Kenali 5 Faktor Risiko Pemicu Kanker Prostat

Oleh dr. Alvin Nursalim, SpPD pada 26 Jun 2019, 13:00 WIB
Penulis senior Arswendo Atmowiloto dirawat karena kanker prostat. Apa saja faktor risiko pemicu kanker prostat yang umum terjadi pada pria?
Kenali 5 Faktor Risiko Pemicu Kanker Prostat (Kateryna Kon/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Kanker prostat merupakan kanker penyebab kematian tertinggi kedua setelah kanker paru pada pria. Kanker inilah yang juga menyebabkan penulis senior Arswendo Atmowiloto mengalami penurunan kondisi fisik dalam beberapa bulan terakhir. Saat ini penulis kisah Keluarga Cemara yang kini berusia 70 tahun itu dirawat di Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP).

Pada tahap awal, kanker prostat seperti yang dialami Arswendo bisa tidak menunjukkan gejala. Namun, pada tahap lanjut kanker ini dapat menyebabkan berbagai keluhan seperti kesulitan buang air kecil, buang air kecil berdarah, atau gangguan ereksi.

Faktor risiko kanker prostat antar penderita bisa berbeda

Faktor risiko adalah berbagai hal yang mempengaruhi peluang seseorang terkena penyakit seperti kanker. Kanker yang berbeda memiliki faktor risiko yang berbeda pula.

Terdapat dua jenis faktor risiko munculnya penyakit kanker prostat, yaitu faktor risiko yang dapat diubah dan faktor risiko yang tidak dapat diubah.

Contoh dari faktor risiko yang dapat diubah adalah pola makan dan merokok. Sedangkan usia seseorang dan riwayat keluarga adalah contoh faktor risiko yang tidak dapat diubah.

Memiliki faktor risiko tidak berarti Anda akan terkena penyakit itu secara mutlak. Banyak orang dengan faktor risiko namun tidak terkena penyakit ini.

5 Faktor risiko kanker prostat

Para peneliti telah menemukan beberapa faktor yang dapat memengaruhi risiko pria terkena kanker prostat. Apa saja faktor risiko terjadinya kanker prostat?

  • Usia

Kanker prostat jarang terjadi pada pria di bawah 40 tahun, tetapi kemungkinan kanker prostat meningkat dengan cepat setelah usia 50 tahun. Sekitar 6 dari 10 kasus kanker prostat ditemukan pada pria yang berusia lebih dari 65 tahun.

  • Ras / etnis

Kanker prostat lebih sering terjadi pada pria dengan ras Afrika-Amerika dibandingkan pria dari ras lain. Pria Afrika-Amerika juga dua kali lebih mungkin meninggal karena kanker prostat dibandingkan pria kulit putih.

  • Riwayat keluarga

Risiko kanker prostat tampaknya dapat diwariskan pada beberapa keluarga. Memiliki ayah atau saudara laki-laki dengan kanker prostat meningkatkan risiko Anda untuk terkena kanker prostat sebanyak lebih dari dua kali lipat.

Risiko akan jauh lebih tinggi untuk pria yang memiliki beberapa saudara yang terkena, terutama jika saudara mereka masih muda ketika kanker ditemukan. Namun, sebagian besar kanker jenis ini terjadi pada pria tanpa adanya riwayat kanker prostat dalam keluarga.

  • Perubahan atau mutasi gen

Beberapa perubahan gen dapat meningkatkan risiko kanker prostat, tetapi perubahan gen diduga hanya bertanggung jawab atas sebagian kecil kasus secara keseluruhan. Contoh dari perubahan gen yang berhubungan dengan kanker prostat adalah mutasi dari gen BRCA 2. Seseorang yang memiliki perubahan gen ini dapat mengalami peningkatan risiko terkena kanker prostat.

  • Pola makan

Walaupun hubungan pasti antara diet dengan kanker prostat masih tidak jelas, tetapi beberapa faktor telah dipelajari. Pria yang makan banyak daging merah atau produk susu tinggi lemak tampaknya memiliki peluang yang lebih tinggi terkena kanker prostat.

Kelompok pria ini juga cenderung makan lebih sedikit buah dan sayuran. Karena itu, pastikanlah pola makan yang sehat, kurangi asupan lemak dan tingkatkan asupan buah dan sayur. Selain menurunkan risiko kanker, pola makan ini juga baik untuk kesehatan jantung Anda.

Ada beragam faktor risiko yang bisa memicu kanker prostat. Sebagian faktor risiko termasuk dalam kelompok yang bisa diubah, sedankan sebagian yang lain tidak bisa diubah. Namun yang terpenting, Anda bisa mencegah munculnya penyakit ini dengan menjalankan pola hidup sehat dan menjalan pemeriksaan kesehatan rutin.

[RVS]