Konsumsi Timun untuk Diet, Efektifkah?

Oleh Krisna Octavianus Dwiputra pada 26 Jun 2019, 15:20 WIB
Beberapa makanan bisa membantu diet Anda. Konsumsi timun juga dinilai bisa menurunkan berat badan. Tapi, efektifkah timun untuk diet?
Konsumsi Timun untuk Diet, Efektifkah? (Lyubimova Tatiana/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Tak ada yang tak tahu timun. Sayuran ini sering disajikan sebagai lalapan saat Anda makan ayam goreng dan sambal terasi. Meski terlihat hanya sebagai pendamping makanan atau lauk lain, timun ternyata punya banyak kegunaan, salah satunya untuk membantu diet. Namun, efektifkah timun untuk diet?

Selain sebagai menu lalapan, timun juga sering dijadikan sebagai jus. Sebagai informasi, timun menyediakan nutrisi penting dalam jumlah yang banyak, termasuk vitamin C dan K. Keduanya memiliki beberapa sifat gizi yang membuatnya bermanfaat untuk menurunkan berat badan.

Bagaimana timun bisa menurunkan berat badan?

Ketika sedang menurunkan berat badan, maka Anda butuh mereduksi asupan kalori. Oleh karena itu, Anda harus mencoba makan timun karena termasuk makanan rendah kalori.

Secangkir timun yang diiris hanya memiliki 14 kalori, tak sampai 1 persen dari jumlah kalori harian pada diet 1.500 kalori yang ramah penurunan berat badan.

Bahkan, makan timun dengan porsi besar tak akan membuat Anda merasa bersalah. Timun yang sudah dikupas hanya memiliki 24 kalori, sementara jika tak dikupas memiliki 45 kalori.

Karena rendah kalori, bahkan dengan porsi ukuran besar, timun adalah makanan dengan kepadatan energi yang sangat rendah. Mengisi konsumsi Anda dengan makanan seperti itu akan bermanfaat untuk menurunkan berat badan, sebab akan membuat Anda kenyang ketika menjalani diet yang memiliki tujuan mengontrol kalori.

Hal tersebut juga yang diutarakan oleh dr. Alberta Jesslyn Gunardi. BMedSc,. Hons dari KlikDokter. Menurutnya, timun memang tinggi serat dan membantu Anda yang sedang berusaha menurunkan berat badan.

"Faktanya, timun dapat membantu Anda menurunkan berat badan karena mengandung sedikit kalori dan tinggi serat, sehingga bisa membuat kenyang lebih lama dan memperlancar sistem pencernaan Anda," ujar dr. Alberta Jesslyn.

Manfaat lain timun

Selain menurunkan berat badan, timun juga memiliki beberapa manfaat lainnya. Timun yang belum dikupas ternyata memberi Anda sekitar sepertiga dari nilai harian untuk vitamin K, nutrisi penting yang membantu pembekuan darah Anda.

Anda juga akan mendapatkan 7 persen dari nilai harian untuk vitamin C. Jenis vitamin ini adalah antioksidan yang juga mendukung produksi kolagen, yang membuat tulang, kulit, dan rambut Anda kuat.

Menurut sebuah studi yang dipublikasikan di Fitoterapia pada Januari 2013, timun mengandung beberapa fitonutrien. Senyawa ini memberikan manfaat antioksidan dan mungkin menawarkan manfaat antidiabetes. Sementara biji timun juga bisa membantu melawan sembelit.  Manfaat-manfaat tersebut secara tak langsung dapat turut membantu penurunan berat badan Anda.

Selain itu, timun juga punya manfaat luar biasa, yakni mencegah kanker. Menurut dr. Alberta Jesslyn, sayuran yang tergolong murah ini mampu menekan perkembangan sel kanker di dalam tubuh manusia karena memiliki zat lignan.

"Tak sedikit jenis kanker yang diketahui dapat ditekan oleh zat ajaib ini. Beberapa jenis kanker tersebut adalah kanker payudara, kanker rahim, kanker ovarium, dan kanker prostat," jelasnya.

Sementara itu, cucurbitacin pada timun memiliki sifat antitumor pada sel kanker. Sehingga, zat ini dapat menahan perkembangan hidup sel-sel kanker dan kemampuannya untuk memperbanyak diri.

Jadi, tak ada salahnya bagi Anda yang ingin diet menurunkan berat badan untuk mencoba mengonsumsi timun. Tak harus dimakan polos begitu saja, Anda dapat memasukkannya ketika membuat salad atau membuatnya menjadi jus.

[MS/ RVS]