7 Hal Ini Bisa Bikin Anus Gatal

Oleh Krisna Octavianus Dwiputra pada 03 Jul 2019, 14:00 WIB
Anus gatal sering mengganggu aktivitas Anda? Hati-hati, mungkin hal ini yang jadi penyebabnya.
7 Hal Ini Bisa Bikin Anus Gatal (GTbov/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Ingin menggaruk tapi gengsi, itulah kondisi yang mungkin Anda lalui gara-gara mengalami anus gatal. Memang, kondisi yang satu ini tergolong sepele. Namun, akibat adanya keluhan anus gatal, aktivitas bisa menjadi tidak maksimal.

Profesor bedah dan direktur di divisi bedah kolon dan anus di NYU Langone Health, Mitchell Bernstein, M.D., mengataka bahwa anus gatal adalah kondisi yang umum terjadi dan bisa dialami oleh siapa saja.

"Gatal pada anus bisa menyebabkan frustrasi. Saking gatalnya, beberapa orang bahkan menggaruk dubur secara berlebihan ketika mereka tidur. Hal ini tentu saja bisa memperburuk kondisi anus gatal yang sudah terjadi," katanya.

Penyebab anus gatal

Anus gatal atau pruritus ani bisa terjadi akibat berbagai hal. Berdasarkan penjelasan dr. Jessica Florencia dari KlikDokter, beberapa di antaranya meliputi wasir atau ambeien.

"Timbul rasa gatal di anus bisa merupakan gejala wasir. Itu karena pada wasir internal dapat terjadi iritasi atau pembentukan lendir yang menyebabkan rasa gatal di anus. Pada wasir eksternal, sisa kotoran yang luput dibersihkan karena sulit akhirnya menyebabkan rasa gatal di anus," ujar dr. Jessica.

Selain itu, anus gatal juga bisa disebabkan oleh kondisi-kondisi berikut ini:

  1. Tidak bersih saat cebok

Tidak bersih saat cebok atau menyeka anus terlalu lembut membuat sisa kotoran tidak sepenuhnya bersih. Hal ini memicu pertumbuhan bakteri di area tersebut, sehingga anus gatal sangat mungkin terjadi.

  1. Terlalu keras menyeka anus

Menyeka anus terlalu keras membuatnya iritasi. Menurut International Foundation for Functional Gastrointestinal Disorders, anus yang teriritasi sangat mungkin memicu perasaan gatal yang membuat Anda ingin menggaruknya terus-menerus.

  1. Penyakit menular seksual (PMS)

Anus gatal juga bisa disebabkan oleh penyakit menular seksual, seperti herpes, gonore, dan chlamydia. Ini karena kondisi tersebut dapat menyebabkan peradangan yang memicu munculnya rasa gatal di daerah anus.

  1. Eksim

Anus gatal juga bisa terjadi akibat eksim. Ini adalah suatu gangguan kulit yang ditandai dengan ruam merah bersisik yang terasa sangat gatal.

  1. Infeksi jamur

Ketika keseimbangan jamur di anur mengalami gangguan, salah satu keluhan yang mungkin terjadi adalah sensasi gatal berlebihan. Kondisi bisa semakin parah jika Anda sering merasa stres.

  1. Detergen cucian

Jika ada ruam merah dan terasal gatal di anus, bisa jadi itu adalah akibat penggunaan detergen yang tidak sesuai dengan kondisi kulit Anda. Bahan kimia pada detergen dapat memicu terjadinya iritasi yang menyebabkan dermatitis kontak. Ini adalah suatu kondisi kulit yang menyebabkan munculnya ruam merah dan gatal-gatal ringan hingga berat. 

  1. Celana yang tidak menyerap keringat

Anus gatal bisa saja terjadi akibat keringat yang tidak tersirkulasi dengan baik akibat bahan celana dalam yang tidak menyerap keringat. Ini karena keringat yang menumpuk membuat bakteri dan jamur lebih mudah berkembang sehingga menyebabkan terjadinya iritasi yang memicu anus gatal.

Anus gatal tak melulu terjadi akibat kondisi sepele. Apabila Anda mengalaminya, dan kondisinya semakin parah dari hari ke hari dan tidak kunjung hilang meski telah diobati, jangan sungkan untuk berkonsultasi lebih lanjut pada dokter.

(NB/ RVS)