Cegah Gigi Berlubang dengan Makan Yoghurt

Oleh drg. Callista Argentina pada 12 Jul 2019, 14:00 WIB
Tak ingin mengalami gigi berlubang? Cobalah konsumsi yoghurt secara rutin dan teratur!
Cegah Gigi Berlubang dengan Makan Yoghurt (Sergii Kuchugurnyi/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Perubahan pola makan dan gaya hidup yang kekinian ternyata menyebabkan kesehatan rongga mulut semakin buruk. Tak heran, kasus gigi berlubang semakin sering ditemukan pada semua rentang usia.

Nah, bagi Anda yang tak ingin mengalami gigi berlubang, salah satu upaya yang bisa dilakukan adalah mengonsumsi yoghurt secara rutin dan teratur. Menurut beberapa penelitian, produk olahan susu itu mampu menurunkan risiko terjadinya gigi berlubang berkat kandungan probiotik di dalamnya.

Yoghurt untuk kesehatan gigi dan mulut

Yoghurt mengandung probiotik alias bakteri baik, yang juga hidup di dalam tubuh manusia. Bakteri baik pada yoghurt (lactobacillus) mampu mengurangi jumlah pertumbuhan bakteri jahat (streptococcus mutants) di dalam air ludah dan plak gigi.

Perlu Anda ketahui, Streptococcus mutans adalah jenis bakteri jahat yang berkumpul menempati plak gigi atau sisa makanan yang menempel pada gigi. Bakteri jahat tersebut mengubah sisa makanan yang menyangkut di gigi menjadi zat asam, yang kemudian menyebabkan gigi mengalami proses demineralisasi.

Pada gigi yang mengalami demineralisasi, mineral-mineral pada lapisan enamel gigi akan larut dan terbuang sehingga terjadilah karies gigi. Apabila ini terjadi, maka akan terlihat bintik putih atau cokelat di bagian enamel gigi.

Pada penelitian dalam Journal of Applied Pharmaceutical Science dan European Journal of Clinical Nutrition, orang yang mengonsumsi yoghurt mengandung lactobacillus reuteri selama 2 minggu ditemukan mengalami penurunan jumlah bakteri Streptococcus pada air ludah miliknya.

Senada dengan itu, penelitian dalam Coqueiro et al. Nutrire juga menyebut bahwa anak-anak yang mengonsumsi yoghurt mengandung Lactobacillus rhamnosus selama 14 hari mengalami penurunan jumlah bakteri Streptococcus mutans di dalam air ludah mereka.

Tidak semua yoghurt baik untuk gigi

Tidak semua jenis yoghurt dapat menunjang kesehatan rongga mulut dan menurunkan risiko terjadinya gigi berlubang. Faktanya, yoghurt kekinian yang beredar di pasaran umumnya sudah ditambahkan suatu bahan sehingga memiliki rasa yang sangat manis. Bukannya memberikan manfaat, yoghurt yang seperti ini justru mengancam kesehatan gigi dan mulut karena berpotensi menyebabkan karies dan gigi berlubang.

Atas dasar itu, bagi Anda yang ingin menjaga kesehatan gigi dan mulut, pastikan yoghurt yang dipilih tidak mengandung rasa (plain) atau pemanis di dalamnya.  Pastikan pula yoghurt yang Anda pilih memiliki kandungan lactobacillus, agar manfaatnya untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut benar-benar optimal.

Tak cukup dengan itu, Anda juga disarankan untuk tidak langsung menyikat gigi setelah mengonsumsi yoghurt. Anda wajib menunggu sekitar 30–60 menit untuk menyikat gigi setelah mengonsumsi yoghurt. Pasalnya, yoghurt memiliki rasa asam yang dapat membuat email gigi melunak untuk sementara waktu. Jika Anda langsung menyikat gigi setelah mengonsumsi yoghurt, mineral dan email gigi akan terkikis sehingga terjadinya erosi gigi tak bisa dihindari lagi.

Terakhir dan yang paling penting, kombinasikan konsumsi yoghurt yang tepat dengan kebiasaan menyikat gigi 2 kali sehari dan memeriksakan diri ke dokter gigi tiap 6 bulan sekali. Dengan ini, Anda bisa memperkecil risiko gigi berlubang dan masalah rongga mulut lainnya.

(NB/ RVS)