Habis Liburan Malah Stres, Apa yang Salah?

Oleh dr. Sepriani Timurtini Limbong pada 20 Jun 2019, 09:30 WIB
Liburan seharusnya bisa membawa manfaat bagi tubuh. Jika yang dirasakan malah stres, mungkin ada sesuatu yang salah dengan Anda.
Habis Liburan Malah Stres, Apa yang Salah? (Nopphon_1987/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Liburan menjadi momen menyenangkan sekaligus bermanfaat bagi tubuh maupun pikiran. Namun, tak sedikit orang yang malah merasa stres lantaran beban pikiran semakin bertambah. Apakah Anda salah satu yang seperti ini?

Tenang, Anda tidak sendiri. Stres yang terjadi setelah liburan bukanlah kondisi langka. Keadaan ini adalah fenomena wajar, yang oleh para pakar kesehatan mental sering disebut sebagai post-vacation blues atau post-holiday blues. Mereka yang mengalami ini umumnya merasa tidak bersemangat, enggan untuk melakukan hobi, sulit berkonsentrasi, dan selalu ingin menyendiri.

Adapun beberapa hal yang bisa menyebabkan stres setelah liburan, di antaranya:

  • Aktivitas yang padat selama liburan

Apakah Anda mengisi waktu liburan dengan banyak kegiatan, pesta, pertemuan, perjalanan dan bertemu dengan banyak orang?

Jika ya, Anda berpotensi merasakan kesendirian dan jadi lebih sering berada di rumah ketika liburan usai. Hal ini dapat menimbulkan rasa kesepian, bosan, dan perasaan terisolasi usai liburan, yang pada akhirnya menyebabkan stres.

  • Ekspektasi yang tidak terpenuhi

Sebelum perjalanan dimulai, Anda memiliki rencana tertentu terhadap liburan tersebut. Namun pada kenyataannya, liburan tidak berjalan sesuai dengan harapan. Anda mungkin batal pergi ke tempat yang direncanakan sehingga harus mengganti tujuan atau mengubah rencana.

Selain itu, sikap atau perkataan keluarga dan kerabat yang ditemui selama liburan juga mungkin membuat Anda tersinggung dan menimbulkan sakit hati. Hal-hal tersebut membuat Anda menjadi lelah secara emosional dan memicu stres setelah liburan selesai.

  • Kelelahan

Saat liburan, waktu istirahat Anda cenderung terpangkas karena perjalanan atau kegiatan lainnya. Hal ini menyebabkan tubuh mengalami kelelahan yang akan Anda rasakan, terutama setelah liburan selesai.

Kelelahan fisik dapat memengaruhi kondisi mental, sehingga mungkin muncul perasaan malas, bosan, sedih, dan sebagainya.

  • Gaya hidup tidak baik selama liburan

Tak dimungkiri, saat liburan banyak orang lebih sering mengonsumsi makanan siap saji, minuman manis hingga minuman beralkohol. Belum lagi waktu olahraga yang berkurang jauh saat liburan. Sebagai akibatnya, Anda akan merasakan badan lemas usai liburan dan mood juga menurun.

1 of 2

Solusi agar tidak stres usai liburan

Stres setelah liburan alias post-holiday blues dapat dicegah. Berikut cara-cara yang mesti Anda terapkan:

  • Rencanakan liburan dengan realistis

Bila Anda hanya memiliki waktu beberapa hari atau minggu, atur rencana berlibur dengan sederhana agar segalanya dapat terlaksana dengan lancar. Misalnya, tidak bepergian ke tempat yang terlalu jauh, tidak menuntut biaya yang mahal atau persiapan yang panjang. Dengan ini, liburan akan berjalan sesuai rencana dan Anda tidak akan merasa terlalu lelah setelahnya.

  • Waktu jeda antara liburan dan bekerja

Jangan pulang berlibur satu hari sebelum Anda mulai bekerja kembali. Umumnya, seseorang memerlukan beberapa hari untuk menyesuaikan diri pada aktivitas pekerjaan yang rutin.

Oleh karena itu, pulanglah setidaknya tiga hari sebelum Anda kembali bekerja. Anda dapat gunakan waktu tersebut untuk mempersiapkan diri, merapikan kamar tidur dan barang-barang yang akan digunakan untuk bekerja.

  • Tidur cukup selama liburan

Meski godaan untuk begadang sangat besar, hindari melakukannya apalagi sampai beberapa hari berturut-turut. Usahakan untuk selalu cukup istirahat, dengan tidur minimal 7–8 jam per hari.

  • Banyak minum air putih

Saat berlibur, usahakan agar Anda selalu minum air putih minimal 2 liter per hari. Iringi hal ini dengan mengonsumsi makanan sehat dan bergizi seimbang yang sebagian besar menu terdiri dari buah maupun sayuran.

  • Tetap aktif bergerak

Jangan tinggalkan kebiasaan berolahraga saat liburan. Bangunlah lebih pagi dan lakukan olahraga intensitas ringan, seperti jalan atau lari.

Stres usai liburan memang hal yang umum terjadi. Namun, jangan sampai Anda menjadi salah satu yang juga mengalaminya. Lakukan pencegahan dengan menerapkan cara-cara di atas. Jangan lupa juga penuhi asupan nutrisi untuk daya tahan tubuh dengan vitamin C 1000 miligram yang mudah diserap dan aman di lambung. Dengan demikian, liburan yang Anda lakukan akan menyenangkan, memberikan kesan dan tidak menyebabkan stres kemudian.

(NB/ RH)

Lanjutkan Membaca ↓