Bayi Jatuh dari Tempat Tidur? Lakukan Pertolongan Ini!

Oleh Ayu Maharani pada 28 Jun 2019, 14:30 WIB
Ada kalanya orang tua tak sadar bahwa si bayi jatuh dari tempat tidur. Kalau ini terjadi, jangan panik! Cobalah lakukan pertolongan ini.
Bayi Jatuh dari Tempat Tidur? Lakukan Pertolongan Ini! (Aleksandr-and-Lidia/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Memiliki buah hati yang sudah mulai merangkak pasti menjadi hal yang sangat membahagiakan sekaligus “menegangkan” bagi orang tua. Ya, menegangkan di sini adalah si Kecil menjadi lebih aktif bergerak. Anda sebagai orang tua pun wajib ekstra perhatian. Mengapa? Tak jarang bayi jatuh dari tempat tidur yang tentunya bisa berbahaya.  

Menurut dr. Reza Fahlevi dari KlikDokter, merangkak adalah salah satu kemampuan dinamis anak. Pada umumnya, bayi mulai merangkak pada usia delapan bulan. “Dengan merangkak, anak mampu menjelajahi ruangan dan lingkungannya sendiri, serta memperoleh benda yang diinginkannya,” kata dr. Reza

Perkembangan ini tentu harus disyukuri setiap orang tua. Akan tetapi, hal ini tentu menjadi “pekerjaan tambahan” bagi Anda. Alasannya, bayi akan menjadi rentan terjatuh, baik dari tempat tidur, kursi, bahkan pangkuan Anda. Bila hal tersebut terjadi, Anda jangan panik. Lakukan kiat di bawah ini, yaitu: 

  • Alihkan perhatiannya dan tenangkan dia

Anak kecil yang terjatuh pasti kaget dan cenderung menangis hebat. Namun, Anda tidak boleh ikut-ikutan panik. Anda mesti mengalihkan perhatiannya agar lebih tenang. Jika setelah jatuh tidak ditemukan adanya luka atau memar, cobalah untuk menghiburnya.

Sembari bercanda, Anda bisa sekalian memeriksa kembali kepala serta tubuh bayi untuk memastikan bahwa dia tidak cedera. 

  • Jika ada luka, segera bersihkan

Bila Anda menemukan luka setelah bayi jatuh, segera bersihkan dan obati cedera tersebut. Ambil hand sanitizer untuk membersihkan tangan Anda. Setelah kering, basuh darah dan kotoran pada lukanya. Untuk menghentikan perdarahan, tekan lebut kasa steril pada luka.

Tak semua perdarahan bisa dihentikan dengan cepat. Apabila perdarahan belum juga berhenti, tekan lagi kasa agak kuat selama 5 menit. Jika sudah berhenti, oleskan salep antibakteri untuk mencegah infeksi. 

  • Beri kompres dingin pada bagian yang benjol

Apabila kepala atau bagian tubuh lainnya benjol, berikan kompres dingin di bagian tersebut. Suhu dingin dapat mengurangi efek bengkak sekaligus meredakan rasa nyeri. Kompres dingin merupakan kumpulan es batu yang dibungkus dalam kain atau dimasukkan ke dalam kantong tertentu. Ingat, jangan pernah menaruh es batu langsung pada bagian yang bengkak. 

  • Pantau kondisinya selama 24 jam ke depan

Tak hanya saat si Kecil jatuh dari tempat tidur, Anda juga wajib memantau kondisinya selama 24 jam ke depan usai terjatuh atau tak sengaja tertimpa sesuatu yang keras dan berat. Umumnya, jika setelah terjatuh bayi menangis, lalu tenang dan beraktivitas kembali seperti biasa, kemungkinan besar tidak ada kondisi berbahaya yang mesti dikhawatirkan.

Sebaliknya, apabila bayi mengalami kejang, sesak napas, memar yang luas di kepala dan tubuh, patah tulang, ataupun perdarahan dari beberapa lubang di tubuhnya, secepat mungkin Anda harus membawanya ke rumah sakit terdekat. 

1 of 2

Mencegah bayi jatuh dari tempat tidur

Menurut dr. Dyan Mega Inderawati dari KlikDokter, tulang tengkorak anak usia 6 bulan hingga 1 tahun masih belum sekuat orang dewasa. Jika Anda memang benar-benar khawatir dengan kondisi si buah hati setelah ia jatuh dari tempat tidur – meski dia tidak menunjukkan gejala yang mengkhawatirkan – tak mengapa bila Anda tetap memeriksakannya ke dokter.

Yang jelas, pastikan bahwa kejadian seperti ini tidak terulang kembali. Adapun beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah si Kecil terjatuh, antara lain:

  • Ketika Anda ingin mengambil suatu barang atau melakukan aktivitas lain sehingga pandangan tak lagi fokus pada si bayi, lebih baik minta orang lain untuk mengawasinya sebentar.
  • Usahakan untuk menggunakan tempat tidur khusus bayi (yang ada pagarnya). Tempat tidur orang dewasa sebenarnya berisiko membuat bayi terjatuh atau “ terperangkap” di antara orang dewasa.
  • Jika kasur bayi tak lagi cocok, pastikan kasur dewasa Anda dikelilingi oleh bantal atau guling yang agak tinggi agar si Kecil tidak mudah turun dan terjatuh.

Insiden bayi jatuh dari tempat tidur memang bisa membuat Anda sebagai orang tua cemas bukan kepalang. Sebab, Anda khawatir hal itu akan berdampak buruk pada perkembangan serta kesehatan fisiknya ke depan. Jika bayi Anda jatuh dari tempat tidur, Anda tidak boleh panik. Tetaplah tenang, dan terapkan langkah-langkah di atas. Bila Anda benar-benar merasa khawatir, periksakan kondisinya ke dokter. 

[HNS/ RVS]

Lanjutkan Membaca ↓