Kiat Aman Makan Kue Kering Tanpa Takut Gula Darah Naik

Oleh dr. Dyah Novita Anggraini pada 18 Jun 2019, 11:00 WIB
Masih menyimpan kue kering sisa Lebaran lalu? Berikut tips ampuh makan kue kering tanpa bikin gula darah naik.
Kiat Aman Makan Kue Kering Tanpa Takut Gula Darah Naik (Dean Drobot/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Lebaran telah usai, tapi hidangan kue kering sampai saat ini tentu masih tersaji di ruang keluarga Anda. Kue kering pada umumnya terbuat dari bahan-bahan dasar seperti tepung, susu, gula, soda kue, telur dan mentega (butter). Beragam bahan tersebut biasanya memiliki kandungan tinggi gula dan lemak jenuh. Jika dikonsumsi secara berlebihan bisa meningkatkan kadar gula darah dan kolesterol.

Tapi tenang, jangan buru-buru singkirkan kue kering di rumah Anda. Berikut beberapa tips konsumsi kue kering tanpa takut gula darah meningkat. Kiat ini bahkan sudah bisa Anda lakukan sejak membuat kue-kue tersebut:

  • Mencampur bahan tepung

Anda dapat mencampur bahan tepung terigu dengan tepung jenis gandum. Gandum memiliki indeks glikemik sedang bila dibandingkan dengan tepung terigu yang temasuk golongan makanan indeks glikemik tinggi.

Indeks glikemik adalah suatu angka berupa skala dari 0-100 yang menunjukkan seberapa cepat makanan tersebut diubah menjadi glukosa oleh tubuh. Kadar indeks glikemik dari makanan juga dapat memberi tahu Anda bagaimana pengaruh makanan tersebut terhadap kadar gula darah dan insulin di dalam tubuh.

Pada umumnya indeks glikemik dikelompokkan menjadi:

  • <55: rendah
  • 56-69: sedang
  • >70: tinggi
  • Mengganti gula pasir dengan pemanis lain

Untuk membuat kue kering salah satu bahan yang diperlukan biasanya adalah gula. Gula manis murni memiliki skala glikemik 100, yang artinya kadar gula di dalam darah akan meningkat saat cepat setelah dikonsumsi.

Agar kadar gula di dalam darah tidak meningkat dan bisa juga dikonsumsi oleh penderita diabetes gunakan pemanis dengan nilai indeks glikemik (IG) rendah,  belilah bahan pemanis dengan indeks glikemik rendah dari supermarket terdekat.  Lihat petunjuknya di kemasan depan produk berikut nilai indeks glikemik yang terkandung di dalamnya.

  • Memilih susu dengan indeks glikemik rendah

Pada beberapa resep kue, bahan susu bubuk dibutuhkan untuk membuat tekstur, rasa, aroma dan warna adonan sesuai seperti yang diinginkan. Pilihlah susu bubuk dengan kandungan indeks glikemik yang rendah, Anda dapat melihat kandungan IG susu tersebut di keterangan nutrisi produk di kemasan susu.

  • Tambahkan potongan buah atau selai di atas kue

Rasa manis di kue kering dapat Anda tambahkan dengan selai dari buah atau potongan kecil buah di atasnya. Pilihlah buah dengan rasa yang kuat dan khas seperti kurma, stroberi, jeruk atau manga. Cara membuat selai caranya dengan memotong kecil buah atau mengupas kulit buah jika terdapat kulitnya lalu masak dengan sedikit air hingga teksturnya lembut.

  • Pilih mentega rendah lemak

Pilhlah mentega rendah lemak atau mencampur mentega yang sudah ada dengan minyak alami contohnya minyak canola ke dalam campuran adonan.

Yang perlu diperhatikan kembali, meskipun Anda sudah membuat kue kering rendah gula yang aman dikonsumsi. Pastikan juga Anda tidak mengonsumsinya secara berlebihan.

Imbangi juga dengan mengonsumsi makanan sehat lainnya seperti sayur dan buah-buahan serta konsumsi air putih 8 gelas perhari atau setara dengan 2 liter. Dan jika Anda memiliki riwayat penyakit diabetes jangan lupa untuk terus mengonsumsi obat rutin setiap harinya.

Anda juga perlu rutin menjalani pengecekan kadar gula darah. Dan yang tidak kalah penting berolahragalah secara rutin dan teratur setiap hari. Jangan lupa juga untuk terus kontrol ke dokter terkait kondisi Anda setelah Lebaran dan menjelang masuk kembali kepada rutinitas harian Anda sehari-hari di kantor.

Jika Anda masih ingin menyantap kue kering tapi tak ingin gula darah naik, ikuti saja tips di atas. Dan ingat untuk tetap membatasi porsinya ya.

[RVS]