelaki malah ditemukan tinggi pada wanita dengan PCOS.

Selanjutnya, pada pemeriksaan USG (ultrasonografi), indung telur pengidap PCOS ditemukan lebih besar dari normal. Terdapat pula banyak kista atau folikel kecil yang berisi sel telur yang belum matang.

Ketika dua dari tiga tanda tersebut sudah ditemukan, diagnosis PCOS bisa ditegakkan. Kondisi itu menyebabkan sulitnya wanita untuk hamil karena siklus menstruasi yang tidak teratur dan absennya sel telur matang yang siap untuk dibuahi. Tak hanya menyebabkan infertilitas, ada bahaya lain yang bisa terjadi akibat PCOS. Apa sajakah itu?

Faktor risiko kardiovaskular

Wanita yang yang mengalami PCOS kemungkinan akan mengalami komplikasi terkait jantung dan pembuluh darah. Penyebabnya, kebanyakan wanita dengan PCOS memiliki berat badan berlebih sehingga terjadi resistansi insulin.

Hal ini akan meningkatkan risiko seseorang mengalami peningkatan trigliserida (lemak darah), kolesterol jahat (LDL), tekanan darah, dan aterosklerosis. Kondisi di atas dapat meningkatkan risiko terjadinya serangan jantung dan stroke.

Berikut adalah beberapa penyakit yang rentan dialami wanita yang mengalami PCOS:

  • Hipertensi. Biasa dikenal dengan tekanan darah tinggi, sering tidak menimbulkan gejala sehingga banyak orang tidak tahu mereka memiliki kondisi tersebut. Ketika meningkat, tekanan darah dapat menunjukkan bahwa jantung bergerak lebih keras untuk mengedarkan darah. Ini dapat disebabkan oleh pengerasan dinding pembuluh darah dari akumulasi plak atau aterosklerosis.

Wanita dengan PCOS biasanya mengalami berat badan berlebih sehingga menyebabkan resistansi insulin dan mendengkur saat tidur sehingga dapat menyebabkan hipertensi. Selain itu, pola hidup malas, jarang berolahraga, merokok, dan obesitas juga terkait dengan peningkatan tekanan darah.

  • Kolesterol tinggi. Mengalami PCOS berisiko meningkatan kadar kolesterol dan trigliserida, serta rendahnya kadar HDL (kolesterol baik). Kombinasi ketiganya tentu akan meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke.
  • Aterosklerosis, yaitu penumpukan plak yang keras dan berlemak di dinding pembuluh darah. Ketika hal ini terjadi maka penumpukan tersebut akan menghambat aliran darah ke jaringan tubuh yang membutuhkan. Ditambah hipertensi, sumbatan akibat penumpukan lemak ini akan membuat pembuluh darah rusak. Jika ini terjadi di otak, akan terjadi stroke. Dan, jika terjadi di jantung, akan terjadi serangan jantung.

Mencegah bahaya PCOS

Hal terpenting yang dapat Anda lakukan untuk mencegah hal-hal tersebut datang adalah menjaga pola hidup sehat. Yaitu, menjaga berat badan yang ideal melalui diet dan olahraga dan mengonsumsi buah dan sayur yang mengandung serat dan fitonutrien. Selain itu, kurangi asupan lemak jenuh dan garam.

Sumber lemak jenuh antara lain berupa daging merah, makanan yang digoreng dengan minyak, mentega, dan daging olahan. Ganti makanan tersebut dengan lemak baik, seperti kacang-kacangan, alpukat, dan minyak zaitun. Yang terakhir, konsultasikan kesehatan dan kondisi PCOS Anda dengan dokter.

Tidak hanya mengakibatkan sulit hamil dan gangguan siklus menstruasi, PCOS yang dialami wanita juga rentan mengakibatkan beragam penyakit kardiovaskular, seperti jantung, stroke, dan hipertensi. Karena itu, jangan abaikan kondisi kesehatan Anda. Lakukan pemeriksaan menyeluruh dengan dokter. Beberapa terapi akan dapat meringankan kondisi Anda dan mencegah komplikasi.

[HNS/ RVS]