Dipaksa Nonton Adegan Porno, Ini Dampaknya pada Mental Anak

Oleh Ayu Maharani pada 19 Jun 2019, 16:00 WIB
Munculnya kasus pasangan yang mempertontonkan adegan porno di depan enam bocah, mengejutkan masyarakat. Apa dampaknya bagi mental anak?
Dipaksa Nonton Adegan Porno, Ini Dampaknya pada Mental Anak (Fasphotographic/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Entah apa yang ada dalam pikiran pasangan nikah siri asal Tasikmalaya, Jawa Barat, ini. Mereka mempertontonkan hubungan seksualnya di depan enam bocah berusia 12 tahun. Pasangan berusia 25 tahun tersebut diketahui menarik bayaran dari anak-anak tersebut, atas adegan porno yang dipertontonkan. Pasangan ini tentu tidak berpikir panjang bahwa hal ini bisa memengaruhi mental anak.

Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Tasikmalaya, Ato Rinanto, mengatakan kejadian tersebut berlangsung di bulan Ramadan lalu. Anak-anak yang menyaksikan adegan ranjang itu bahkan diperbolehkan merekam menggunakan ponsel.

Kondisi mental anak telanjur rusak

Untung saja, salah satu anak yang menyaksikan adegan tersebut mengadukannya kepada guru ngajinya. Kemudian, sang guru melaporkan aksi tidak terpuji itu kepada tokoh masyarakat setempat. Alhasil, sampailah laporan tersebut ke KPAID Tasikmalaya dan Polres Kota Tasikmalaya pada Jumat (14/6).

Kedua pelaku memang sudah dibekuk oleh polisi. Namun sayang, kondisi mental anak-anak yang menyaksikan adegan porno itu telanjur rusak. Menurut Ato Rinanto, mereka yang telah menyaksikan adegan porno dari pasangan tersebut berusaha mempraktikkan adegan itu terhadap anak balita. Meski tidak sampai terjadi hubungan badan, mereka sempat meraba anak perempuan tetangganya itu.

Bagi sebagian orang yang tidak mengerti betul soal pendidikan seks, mungkin mempertontonkan adegan seks adalah bagian dari pendidikan seks. Padahal, tidak seperti itu. Pendidikan seks dilakukan sesuai dengan usia anak dan tidak mempertontonkannya secara gamblang. Selain itu, orang dewasa juga harus memberitahu soal konsekuensinya.

Dampaknya anak menonton adegan porno

Menurut dr. Dyah Novita Anggraini dari KlikDokter, segala konten berbau porno, baik dalam bentuk foto, film, maupun animasi, akan mendatangkan sederet dampak buruk bagi perkembangan otak anak. Beberapa dampak buruk yang dimaksud adalah:

  • Rusaknya struktur otak

Sebuah penelitian yang dipublikasikan di JAMA Psychiatry menunjukkan, anak yang sering menonton video porno akan mengalami perubahan struktur dari fungsi otak. Daya ingat mereka akan terganggu, sulit fokus atau berkonsentrasi, dan sulit menangkap materi pelajaran.

  • Berkurangnya sensitivitas terhadap rangsangan seksual saat dewasa

Anak yang terlalu sering menonton adegan porno akan mengalami peningkatan hormon dopamin di dalam tubuhnya. Hal ini dapat menyebabkan penurunan sensitivitas otak anak terhadap rangsangan seksual saat dia dewasa.

“Pada akhirnya, ketika menikah nanti, individu tersebut membutuhkan pengalaman seksual yang lebih ekstrem untuk bisa benar-benar terangsang. Bukan tak mungkin individu tersebut akan menjadi pelaku kekerasan seksual di masa mendatang,” ujar dokter yang kerap disapa dr. Vita itu.

  • Sulit berpikir jernih

Anak yang kecanduan melihat adegan porno akan kesulitan untuk berpikir jernih. Ini karena, sikap kecanduan tersebut memaksa diri untuk bertindak tanpa adanya keterlibatan dari hati nurani. Seperti yang sudah sempat dibahas di atas, mereka yang sudah menyaksikan adegan tak senonoh itu, ingin berusaha mencabuli balita perempuan, tetangganya sendiri.

Pola pikir, perilaku, dan kesehatan mental anak sangat dipengaruhi oleh apa yang menstimulasi mereka, terutama dari lingkungan. Agar peristiwa menonton adegan porno ini tidak terjadi lagi, diperlukan kontrol dari orang tua terhadap anak. Perhatikan dengan siapa anak-anak Anda bergaul dan ke mana bermain sehari-hari. Jangan sampai hidup anak Anda rusak karena bergaul dengan orang yang “salah”.

[HNS/ RVS]