Bisakah Hamil Karena Ada yang Ejakulasi di Kolam Renang?

Oleh Ayu Maharani pada 26 Jun 2019, 16:45 WIB
Sebanyak 16 gadis dikabarkan hamil akibat seorang bocah laki-laki ejakulasi di kolam renang. Secara medis, mungkinkah hal itu terjadi?
Bisakah Hamil Karena Ada yang Ejakulasi di Kolam Renang? (Tagwaran/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Di zaman sekarang warganet sangat mudah membuat suatu hal menjadi viral demi kehebohan semata, Misalnya saja berita tentang belasan gadis berusia 13–17 tahun yang hamil karena ada seorang bocah laki-laki yang ejakulasi di kolam renang. Ini karena sperma bocah laki-laki tersebut dapat tersebar dan membuat wanita yang berenang di sekitarnya mendadak hamil.  Saking hebohnya, kabar tersebut akhirnya sampai ke Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) RI. 

Tak berapa lama kemudian, Kominfo langsung memberikan keterangan agar masyarakat tidak langsung percaya. Pasalnya, kabar tersebut hanyalah hoaks belaka yang melenceng jauh dari fakta sebenarnya.

Perlu Anda ketahui, American Pregnancy menjelaskan bahwa sperma di kolam renang, bak mandi, ataupun pemandian air panas tidak mungkin bisa masuk ke dalam organ intim wanita sehingga kehamilan juga tidak akan mungkin terjadi.

Senada dengan itu, dr. Theresia Rina Yunita dari KlikDokter juga mengatakan bahwa kehamilan adalah proses yang sangat kompleks. Hal tersebut tidak akan mungkin bisa terjadi semudah itu.

“Masyarakat perlu mengetahui betul bahwa kehamilan hanya bisa bisa terjadi saat ada penetrasi penis ke dalam vagina lalu disertai ejakulasi, Di luar itu, kemungkinan untuk hamil akan sangat kecil. Bahkan, adanya ejakulasi oleh penis di dalam vagina belum tentu bisa menyebabkan kehamilan,” jelas dr. Theresia.

Perlu diketahui juga bahwa air kolam renang sudah diberikan kaporit serta klorin untuk menjaga kebersihannya. Bahan kimia tersebut berfungsi untuk membunuh kuman yang berada di dalam air kolam renang, termasuk sel sperma yang bersembunyi di balik cairan ejakulasi.

Lalu, bagaimana jika ada pria yang berejakulasi di kolam air panas? Bukankah sperma bisa bertahan hidup lebih lama pada suhu yang hangat? Ya, benar adanya bahwa sperma dapat bertahan lebih lama di tempat dengan suhu hangat. Namun, itu bukan berarti bahwa sperma bisa dengan mudahnya berenang di kolam lalu masuk ke dalam vagina untuk membuahi sel telur dan menyebabkan kehamilan.

Hoaks lain terkait kolam renang

Sebelumnya ada pula yang pernah menyebarkan kabar bahwa HIV/AIDS juga bisa menular lewat air kolam renang. Menurut dr. Dyah Novita Anggraini dari KlikDokter, penularan HIV hanya bisa terjadi apabila ada membran mukosa atau aliran darah yang berkontak langsung dengan cairan tubuh penderita HIV, seperti darah, air mani, cairan vagina, dan ASI.

Tak heran, dr. Dyah Novita berkata bahwa penularan virus HIV memiliki kemungkinan yang sangat-sangat kecil untuk menyebar melalui kolam renang. Karena pada dasarnya virus tersebut tidak dapat bertahan lama di lingkungan air kolam renang, apalagi yang sudah dicampur kaporit dan klorin.

Nah, setelah tahu fakta yang sebenarnya, Anda sebaiknya lebih bijak lagi dalam menyikapi segala informasi yang didapatkan. Jangan biarkan informasi atau berita seperti kehamilan bisa terjadi akibat ejakulasi di kolam renang atau sejenisnya menyebar di masyarakat. Namun, tak ada salahnya jika Anda tetap bersikap waspada dan berhati-hati. Hal yang terpenting, hindari menyebarkan informasi atau berita mengenai apapun tanpa mencari tahu kebenaran yang sebenar-benarnya dari sumber resmi.

(NB/ RVS)