Tips Atasi Radang Tenggorokan pada Bayi

Oleh dr. Valda Garcia pada 04 Jul 2019, 10:00 WIB
Jangan panik ketika si kecil yang masih bayi mengalami radang tenggorokan. Atasi radang tenggorokan pada bayi dengan tips berikut.
Tips Atasi Radang Tenggorokan pada Bayi (06photo/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Sama halnya dengan orang dewasa, bayi pun dapat mengalami radang tenggorokan. Jika gangguan tersebut sampai terjadi pada si Kecil, Anda tidak perlu panik. Sebab, ada beberapa tips yang dapat dilakukan untuk mengatasi radang tenggorokan pada bayi, seperti di bawah ini.

Radang tenggorokan yang dialami si Kecil dapat disebabkan oleh infeksi virus maupun bakteri. Gejala yang dapat ditimbulkan akan sangat berkaitan dengan penyakit dasar yang menyebabkannya.

Akan tetapi, secara umum, bayi yang mengalami radang tenggorokan akan menjadi lebih rewel dibanding biasanya, serta merasa tidak nyaman ketika diberi makan atau menelan, dan suaranya terdengar serak saat menangis.

Radang tenggorokan yang disebabkan infeksi virus, sering kali disertai dengan pilek, batuk, demam, mudah lelah, dan penurunan nafsu makan. Sedangkan jika disebabkan infeksi bakteri, dapat disertai dengan pembesaran kelenjar getah bening atau peradangan pada amandel yang disertai dengan titik putih.

Cara mengatasi radang tenggorokan pada bayi

Umumnya, radang tenggorokan pada bayi disebabkan infeksi virus, sehingga antibiotik tidak dapat berperan dalam mengatasinya. Namun, tetap ada beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi radang tenggorokan pada si Kecil, yaitu:

  • Meningkatkan daya tahan tubuh bayi

Asupan gizi si Kecil harus terpenuhi dengan baik lewat konsumsi makanan dan minumannya, sehingga daya tahan tubuhnya akan lebih kuat dalam menghadapi serangan virus.

  • Menjaga kebersihan lingkungan bayi

Dengan menjaga kebersihan lingkungan si Kecil, otomatis akan dapat mencegah bertambah beratnya proses infeksi yang sedang berlangsung. Hal ini dapat diterapkan dengan menghindarkan si Kecil dari paparan sentuhan orang dewasa yang sedang mengalami sakit.

  • Memberikan obat simtomatik

Radang tenggorokan pada si Kecil sering disertai demam, batuk, maupun pilek. Untuk dapat meringankan gejala tersebut, si Kecil bisa diberikan obat penurun demam. Bila perlu, si Kecil juga dapat diberikan obat batuk dan pilek, sehingga dapat beristirahat saat malam hari.

Jika ragu dalam memberikan obat yang aman bagi si Kecil, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter.

Meskipun jarang, radang tenggorokan pada bayi juga dapat disebabkan oleh infeksi bakteri. Pada kondisi ini, si Kecil dapat diberikan antibiotik yang penggunaannya harus sesuai petunjuk dan pengawasan dokter.

Biasanya, radang tenggorokan pada bayi akan membaik dalam 7-10 hari. Namun, pemulihan akan membutuhkan waktu lebih panjang jika disebabkan infeksi bakteri.

Segera bawa bayi ke dokter jika mengalami ini

Namun, jika tindakan-tindakan di atas tidak membuat kondisi si Kecil membaik, sebaiknya segera bawa ke dokter. Berikut adalah gejala-gejala hal tersebut:

  • Kesulitan dalam bernapas atau menelan
  • Kaku atau bengkak pada bagian leher
  • Tidak dapat membuka mulut dengan penuh
  • Demam (lebih dari 38OC) tanpa sebab yang jelas
  • Batuk terus-menerus
  • Tidak buang air kecil seperti biasa
  • Tampak mengalami nyeri pada telinga
  • Tampak ruam pada tangan, mulut, dada, atau bokong

Pada si Kecil dengan usia di bawah 3 bulan, sebaiknya segera konsultasi ke dokter spesialis anak sejak gejala radang tenggorokan, seperti tidak mau makan atau tetap rewel setelah makan, muncul. Sebab, bayi dengan usia itu belum memiliki sistem kekebalan tubuh yang kuat, sehingga harus lebih diperhatikan kondisinya.

Paling penting, Anda tidak boleh panik saat si Kecil yang masih bayi mengalami radang tenggorokan. Perhatikan gejala yang menyertainya dan ambil tindakan seperti tips di atas. Jika radang tenggorokan pada bayi tidak juga membaik, segera bawa ke dokter.

[MS/ RVS]