Seberapa Sering Sikat Gigi Harus Diganti?

Oleh drg. Callista Argentina pada 16 Jun 2019, 17:00 WIB
Agar tetap optimal menjaga kebersihan rongga mulut, sikat gigi harus diganti secara berkala. Namun, seberapa sering hal ini harus dilakukan?
Seberapa Sering Sikat Gigi Harus Diganti? (N. Sky/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Menyikat gigi adalah langkah awal untuk mencegah terbentuknya plak gigi. Dengan menyikat gigi, Anda juga turut menjaga kesehatan jaringan gusi dan anggota rongga mulut lainnya. Namun, manfaat ini hanya bisa didapatkan dengan penggunaan sikat gigi yang tepat!

Faktanya, supaya sikat gigi benar-benar mampu membersihkan rongga mulut hingga ke bagian yang sulit dijangkau, bentuk bulu sikat memegang peranan yang sangat penting. Menurut pakar kesehatan gigi dan mulut, sikat gigi baru benar-benar mampu membersihkan sisa makanan dan plak yang menempel di permukaan gigi apabila memiliki bulu yang tegak lurus.

Oleh karena itu, apabila bulu sikat gigi yang Anda gunakan sudah megar alias melengkung ke arah luar, sebaiknya segera diganti. Ini karena sikat gigi yang demikian sudah kehilangan kemampuannya untuk mengangkat sisa-sisa kotoran yang ada di gigi dan mulut.

International Journal of Dental Hygiene menyarankan, sikat gigi sebaiknya diganti setiap 2,5–6 bulan sekali. Di sisi lain, The American Dental Association menyarankan agar Anda mengganti sikat gigi setiap 3–4 bulan sekali.

Namun, apabila sebelum waktu tersebut sikat gigi sudah terlihat memiliki bulu yang megar, sebaiknya diganti saat itu juga. Pasalnya, perhitungan lama pemakaian seperti yang dianjurkan lembaga-lembaga kesehatan gigi internasional tidak bisa dijadikan patokan mengingat setiap orang memiliki kekuatan, frekuensi dan cara menyikat gigi yang berbeda-beda.

Selain itu, Anda juga wajib mengganti sikat gigi apabila terserang penyakit seperti batuk, flu dan lain-lain. Sebab, sikat gigi tersebut dapat menjadi media penularan penyakit, apalagi bila diletakkan berdekatan dengan sikat gigi anggota keluarga lainnya. Terutama, jika dalam keluarga Anda memiliki tempat menaruh sikat gigi yang menjadi satu sehingga memungkinkan saling bersentuhan satu sama lain.

Mulai saat ini, jangan lagi gunakan sikat gigi yang sama terlalu lama. Ganti sikat gigi Anda setidaknya setiap 3 atau 4 bulan sekali, atau ketika sikat gigi tersebut memiliki bulu melengkung ke luar alias sudah megar. Sebab, sikat gigi yang demikian sudah tidak efektif untuk menjaga gigi dan mulut dari kemunculan plak maupun kuman yang berbahaya.

Di samping mengganti sikat gigi secara berkala, jangan lupa untuk melakukan pemeriksaan rutin ke dokter gigi setidaknya setiap 6 bulan sekali. Iringi perilaku sehat ini dengan kebiasaan menyikat gigi dengan benar dan menggunakan pasta gigi dengan kandungan yang sesuai. Dengan ini semua, niscaya kesehatan gigi dan mulut Anda akan senantiasa terjaga!

(NB/ RVS)