Usia Berapa Sebaiknya Anak Mulai Sekolah?

Oleh dr. Reza Fahlevi pada 18 Jun 2019, 08:30 WIB
Pada usia berapa dulu Anda pertama kali sekolah? Bisakah itu jadi patokan untuk menentukan kapan anak mulai sekolah?
Usia Berapa Sebaiknya Anak Mulai Sekolah? (Sharomka/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Sebagian orang biasanya mulai masuk ke sekolah TK saat usia 6 tahun kemudian masuk SD pada usia 7 tahun. Nah, saat ini ada banyak orang tua yang mulai menyekolahkan anaknya ke PAUD pada usia 2-3 tahun, kemudian masuk TK dan SD lebih dini. Maka muncul pertanyaan usia berapa sebaiknya anak mulai sekolah?

Apakah semakin anak cepat masuk sekolah akan semakin baik? Atau malah justru sebaliknya? Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut simak ulasan berikut:

Pertimbangan untuk memulai pendidikan formal

Ada orang tua yang beranggapan bahwa anak yang masih kecil perlu dibiarkan bermain dan menikmati masa kecilnya lebih banyak. Menurut mereka anak tidak perlu dipaksa untuk bersekolah terlalu cepat.

Di sisi lain, sebagian orang tua beranggapan bahwa semakin cepat anak masuk sekolah akan lebih baik. Hal ini karena anak akan lebih cepat memulai masa pendidikannya dan akan lebih cepat lulus dan berkarier di kemudian hari.

Bahkan, tidak jarang orang tua yang bangga akan kemampuan anaknya yang lebih cepat dari rata-rata anak lainnya. Contoh yang paling umum di antaranya adalah ketika anak sudah dapat membaca pada usia 5 tahun, lulus SD usia 10 tahun, dan kemampuan-kemampuan lainnya.

Banyak hal yang memengaruhi keputusan orang tua terkait kapan waktu untuk memulai pendidikan formal anaknya. Pekerjaan orang tua, masalah pengasuh, biaya pendidikan, lokasi rumah dan sekolah, serta kondisi lingkungan sekitar juga akan memengaruhi keputusan orang tua dalam memulai pendidikan anak.

Walaupun terdengar sepele, usia pertama kali anak memasuki sekolah dapat berpengaruh terhadap prestasi dan aspek psikologis anak. Itulah mengapa ada beberapa peneliti di luar negeri yang tertarik untuk meneliti mengenai hal ini. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa sebaiknya anak tidak terlalu cepat memulai sekolah.

Dampak usia mulai sekolah terhadap kemampuan anak

Sebuah penelitian di Universitas Stanford menemukan bahwa anak yang mulai masuk sekolah TK usia 6 tahun memiliki nilai kontrol diri yang lebih baik pada usia 7 tahun dan 11 tahun dibandingkan dengan anak yang masuk TK sejak usia 5 tahun atau kurang.

Kemampuan kontrol diri merupakan salah satu kemampuan eksekutif untuk dapat meluangkan waktu dan mempertahankan fokus perhatian walaupun mereka dihadapkan pada berbagai distraksi.

Penelitian tersebut menunjukkan bahwa anak yang mulai masuk TK lebih terlambat memiliki skor kontrol diri 73% lebih baik dibandingkan anak yang masuk TK lebih dini.

Dari sisi prestasi akademik, anak yang masuk sekolah lebih terlambat juga terlihat memiliki prestasi akademik rata-rata yang lebih tinggi. Hal ini dibuktikan dari hasil test anak-anak di Finlandia dan negara Nordic lainnya.

Di Finlandia, anak memulai pendidikan formal pada usia 8 tahun. Sebelumnya, anak hanya boleh memasuki pendidikan TK informal yang hanya menekankan pada bermain dan kemampuan sosial. Hasilnya, pada usia 11 tahun, hasil test akademik anak-anak di Finlandia lebih baik dibandingkan dengan anak-anak dari negara-negara Nordic lainnya yang memulai pendidikan formal lebih dini.

Jadi kapan sebaiknya anak mulai sekolah?

Sebenarnya hingga kini belum ada kesepakatan atau rekomendasi usia berapa anak dapat memulai pendidikan formal. Masing-masing anak berbeda. Keputusan anak untuk memulai sekolah sangat dipengaruhi oleh kesiapan anak untuk sekolah. Tidak terlalu cepat dan tidak terlalu terlambat.

Di Indonesia pendidikan formal SD rata-rata dimulai usia 7 tahun. Berdasarkan hasil penelitian-penelitian di atas, usia ini sudah cukup sesuai untuk memulai pendidikan formal anak. Sebelum usia 7 tahun anak boleh diberikan pendidikan informal seperti PAUD atau TK, namun sedapat mungkin pilihlah PAUD dan TK yang lebih banyak menekankan pada waktu bermain dan kemampuan sosial yang dimiliki anak.

Anak mulai sekolah perlu persiapan yang matang. Jika anak Anda memang belum memasuki usia sekolah, tidak perlu Anda paksa untuk mulai sekolah. Biarkan ia menikmati masa bermainnya. Dan ketika ia sudah sampai pada usia sekolah, pastikan juga bahwa anak juga menikmati masa belajarnya di sekolah bersama teman-teman dan gurunya.

[RVS]