Kenali Efek Infus Kromosom bagi Kesehatan

Oleh dr. Adeline Jaclyn pada 04 Jul 2019, 16:30 WIB
Infus kromosom sedang jadi bahan pembicaraan hangat dalam bidang kecantikan. Apa itu? Adakah efek sampingnya bagi kesehatan?
Kenali Efek Infus Kromosom bagi Kesehatan (BlurryMe/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Saat ini, infus kromosom menjadi tren pembicaraan setelah banyak selebritas Indonesia menjalani terapi ini untuk mempercantik kulitnya. Mereka rela mengeluarkan biaya yang bisa dibilang tidak murah untuk terapi ini. Konon kocek yang harus dirogoh untuk perawatan ini mencapai puluhan juta rupiah. Namun, apa efek infus kromosom bagi kesehatan?

Infus kromosom sebenarnya sudah ada sejak lama. Terapi ini pertama kali diperkenalkan di Swiss pada 2005. Setelah itu, infus kromosom mulai tersebar ke wilayah Asia, terutama Korea Selatan pada 2014.

Apa itu infus kromosom?

Infus kromosom atau juga suntik kromosom bertujuan untuk menghambat gen SLC24A5 yang terdapat pada kromosom 15. Gen ini berfungsi dalam menentukan jumlah dan aktivitas sel melanosit.

Sedangkan sel melanosit sendiri berperan dalam memproduksi pigmen melanin yang memberikan warna lebih gelap pada kulit. Sehingga, bila gen tersebut aktivitasnya terhambat, maka kulit yang gelap akan menjadi tampak lebih terang.

Penghambat gen SLC24A5 ini hanya bekerja pada melanosit kulit, sehingga tidak akan memengaruhi warna mata maupun rambut. Pemberian terapi ini justru disebut dapat menambah nutrisi pada rambut dan kuku.

Kandungan gen dalam infus kromosom ini diklaim sebagai agen pemutih kulit yang paling andal, aman, dan kuat di dunia. Infus kromosom juga terbukti secara klinis efektif membantu mengatasi warna kulit yang gelap, masalah pigmentasi, dan warna kulit yang tidak rata.

Salah satu penelitian membuktikan bahwa pada 300 orang Asia berkulit gelap, kulitnya bisa menjadi lebih cerah setelah suntikan dengan pemberian penghambat SLC24A5 ke-9 dalam waktu 18 hari.

Penelitian tersebut juga menyimpulkan bahwa terapi ini efektif dan aman. Semua peserta penelitian tetap diamati lebih dari 6 bulan setelah penelitian selesai dan terbukti bahwa seluruh fungsi organ mereka tidak terpengaruh.

Cara pemberian infus kromosom adalah dengan mencampur obat yang mengandung gen penghambat tersebut dengan kurang lebih 100 cc larutan garam selama 15-30 menit.

Dosisnya sendiri bervariasi, tergantung pada kondisi tiap individu dan apa yang diharapkan. Penyuntikannya dapat dilakukan setiap hari sekali atau dua hari sekali hingga waktu yang ditentukan.

Untuk mendapatkan hasil yang optimal, terapi ini harus dilakukan secara rutin, yaitu sebanyak 18 kali. Namun, hal ini juga bergantung pada tiap individu masing-masing dan apakah kulitnya sudah cukup putih sebelumnya.

Biasanya, untuk hasil yang optimal, terapi ini minimal diberikan sebanyak 9 kali. Efek yang didapat bisa bertahan hingga waktu yang cukup lama, mencapai sekitar 6-8 tahun.

Pemberian terapi ini harus dilakukan oleh tenaga medis profesional yang bersertifikat. Sementara, orang-orang yang tidak boleh menjalankan terapi ini adalah mereka yang sedang hamil atau menyusui, serta yang hipersensitif atau memiliki alergi terhadap komponen yang terkandung. Selama periode terapi, dianjurkan juga untuk menghindari konsumsi makanan laut dan alkohol.

1 of 2

Efek infus kromosom bagi kesehatan

Selain berfungsi memutihkan kulit, terapi infus kromosom juga memiliki efek kesehatan lain, seperti:

  1. Memperbaiki, meremajakan, serta meregenerasi sel dan jaringan.
  2. Memperbaiki penyimpangan kromosom genetik untuk menyegarkan sel-sel tubuh secara keseluruhan.
  3. Memperbaiki fungsi tubuh yang mengalami penuaan dan degeneratif.
  4. Mengembalikan semua fungsi tubuh ke tingkat optimal.
  5. Mencegah kerontokan rambut, rambut beruban, dan sindrom degeneratif rambut lainnya.
  6. Mengembalikan elastisitas dan corak kulit.
  7. Meningkatkan kemampuan daya ingat dan kognitif.
  8. Meningkatkan pergerakan sel dan menahan penyebaran sel melanosit yang luas.
  9. Meningkatkan produksi kolagen, sehingga kulit lebih kenyal dan mencegah kerutan.
  10. Meningkatkan nutrisi.
  11. Meningkatkan daya tahan tubuh.
  12. Menghilangkan atau memudarkan bekas luka seperti bekas jerawat atau gigitan serangga.
  13. Menghambat produksi pigmen melanin, sehingga mencegah flek atau hiperpigmentasi.
  14. Meningkatkan kesehatan secara umum.

Meski masih perlu diteliti lebih lanjut mengenai kebenarannya karena memang belum banyak penelitian yang dilakukan, tapi sejauh ini infus kromosom diduga memiliki efek positif bagi kesehatan. Jika Anda ingin menjalankan terapi, yang terpenting adalah konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter ahlinya.

[MS/ RVS]

Lanjutkan Membaca ↓