Jangan Gunakan Air Sirih untuk Mengobati Mata! Ini Bahayanya

Oleh dr. Valda Garcia pada 18 Jun 2019, 12:00 WIB
Air sirih dipercaya sebagian kalangan bermanfaat untuk mengobati mata. Amankah dari sisi medis?
Jangan Gunakan Air Sirih untuk Mengobati Mata! Ini Bahayanya (Harismoyo/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Air sirih dipakai untuk mengobati mata? Tidak salah nih? Bukankah biasanya air sirih lebih sering digunakan untuk kumur-kumur?

Ya, pertanyaan-pertanyaan tersebut pasti muncul ketika ada sebagian kalangan yang memakai air sirih untuk mengobati mata.

Sirih memang tanaman yang tidak asing bagi sebagian masyarakat Indonesia. Daun ini sering dimanfaatkan sebagai obat tradisional. Memiliki nama ilmiah Piper betle, sirih yang tumbuh merambat tergolong sebagai tanaman yang mengandung banyak air.

Sekitar 85-90 persen daun sirih terdiri dari air. Karena itulah daun sirih juga rendah kalori dan rendah lemak. Setiap 100 gram daun sirih terkandung 44 kalori dan 0,4-1 persen lemak.

Di Indonesia, ada tradisi untuk menguyah daun sirih bersama gambir, pinang, tembakau, dan kapur. Mereka percaya bahwa mengunyah daun sirih bermanfaat untuk gigi yang kuat.

Selanjutnya, daun sirih juga dipercaya mengandung antiseptik pencegah gigi berlubang. Akan tetapi, kebiasaan tersebut sering kali dikaitkan dengan kanker mulut dan pengerutan gusi atau periodentitis yang dapat membuat gigi tanggal.

Kandungan dan manfaat daun sirih

Selain identik dengan tradisi, daun sirih juga memiliki berbagai kandungan zat seperti minyak atsiri, karoren, asam nikotinat, riboflavin, dan tiamin. Selain itu, masih ada vitamin C, tannin, asam amino, pati, diatase, gula, zat samak, dan kavikol.

Kandungan-kandungan ini bermanfaat bagi kesehatan, yaitu:

  • Mematikan kuman
  • Menghilangkan bau badan
  • Meredakan nyeri
  • Menahan perdarahan
  • Membantu menyembuhkan luka pada kulit
  • Mengatasi gangguan pencernaan
  • Meningkatkan nafsu makan
  • Menjaga kesehatan rongga mulut
  • Membantu mengeluarkan dahak
  • Mengatasi gangguan pernapasan.

Karena begitu banyak manfaat yang bisa didapat dari daun sirih, khususnya untuk mengatasi infeksi, banyak pemahaman yang beredar di masyarakat. Salah satunya mengatakan bahwa air rebusan daun sirih dapat digunakan untuk mengatasi berbagai sakit mata, seperti mata merah atau gatal pada mata.

Namun, berdasarkan pendapat para ahli, penggunaan air rebusan daun sirih sangat tidak disarankan untuk mengatasi sakit mata. Tindakan ini dapat meningkatkan risiko terjadinya infeksi pada mata atau bahkan memperberat kondisi mata.

Air sirih untuk obati mata?

Air sirih yang biasa digunakan berasal dari beberapa helai daun sirih yang direbus dengan air. Hasil rebusan akan menghasilkan ekstrak daun sirih berwarna kuning kehijauan dan bersifat asam.

Semakin banyak daun yang direbus, air rebusan daun sirih akan lebih pekat dan tingkat keasaman semakin bertambah. Tingkat keasaman atau pH yang dihasilkan tidak sesuai dengan pH normal yang terdapat di permukaan mata.

Hal ini dapat menimbulkan reaksi perubahan tingkat keasaman pada permukaan mata, terutama pada lapisan epitel kornea dan konjungtiva. Kondisi ini bisa berujung pada kerusakan permukaan mata. Misalnya, luka pada kornea atau disebut ulkus kornea. Ketika terjadi kerusakan pada permukaan mata, risiko infeksi mata juga akan meningkat.

Selain itu, daun sirih tidak bersifat steril. Di permukaan daun sirih juga terdapat mikroorganisme yang dapat menimbulkan infeksi mata. Jamur merupakan jenis mikroorganisme yang sangat sering dijumpai pada dedaunan.

Ketika terdapat kerusakan pada permukaan mata dan terdapat mikroorganisme, akan terbentuk lingkungan yang memiliki risiko tinggi terjadinya infeksi, khususnya pada permukaan kornea. Kondisi ini akan menimbulkan penyakit keratitis jamur yang jika terlambat ditangani dan tidak diterapi dengan tepat dapat mengakibatkan kebutaan.

Ketika mengalami sakit mata, hindari penggunaan air sirih untuk mengobatinya. Ingat, mata Anda adalah salah satu organ yang sangat sensitif. Karena itu, pengobatan dan terapi yang diberikan sebaiknya telah melalui pemeriksaan oleh dokter spesialis mata. Pengobatan yang sembarangan hanya akan menyebabkan sakit mata Anda semakin parah.

[HNS/ RVS]