Efek Menempelkan Bawang Putih di Bagian Tubuh yang Sakit

Oleh Ayu Maharani pada 05 Jul 2019, 16:40 WIB
Dipercaya bisa menjadi antibiotik alami, sebagian orang menempelkan bawang putih di bagian tubuh yang sakit. Efektif atau tidak?
Efek Menempelkan Bawang Putih di Bagian Tubuh yang Sakit (Meaofoto/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Bawang putih adalah salah satu rempah yang khasiatnya sudah tidak perlu diragukan lagi. Bahkan, sebuah studi yang dipublikasikan dalam The Journal of Nutrition pada tahun 2016 melaporkan bahwa bawang putih dapat melindungi pembuluh darah sehingga orang yang mengonsumsinya akan terhindar dari kolesterol tinggi, hipertensi, serta penyakit jantung. Itulah mengapa, masyarakat di beberapa negara mengonsumsi bawang putih bakar saat makan banyak daging agar terhindar dari penyumbuatan pembuluh darah. 

Khasiat bawang putih memang sudah tak perlu diragukan lagi. Tapi, bagaimana dengan perilaku menempelkan bawang putih di bagian tubuh yang sakit? Apakah tindakan ini juga membawa manfaat sehat?

Terdapat sebuah unggahan yang viral mengenai menempelkan bawang putih di bagian tubuh yang sakit. Dalam informasi yang beredar di Facebook itu, sang pengunggah menyarankan warganet untuk menempelkan beberapa siung bawang putih geprek di pergelangan tangan menggunakan lakban. Katanya, metode unik tersebut mampu menyembuhkan sakit gigi yang dialami oleh sang suami.

Kata medis tentang perilaku menempel bawang putih

Dikutip dari health.detik.com, Ketua Junior Doctors Network (JDN) Indonesia, dr. Andi Khomeini Takdir, SpPD memberi tanggapan bahwa informasi soal menempelkan bawang putih di pergelangan tangan untuk menyembuhkan sakit gigi merupakan hal yang tidak tepat.

Menurut dr. Andi, bawang putih memang tinggi akan antioksidan. Selain itu, bawang putih juga mengandung vitamin B6, mangan, selenium, vitamin C dan aliicin atau sulfur. Namun, itu semua tidak ada kaitannya dengan sakit gigi dan pengobatan dari luar.

Hal serupa juga dikatakan oleh dr. Devia Irine Putri dari KlikDokter. Menurutnya, bawang putih memang berkhasiat untuk membunuh bakteri secara alami karena memiliki sifat antibakteri.

“Namun, bawang putih lebih bermanfaat jika dikonsumsi. Entah itu diminum ekstraknya, dibakar dulu, atau dicampur dengan masakan. Kalau ditempel, saya rasa manfaatnya tidak akan maksimal,” tambahnya.

Jadi, bagi Anda yang belum sempat menerapkan metode menempel bawang putih di bagian tubuh tertentu, sebaiknya jangan pernah berpikiran untuk melakukannya. Ini karena beberapa orang yang sempat mencoba metode “menyimpang” itu malah mengalami kondisi tangan yang memerah atau melepuh. Hal ini dicurigai sebagai reaksi alergi yang terjadi akibat kulit yang sangat sensitif terhadap zat pada bawang putih.

Lagi pula, daripada menempelkan bawang putih di area gigi ataupun pergelangan, mengatasi sakit gigi bisa dilakukan dengan cara yang lebih masuk akal. Berdasarkan drg. Callista Argentina dari KlikDokter, berikut adalah cara-cara yang dimaksud:

  • Tidak mengonsumsi makanan atau minuman dengan temperatur ekstrem, misalnya yang terlalu panas atau dingin. 
  • Berkumur dengan air garam hangat dan minum obat pereda nyeri yang bisa dibeli bebas di apotek. 
  • Tempelkan kompres dingin di bagian pipi yang berdekatan dengan gigi yang sakit. Kompres dingin bisa menggunakan handuk yang diberikan es batu ataupun botol yang berisi air dingin. 
  • Jaga kebersihkan gigi dengan rutin menyikat gigi minimal 2 kali sehari, yakni setelah sarapan dan sebelum tidur. 

Apabila sakit gigi sudah tidak tertahankan, lebih baik langsung berobat ke dokter gigi untuk diberi penanganan lebih lanjut.

Nah, setelah tahu fakta di balik hoaks tentang menempelkan bawang putih di bagian tubuh yang sakit, Anda sebaiknya tak lagi langsung percaya dengan segala informasi yang Anda terima dari media sosial. Lakukanlah kroscek lebih lanjut dengan bertanya pada dokter atau memeriksa jurnal yang valid. Dengan demikian, Anda tak akan tertipu dengan segala hoaks yang bisa merugikan kesehatan Anda.

(NB/ RVS)