Mengapa Lidah Terasa Gatal Saat Makan Nanas?

Oleh dr. Nitish Basant Adnani BMedSc MSc pada 15 Jul 2019, 10:00 WIB
Gemar makan buah nanas, tapi sering kali lidah terasa gatal saat memakannya? Apa penyebabnya? Simak penjelasannya di sini.
Mengapa Lidah Terasa Gatal Saat Makan Nanas? (Pixel Shot/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Buah nanas memiliki kandungan nutrisi yang bermanfaat bagi kesehatan. Namun bagi sebagian orang tidak jarang saat makan nanas lidah terasa gatal. Apa penyebab sebenarnya dari kondisi tersebut?

Rasa nanas yang manis asam membuatnya pas dipadukan sebagai salah satu bahan dari beragam jenis makanan, seperti salad, pizza, dan bahkan nasi goreng. Akan tetapi, ternyata buah ini juga dapat menimbulkan iritasi pada rongga mulut.

Sering kali, iritasi tersebut akan membuat Anda merasakan suatu sensasi tak nyaman, seperti rasa gatal atau perih, baik pada lidah, bibir, maupun bagian-bagian tertentu dari rongga mulut.

Penyebab nanas menimbulkan rasa gatal di mulut

Diketahui bahwa berbagai macam buah dan sayur mengandung enzim yang dapat memecah protein, lemak, dan karbohidrat. Oleh sebab itu, konsumsi buah dan sayur sangat penting bagi kesehatan Anda.

Namun, sebagian jenis buah dan sayur juga dapat mengandung enzim yang lebih banyak dari yang lainnya. Contohnya adalah pepaya, kiwi, anggur, mangga, alpukat, pisang, dan nanas.

Nah, iritasi atau rasa gatal di rongga mulut yang terjadi setelah mengonsumsi nanas dipercaya sebagai akibat dari kombinasi enzim-enzim yang terkandung di dalamnya. Enzim tersebut dikenal sebagai bromelain.

Bahkan, karena kemampuannya dalam memecah protein, bromelain sering kali digunakan sebagai salah satu bahan alami untuk membuat daging menjadi lebih lunak. Akan tetapi, diketahui juga bahwa setelah buah tersebut dikunyah dan ditelan, biasanya air liur dan asam lambung akan meredakan keluhan tersebut.

Bromelain sendiri terdapat pada seluruh bagian nanas, tapi enzim tersebut bisanya lebih banyak terdapat di bagian tengahnya. Itu adalah bagian nanas yang lebih berserat dan kenyal, meski tetap bisa dimakan.

Banyak juga orang yang percaya bahwa membiarkan nanas selama seharian penuh dapat menghilangkan penyebab keluhan iritasi atau gatal pada rongga mulut. Akan tetapi, hal ini belum terbukti dengan pasti.

Mengolah nanas dapat menghilangkan penyebab gatalnya

Lalu, mengapa keluhan iritasi atau gatal tak terjadi pada saat Anda memasak nanas atau mencampurkannya untuk membuat bahan makanan lain, seperti hidangan penutup?

Ternyata, menghangatkan atau memasak nanas dengan cara tertentu dapat menyebabkan terjadinya suatu reaksi kimiawi yang mengeliminasi bromelain. Dengan demikian, keluhan iritasi atau gatal pada rongga mulut tak akan timbul.

Jadi, apabila rongga mulut terasa gatal atau perih setelah makan nanas, kini Anda sudah mengetahui faktor yang menyebabkannya. Kabar baiknya, keluhan tersebut umumnya berlangsung sangat singkat.

Rasa gatal dan perih yang timbul setelah mengonsumsi nanas akan mereda setelah beberapa detik hingga menit. Akan tetapi, bagi Anda yang sangat suka mengonsumsi nanas, bila keluhan ini terjadi berulang-ulang, ketidaknyamanan yang dirasakan tentu akan sangat mengganggu.

Salah satu trik bagi penggemar nanas yang merasa terganggu dengan efek iritasi dan gatalnya adalah dengan mengolah buah nanas tersebut menjadi segelas smoothie, atau menambahkannya sebagai bahan dasar dari berbagai hidangan.

Dengan mengetahui penyebab mengapa lidah terasa gatal saat makan nanas dan solusinya, kini Anda dapat menikmati manfaat buah ini dengan aman. Lakukan beberapa cara di atas untuk mengurangi efek gatal yang mungkin terjadi. Meski demikian, tetap batasi konsumsinya agar tidak berlebihan.

[MS/ RVS]