Membakar Lemak dengan Lemon Infused Water, Efektifkah?

Oleh dr. Theresia Rina Yunita pada 23 Jun 2019, 13:00 WIB
Banyak yang percaya bahwa lemon infused water bisa bantu membakar lemak. Dari sisi medis, apakah metode ini efektif?
Membakar Lemak dengan Lemon Infused Water, Efektifkah? (iravgustin/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Hingga kini, tren infused water masih digemari. Katanya, lemon infused water bisa membantu membakar lemak untuk mencapai berat badan ideal. Dari sudut pandang medis, apakah metode ini efektif?

Lemon adalah salah satu buah yang paling sering digunakan sebagai campuran infused water. Selain karena bisa menambah kesegaran air, buah tersebut dipercaya mampu meningkatkan metabolisme tubuh, detoksifikasi, serta menurunkan berat badan.

Mungkin Anda sering melihat para influencer pola hidup sehat di media sosial mengunggah foto atau video lemon infused water sebagai bagian dari upaya menurunkan berat badan. Pertanyaannya, apakah ini efektif atau hanya sekadar estetika konten saja?

Bakar lemak dengan air infused lemon, benarkah efektif?

Tampaknya, khasiat lemon yang dicampurkan ke air ini hanya sugesti belaka. Para ahli mengatakan, khasiat buah ini dalam membakar lemak dan menurunkan berat badan tidak terbukti. Yang berperan besar dalam meningkatkan metabolisme dan menurunkan berat badan adalah konsumsi air putih itu sendiri, baik dengan maupun tanpa campur tangan lemon. Minum air putih sebelum makan terbukti bisa menciptakan rasa kenyang lebih cepat, sekaligus meningkatkan metabolisme tubuh.

Ada studi yang menemukan bahwa penurunan berat badan terjadi pada mereka yang rutin minum air putih sebelum makan. Total penurunan berat badannya sebanyak 1 kg dalam periode 12 minggu.

Meski lemon infused water itu sendiri tak terbukti dalam menurunkan berat badan, tetapi kesegarannya dapat menggantikan minuman manis berkalori tinggi yang mungkin sering Anda konsumsi. Anda pun mendapat asupan vitamin C dari irisan lemon tersebut serta tetap terhidrasi dengan baik. Dengan begitu, target penurunan berat badan akan tercapai.

Klaim detoksifikasi dari konsumsi air dengan campuran potongan lemon pun diragukan. Pasalnya, organ yang berperan dalam detoksifikasi dalam tubuh adalah hati, yang sebanarnya tak ada hubungannya dengan konsumsi air lemon.

Perlu diketahui bahwa air lemon bersifat asam. Kalau Anda meminumnya dalam kondisi perut kosong, justru bisa memicu peningkatan asam lambung jika Anda punya penyakit mag. Selain itu, sifat asam lemon juga bisa menyebabkan erosi pada enamel gigi.

Hal lain yang bisa Anda lakukan untuk menurunkan berat badan

Selain memperbanyak minum air putih, optimalkan pembakaran lemak dengan melakukan tips di bawah ini.

  • Olahraga teratur

Sesederhana berjalan kaki selama 15-20 menit bisa membantu meningkatkan metabolisme tubuh. Jenis olahraga aerobik dan kardio juga dapat membantu meningkatkan metabolisme, bahkan terus berlangsung hingga beberapa jam setelah berolahraga. Semakin tinggi intensitas olahraga, kecepatan metabolisme akan lebih tinggi.

  • Konsumsi kafein

Kafein dipercaya dapat meningkatkan metabolisme dan membakar lemak tubuh. Asupan kafein bisa didapat lewat kopi dan teh hijau. Namun, usahakan untuk tidak menambahkan gula ke dalam minuman, ya!

  • Konsumsi banyak serat

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi makanan yang mengandung serat tinggi dapat membakar lemak hingga 30 persen.

Metabolisme dapat diibaratkan seperti rangkaian mesin dalam tubuh yang bekerja demi kelangsungan hidup Anda. Dengan melakukan tips di atas, Anda sudah bisa membantu proses metabolisme tubuh berjalan optimal, sehingga target berat badan ideal bisa terwujud.

Jadi, jika Anda senang meminum lemon infused water, silakan lanjutkan. Namun perlu diingat, konsumsinya bukan spesifik untuk membakar lemak, tetapi lebih pada hidrasi dan menggantikan konsumsi minuman lainnya yang tinggi gula. Kalau memang ingin menurunkan berat badan, baiknya memang mengatur pola makan, berolahraga secara teratur, jauhi kebiasaan buruk seperti merokok dan minum minuman beralkohol, istirahat cukup, serta mampu mengelola stres dengan baik.

(RN/ RVS)