Trik Merawat Kulit Wajah yang Dipenuhi Freckles

Oleh dr. Adeline Jaclyn pada 17 Jun 2019, 09:00 WIB
Entah itu di sekitar hidung, lengan, atau bahu, freckles pada dasarnya adalah tanda kerusakan kulit. Begini trik merawat kulit wajah yang dipenuhi freckles.
Trik Merawat Kulit Wajah yang Dipenuhi Freckles (Nikolai-Kazakov/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Dulu freckles dianggap sebuah ketidaksempurnaan karena menodai kulit wajah. Namun, sekarang semakin banyak yang menganggapnya sebagai sebuah daya tarik. Banyak wanita yang tak lagi menggunakan makeup tebal dan malah memamerkan bintik-bintik di wajah tersebut. Meski demikian, freckles merupakan tanda kerusakan kulit. Ada trik khusus merawat kulit wajah yang dipenuhi freckles.

Freckles adalah bintik-bintik datar kecil, berukuran 1-2 mm, berwarna cokelat muda, dan kerap muncul pada kulit yang banyak terpapar sinar matahari. Bintik-bintik tersebut banyak dan dapat muncul pada kulit setelah paparan sinar matahari berulang.

Bagaimana freckles muncul?

Dalam bahasa medis, freckles disebut sebagai ephelides (tunggal: ephelis). Freckles lebih umum dialami oleh mereka yang berkulit putih. Pengaruh genetik berperan dalam munculnya kondisi kulit ini. Freckles umumnya tidak berbahaya dan jarang berkembang menjadi kanker kulit. Kondisi kulit ini dapat muncul sejak usia 1-2 tahun. Freckles muncul akibat kombinasi dari peranan genetik (keturunan) dan paparan sinar matahari. Gen yang dikaitkan dengan freckles yaitu MC1R.

Saat terpapar sinar matahari, sinar ultravioletnya akan diserap oleh kulit, sehingga memicu produksi pigmen melanin oleh sel melanosit kulit. Pada orang berkulit putih, produksi melanin normalnya lebih sedikit dibandingkan dengan orang berkulit gelap. Ketika terpapar sinar matahari, melanosit akan memproduksi lebih banyak pigmen melanin, sehingga muncul freckles.

Freckles pada dasarnya merupakan endapan melanin dalam jumlah besar pada satu tempat di kulit. Pada umumnya, freckles seragam dalam warna, tetapi juga bisa bervariasi seperti merah, kuning, cokelat, cokelat muda, bahkan hitam. Freckles umumnya berwarna lebih gelap dibandingkan dengan kulit di sekitarnya.

Sebagian besar freckles muncul dan terlihat lebih jelas saat paparan sinar matahari dan memudar saat musim dingin.

1 of 3

Tips merawat kulit wajah yang dipenuhi freckles

Freckles jarang diterapi. Beberapa metode yang aman tapi mahal banyak diandalkan untuk memudarkan atau mengurangi kemunculan freckles. Beberapa metode atau kombinasi mungkin diperlukan untuk hasil yang baik. Tak semua orang akan membaik dengan terapi yang sama, dan freckles bisa kambuh jika terkena paparan sinar ultraviolet berulang.

Berikut ini adalah tips merawat kulit wajah yang diwarnai dengan freckles.

  • Gunakan krim pemutih atau pemudar

Produk ini biasanya mengandung hidrokuinon yang bisa dibeli tanpa resep dokter. Namun, konsentrasi yang lebih tinggi (lebih dari 20 persen) membutuhkan resep dokter.

Hidrokuinon dapat membantu memudarkan freckles dengan menekan produksi melanin dan mencerahkan area kulit yang gelap. Metode ini efektif bila diaplikasikan secara konsisten selama beberapa bulan, dan lebih efektif lagi bila dikombinasikan dengan menghindari dan penggunaan proteksi terhadap paparan sinar matahari.

Beberapa efek samping yang mungkin dirasakan adalah peradangan, kulit kering, sensasi terbakar, melepuh, dan perubahan warna kulit.

  • Pilih produk berbahan retinoid

Bahan ini kadang digunakan bersamaan dengan krim pemutih lainnya. Senyawa vitamin A ini dapat membantu memudarkan freckles bila diaplikasikan konstan selama beberapa bulan. Efek samping yang umum terjadi meliputi kemerahan, kekeringan, iritasi kulit, mengelupas, dan kulit menjadi lebih sensitif.

  • Cyrosurgery

Pembekuan dengan nitrogen cair untuk menghancurkan sel kulit yang abnormal dapat digunakan untuk terapi freckles. Metode ini secara umum aman dan tidak membutuhkan pembiusan. Terdapat risiko efek samping berupa hipopigmentasi, perdarahan, dan melepuh.

  • Terapi laser

Beberapa jenis laser dapat membantu memudarkan dan mengurangi munculnya freckles secara aman dan efektif. Namun, terdapat beberapa efek samping seperti gatal, bengkak, kemerahan, berkerak, mengelupas, infeksi dan perubahan warna kulit.

  • Terapi photofacial atau intense pulsed light (IPL)

Terapi ini mengandalkan beberapa gelombang cahaya sekaligus, sehingga jangkauan dan fungsinya lebih luas. Salah satu manfaat dari IPD adalah untuk mencerahkan wajah dan mampu meningkatkan skin tone, sehingga freckles, bintik-bintik hitam, dan bekas jerawat bisa berkurang.

  • Chemical peel

Metode ini menggunakan larutan kimia untuk eksfoliasi dan mengelupas area kulit yang rusak. Metode ini juga dapat membantu memudarkan freckles dan memperbaiki pigmentasi yang tidak rata. Efek samping terapi ini sementara meliputi sensasi menyengat, mengelupas, kemerahan, iritasi, berkerak, dan bengkak.

2 of 3

Adakah cara alami?

Ada beberapa cara alami yang dipercaya bisa menghilangkah freckles, tetapi sayangnya belum ada yang terbukti secara ilmiah. Cara alami ini meliputi penggunaan jus lemon, madu, lidah buaya, buttermilk, krim asam, yoghurt, dan bawang.

Menghindari paparan sinar matahari dan penggunaan proteksi matahari—rutin menggunakan tabir surya, memakai topi, pakaian lengan panjang, payung, dan lain-lain—dapat membantu menekan munculnya freckles.

Tabir surya sendiri fungsinya bukanlah menghilangkan freckles yang sudah ada, tetapi lebih pada mencegah munculnya freckles baru. Anda disarankan menggunakan tabir surya setiap hari, dengan SPF minimal 30. Aplikasikan tabir surya setidaknya 15 menit sebelum keluar rumah. Pakai ulang setiap 2 jam dan segera setelah berenang atau berkeringat berlebihan.

Kini banyak orang menganggap freckles adalah sebuah daya tarik, bukan lagi sebuah ketidaksempurnaan yang harus ditutupi. Meski begitu, freckles adalah tanda kerusakan kulit sehingga harus mendapatkan perawatan yang semestinya. Selain melakukan tips merawat kulit wajah yang disebutkan di atas, ada baiknya periksakan kondisi kulit secara berkala. Pasalnya, kemunculan freckles yang tidak biasa bisa menunjukkan adanya tanda kanker kulit.

(RN/ RVS)

Lanjutkan Membaca ↓