6 Fakta tentang Gigi Sensitif yang Wajib Anda Tahu

Oleh drg. Wiena Manggala Putri pada 25 Jun 2019, 15:00 WIB
Setiap orang bisa mengalami gigi sensitif. Berikut ini adalah fakta-fakta menarik tentang gigi sensitif yang wajib Anda ketahui!
6 Fakta tentang Gigi Sensitif yang Wajib Anda Tahu (Gpointstudio/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Gigi sensitif merupakan sensasi rasa sakit (ngilu) yang dirasakan selama beberapa waktu ketika melakukan aktivitas tertentu seperti menyikat gigi, serta makan atau minum yang panas maupun dingin. Terdapat beberapa fakta tentang gigi sensitif yang wajib Anda ketahui.

Salah satunya, rasa tak nyaman yang muncul akibat gigi sensitif terjadi karena terkikisnya enamel (lapisan pelindung gigi) dan lapisan sementum yang melindungi akar gigi. Intensitas yang dirasakan pun beragam, mulai dari ringan hingga berat.

Gigi sensitif merupakan salah satu masalah pada gigi yang sering menyiksa penderitanya, sehingga perlu ditangani dengan tepat agar tidak bertambah parah.

Fakta-fakta seputar gigi sensitif

Simak beberapa fakta tentang gigi sensitif yang dipaparkan di bawah ini.

1. Bisa terjadi akibat gigi berlubang

Sebetulnya, tidak semua lubang di gigi mengakibatkan rasa sensitif pada gigi. Namun, bila lubang gigi sudah terlalu dalam dan menembus rongga pulpa – di mana rongga tersebut berisi saraf dan pembuluh darah – maka rasa ngilu pada gigi akan muncul.

Selain itu, gigi sensitif juga dapat disebabkan hal-hal lainnya seperti teknik menyikat gigi yang terlalu keras, kebiasaan buruk menggemeretakkan gigi, serta adanya penyakit gusi.

2. Salah pilih sikat gigi

Mungkin Anda berpikir bahwa sikat gigi berbulu kuat atau kasar lebih baik untuk membersihkan gigi. Itu tidak benar, terutama untuk orang dewasa yang lebih tua. Seiring bertambahnya usia, gusi akan menekan ke belakang sehingga akar gigi menjadi terbuka, sehingga sering kali meningkatkan sensitivitas gigi.

Nah, menyikat gigi dengan bulu yang terlalu kasar bisa mengiritasi gusi, sehingga mengakibatkan gigi sensitif. Sikat gigi tersebut juga bisa mengikis enamel gigi, yang pada akhirnya gigi juga jadi sensitif. Baiknya memang menggunakan sikat gigi dengan bulu yang lebih halus.

3. Rasa sakit yang tajam

Gejala paling umum yang dirasakan pada gigi sensitif adalah munculnya rasa sakit yang tajam ketika gigi terkena suatu rangsangan, seperti suhu panas atau dingin dan makanan yang bersifat asam. Rangsangan tersebut bisa menimbulkan ketidaknyamanan pada penderitanya.

1 of 2

Selanjutnya

4. Bisa diatasi dengan pasta gigi khusus

Salah satu cara untuk mengatasi gigi sensitif secara cepat adalah dengan menggunakan pasta gigi khusus untuk gigi sensitif. Kandungan di dalamnya berfungsi untuk menghalangi tubulus di dentin yang terbuka, sehingga rangsangan yang bisa memicu rasa sensitif pada gigi tidak sampai ke saraf.

Namun, bila rasa ngilu pada gigi tak kunjung hilang, segera lakukan pemeriksaan ke dokter gigi agar sakit tidak bertambah parah.

5. Menyikat gigi setelah makan dapat merusak enamel

Menyikat gigi adalah salah satu cara yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut, apalagi setelah mengonsumsi makanan atau minuman yang mengandung karbohidrat dan gula tinggi.

Menyikat gigi sebaiknya dilakukan setidaknya 30 menit hingga 1 jam setelah makan. Sebab, asam yang dihasilkan dari makanan atau minuman bisa mengikis lapisan pelindung gigi, sehingga bisa sebabkan kerusakan.

6. Penggunaan obat kumur

Beberapa obat kumur yang dijual bebas mengandung alkohol, asam, atau bahan kimia yang bisa menjadi penyebab gigi sensitif makin parah, khususnya jika dentin gigi terbuka. Sebagai alternatif, Anda bisa membersihkan gigi dengan benang gigi untuk membersihkan sisa makanan yang menyelip di antara gigi, yang tak bisa dijangkau oleh sikat gigi.

Untuk menghindari rasa ngilu mengganggu yang muncul akibat gigi sensitif, Anda harus rajin menggosok gigi dua kali sehari dengan mengaplikasikan teknik yang tepat. Pilihlah sikat gigi dengan bulu yang lembut, dan sikat secara perlahan agar tidak mengikis lapisan pelindung gigi. Selain itu, gunakan pasta gigi yang mengandung fluoride agar gigi tetap sehat dan kuat, serta mencegah gigi berlubang.

Itulah beberapa fakta tentang gigi sensitif yang wajib Anda ketahui. Satu hal lagi yang tak kalah penting, jangan lupa untuk melakukan pemeriksaan rutin ke dokter gigi tiap enam bulan sekali, agar masalah gigi sensitif bisa teratasi dengan baik.

(RN/ RVS)

Lanjutkan Membaca ↓