5 Obat Sederhana yang Perlu Dibawa Jemaah Calon Haji

Oleh Krisna Octavianus Dwiputra pada 08 Jul 2019, 16:10 WIB
Jemaah calon haji harus selalu menjaga kesehatannya selama menjalankan ibadah di Tanah Suci. Ada 5 obat sederhana yang perlu dibawa.
5 Obat Sederhana yang Perlu Dibawa Jemaah Calon Haji (Foto: Muhammad Ali/Liputan6.com)

Klikdokter.com, Jakarta Musim haji telah tiba. Jemaah calon haji pun sudah mulai diberangkatkan menuju Tanah Suci pada Minggu kemarin (7/7). Agar ibadah berjalan dengan lancar, para jemaah harus selalu menjaga kesehatannya selama di sana. Oleh sebab itu, ada beberapa obat-obatan sederhana yang disarankan untuk dibawa.

Salah satu kesiapan yang perlu dilakukan ketika hendak menjalankan ibadah haji adalah memastikan fisik atau tubuh dalam kondisi sehat. Akan tetapi, bisa saja masalah gangguan kesehatan menyerang, entah karena cuaca panas dan kondisi lainnya.

Jika sampai mengalami masalah kesehatan, tentu itu akan menganggu ibadah Anda di Tanah Suci. Padahal, rangkaian ibadah haji sangat panjang dan melelahkan.

Maka dari itu, para jemaah haji memang harus bisa mempersiapkan dirinya dengan baik, termasuk dengan membawa obat-obatan pribadi. Hal ini biasanya sangat disarankan supaya Anda bisa menolong diri Anda sendiri terlebih dahulu.

Obat-obatan sederhana yang dibawa jemaah calon haji

Berikut adalah deretan obat-obatan sederhana yang perlu Anda bawa saat menjalankan ibadah di Tanah Suci:

  1. Obat pusing

Obat pusing bisa dibilang sebagai salah satu obat yang wajib dibawa. Kondisi kepala pusing tentu bisa membuat Anda tak nyaman dalam menjalankan ibadah.

"Anda bisa membawa obat-obatan pusing seperti parasetamol dan ibuprofen. Pokoknya, obat-obatan yang bisa dibeli bebas, tanpa resep, dan menjadi pertolongan pertama saat kepala pusing. Selain itu, beli yang mereknya sudah biasa Anda konsumsi," ujar dr. Dyan Mega Inderawati dari KlikDokter.

  1. Obat Diare

Diare bisa menjadi salah satu penyakit yang mengancam ketika menjalakan ibadah haji. Sebab, diare bisa membuat tubuh lemas dan dehidrasi jika tak ditangani dengan baik.

"Sedia juga obat diare saat menjalankan ibadah haji. Sebab, diare bisa sangat menganggu jika menyerang," kata dr. Dyan Mega.

  1. Obat mag

Obat mag juga perlu disediakan oleh peserta ibadah haji. Obat mag yang biasa paling umum digunakan dan dapat dibeli dengan bebas adalah jenis antasida, yang berfungsi menetralkan asam lambung.

Obat jenis ini juga mengandung aluminium dan magnesium yang dapat meningkatkan pH lambung. Selain itu, obat antasida tergolong aman dan relatif murah.

  1. Obat asma

Asma merupakan penyakit gangguan saluran pernapasan yang ditandai dengan keluhan sesak disertai mengi. Penderita penyakit ini kerap mengalami kekambuhan yang terjadi mendadak, sebab, serangan asma dapat dicetuskan oleh paparan bulu binatang, debu, asap rokok, udara dingin, dan lainnya.

Atas dasar itu, penderita asma dianjurkan untuk selalu membawa obat ke mana pun pergi, termasuk saat ibadah haji. Obat asma itu sendiri terbagi menjadi dua jenis, yaitu obat pengendali (controller) dan pereda (reliever).

  1. Minyak angin

Ini juga jenis obat-obatan yang bisa dibawa saat menjalankan ibadah haji. Biasanya, minyak angin mengeluarkan bau-bauan dan sensasi hangat yang dapat membantu jemaah haji menjadi lebih rileks.

Selain membawa obat-obatan di atas, dr. Dyan Mega juga menyarankan setiap jemaah haji untuk memiliki nomor kontak Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI). TKHI sendiri adalah pelaksana pengamanan kesehatan bagi jemaah haji Indonesia selama di perjalanan dan di Arab Saudi.

"Penting memiliki Kontak TKHI supaya jika ada situasi darurat segera ditangani. Biasanya TKHI punya obat lengkap dan akses kesehatan di Arab Saudi," ujar dr. Dyan Mega.

Itulah beberapa obat-obatan sederhana yang perlu dibawa jemaah calon haji saat menjalankan ibadah di Tanah Suci. Hal itu akan bisa membantu Anda untuk menjalankan ibadah dengan tenang. Namun, jika kondisi Anda terus memburuk, segera hubungi TKHI.

[MS/ RVS]