4 Hal yang Perlu Anda Tahu Sebelum Facelift

Oleh dr. Nabila Viera Yovita pada 13 Jul 2019, 10:00 WIB
Tertarik menjalani facelift untuk meremajakan wajah kembali? Ketahui beberapa hal penting ini sebelum Anda memutuskan menjalaninya.
4 Hal yang Perlu Anda Tahu Sebelum Facelift (Andrey_Popov/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Ada beberapa hal yang harus Anda ketahui sebelum memutuskan untuk menjalani prosedur facelift. Ya, mungkin pagi ini ketika Anda melihat guratan garis senyum di kedua sisi wajah - bahkan ketika sedang tidak tersenyum – Anda langsung terpikir untuk facelift.

Mengenal facelift

Facelift atau rhytidectomy adalah salah satu prosedur dalam bedah kosmetik yang bertujuan untuk memberikan penampilan wajah yang lebih muda. Prosedur ini membentuk kembali bagian bawah wajah dengan menghilangkan kelebihan kulit di wajah.

Rhytidectomy dapat mengencangkan garis di wajah, menghilangkan lipatan di sekitar mulut dan hidung, serta kelebihan kulit dan lemak di bawah dagu dan leher. Facelift juga dapat dikombinasikan dengan operasi untuk mempercantik dahi, pipi, alis, dan kelopak mata.

Operasi kecantikan ini cukup populer. Dilansir dari Medical News Today, di Amerika Serikat sebanyak 107.261 wanita dan 13.702 pria menjalani operasi untuk facelift pada 2016.

Sebelum operasi dilaksanakan, dokter bedah plastik rekonstruksi dan estetika akan meninjau riwayat medis pasien. Antara lain, dokter akan memeriksa tekanan darah, pembekuan darah, obat yang dikonsumsi, adakah kebiasaan merokok, riwayat alergi, jaringan parut, serta kondisi kulit.

Dokter dan pasien juga akan mendiskusikan tujuan dan harapan Anda pada operasi, sesuai dengan jenis kulit dan struktur tulang.

Ketahui ini sebelum melakukan facelift

Terdapat beberapa hal yang perlu Anda ketahui sebelum memutuskan untuk melakukan facelift. Anda juga harus terlebih dahulu  berkonsultasi mendalam dengan dokter spesialis bedah plastik rekonstruksi dan estetika. Beberapa hal yang sebaiknya Anda ketahui sebelum menjalani facelift adalah:

  • Pertimbangkan kelayakannya

Facelift bertujuan untuk menciptakan penampilan yang lebih halus dan muda. Akan tetapi, ingat, facelift tidak bertahan selamanya. Karena itu, Anda perlu mempertimbangkan kelayakannya, apakah sebanding dengan usaha, pengorbanan, dan biaya yang Anda keluarkan.

Penelitian menunjukkan bahwa 5,5 tahun setelah operasi, penampilan 21 persen pasien yang menjalani facelift kembali seperti semula. Meski di sisi lain, masih ada 76 persen yang terlihat lebih muda daripada mereka sebelum operasi.

Selain itu, pria lebih sulit mendapatkan penampilan alami setelah operasi, karena mereka memiliki cambang. Jika cambang ditarik ke belakang atau atas, pria bisa saja terlihat aneh. Jika terlalu banyak kulit dihilangkan, wajah bisa terlihat “ditarik” ke belakang. Untuk itulah, pemilihan dokter bedah kecantikan yang ahli dan berpengalaman sangat dibutuhkan.

  • Harga yang “wah”

Bukan rahasia lagi kalau facelift menuntut ongkos yang tidak sedikit. Biaya rata-rata untuk facelift di AS pada tahun 2016 adalah US$ 7.503 atau sekitar Rp 100 jutaan. Harga facelift di Indonesia sendiri bervariasi. Untuk itu, lihat dulu kemampuan finansial Anda sebelum memutuskan facelift.

  • Kenali risiko dan komplikasinya

    Komplikasi bedah facelift jarang terjadi. Prosedur ini juga pada umumnya aman, asalkan dilakukan oleh profesional berkualitas dan berpengalaman. Namun, operasi apa pun tentu memiliki beberapa risiko, misalnya:

    • Berdarah dan memar
    • Kerusakan pada saraf pengendali otot wajah, biasanya hanya sementara
    • Hematoma, yaitu kumpulan darah tidak normal di luar pembuluh darah
    • Infeksi
    • Kehilangan rambut di sekitar lokasi sayatan, tetapi ini jarang terjadi
    • Mati rasa, yang dapat membaik dalam beberapa hari atau minggu.

    Jika pasien mengalami peradangan, nyeri, kemerahan atau pembengkakan beberapa hari setelah operasi, segeralah cari bantuan medis. Ini bisa menjadi pertanda hematoma. Jika ada demam, Anda mungkin mengalami infeksi.

  • Pilih tenaga ahli dan berpengalaman

Memilih seorang ahli bedah kecantikan dan estetika yang berkualitas serta berpengalaman sangat penting untuk keberhasilan keseluruhan prosedur facelift. Sebab, hasil yang kurang memuaskan dari facelift sering kali karena tidak dilakukan oleh ahlinya.

Selain itu, kondisi wajah dan kulit setiap orang berbeda. Karena itu, teknik dan pengalaman akan menjadi penting ketika operasi. 

Jadi, sebelum Anda mengambil keputusan untuk menjalani prosedur facelift, ketahui dulu hal-hal penting di atas. Selain itu, jangan sungkan untuk bertanya apa saja yang ingin Anda ketahui pada dokter sebelum memutuskan untuk facelift. Ini dilakukan untuk menyamakan persepsi akan tahapan operasi dan penampilan baru yang Anda dambakan.

[HNS/ RVS]