BAB Bau Busuk? Jangan-jangan Ini Penyebabnya!

Oleh Ayu Maharani pada 19 Jun 2019, 15:10 WIB
Selalu malu sehabis pakai toilet umum karena BAB bau busuk? Agar tak terus-menerus terjadi, kenali faktor penyebab kondisi tersebut.
BAB Bau Busuk? Jangan-jangan Ini Penyebabnya! (Vchal/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Buang air besar (BAB) di toilet umum sebenarnya menjadi kegiatan yang cukup “menantang”, apalagi kalau toilet yang dikunjungi adalah toilet umum yang ramai dan penuh antrean. Pastinya, Anda pun kerap merasa tak tenang saat membuang feses. Belum lagi bila BAB bau busuk, tentu akan membuat Anda malu setengah mati.

Sialnya, meski Anda sudah mengguyur hingga bersih dan bahkan menyemprotkan sedikit parfum, bau BAB mungkin saja susah hilang. Kalau sudah demikian, Anda pun jadi penasaran, hal apa yang kira-kira menjadi penyebab bau busuk tersebut?

Akibat makanan berlemak dan gangguan pencernaan

Nah, menurut dr. Astrid Wulan Kusumoastuti dari KlikDokter, feses yang berbau busuk dan terlihat berminyak atau berlemak menandakan adanya gangguan pencernaan, terutama pada proses pencernaan lemak. Jadi, coba Anda ingat-ingat lagi jenis makanan yang dikonsumsi selama seminggu ini.

Bila ternyata Anda mengonsumsi aneka olahan daging berlemak, bersantan, dan juga kue-kue yang mengandung banyak mentega, tak perlu heran bila feses berbau busuk.

Ditambahkan oleh dr. Astrid, gangguan pencernaan yang bisa menyebabkan BAB bau busuk adalah penyakit celiac yang mengganggu saluran pencernaan, sehingga tak bisa menyerap nutrisi dengan baik, khususnya protein yang berasal dari gluten.

Faktor lain penyebab bau busuk pada BAB

Sementara itu, seorang Ahli Pencernaan dari Cleveland Clinic bernama Dr. Christina Lee mengatakan kepada Health.com bahwa bau BAB yang busuk memang bisa mengindikasikan adanya masalah di dalam pencernaan Anda. Feses yang berbau busuk dapat dipicu oleh adanya darah dan tekstur feses yang lengket.

Selain itu, ada beberapa faktor lain yang menyebabkan kotoran Anda jadi sangat bau, yaitu sebagai berikut.

  • Minum terlalu banyak alkohol

Nyatanya bukan cuma makanan berlemak saja yang bikin BAB bau, tetapi konsumsi minuman beralkohol terlalu banyak juga bisa menjadi pemicunya.

Dijelaskan oleh Dr. Lee, kadar alkohol yang sangat tinggi di dalam darah bisa memberikan efek negatif pada organ dalam, khususnya perut, usus besar, dan usus kecil.

Dalam hal ini, alkohol akan memengaruhi kondisi dinding usus serta bakteri baik di dalam usus, sehingga memicu kontraksi perut, mencret, diare, dan terjadinya perubahan pada aroma kotoran.

Intinya, semakin banyak alkohol yang diminum, semakin banyak gas sulfat yang dibuat oleh bakteri usus, dan semakin bau pula kotoran serta kentut Anda.

  • Efek konsumsi obat atau suplemen tertentu

Beberapa obat-obatan, seperti antibiotik dan obat hormon dapat mengganggu bakteri di usus dan mempercepat atau bahkan memperlambat pergerakan feses di dalam usus. Selain itu, obat-obatan tertentu juga bisa menyebabkan BAB encer dan berbau.

  • Mengonsumsi banyak makanan yang mengandung sulfur

Sayur-mayur, produk susu, telur, dan aneka daging merupakan makanan mengandung sulfur. Bila Anda mengonsumsi jenis makanan tersebut secara berlebihan dan setiap hari, gas sulfur di dalam usus pun akan meningkat dan membuat feses berbau super busuk.

  • Terlalu banyak makan gula buatan

Gula buatan sebenarnya banyak ditemukan di dalam makanan yang diklaim bebas gula. Ya, untuk mengurangi jumlah kalori, gula alami dalam makanan biasanya diganti dengan sorbitol.

Sorbitol ini sebenarnya bekerja mirip pencahar usus dengan menarik air ke usus besar dan menginduksi diare. Kalau sudah begitu, bisa dipastikan bau feses menjadi busuk.

Secara umum, apa yang Anda makan menjadi faktor penyebab utama dari BAB bau busuk. Jadi, hati-hatilah dalam mengonsumsi makanan jika Anda tak ingin punya masalah BAB. Selain itu, bila masalah yang dihadapi bukan sekadar bau busuk, melainkan feses berwarna tak normal atau bahkan berdarah, segera periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang cepat dan tepat.

[NP/ RVS]