Sering Konsumsi Jajanan Micin Picu Stroke pada Anak?
searchtext customer service

Sering Konsumsi Jajanan Micin Picu Stroke pada Anak?

Sering konsumsi jajanan micin dihubungkan dengan peningkatan risiko stroke pada anak. Bagaimana medis menanggapi hal ini?
Sering Konsumsi Jajanan Micin Picu Stroke pada Anak? (Ljupco-Smokovski/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Anda mungkin sering menemukan kandungan micin pada jajanan yang sering dikonsumsi si Kecil. Waspada ya, karena sering konsumsi jajanan micin didga bisa meningkatkan risiko stroke pada anak.

Monosodium glutamate (MSG) atau akrab disapa micin adalah suatu zat yang tidak bisa dilepaskan dari kehidupan masyarakat Indonesia. Zat tersebut sering digunakan sebagai penguat rasa makanan, yang juga sering dijadikan campuran pada beberapa camilan termasuk pada jajanan anak-anak.

Baca Juga

Namun, meski mampu menambah kenikmatan suatu makanan, micin dianggap sebagai zat yang berbahaya. Ini karena micin dapat menyebabkan berbagai gangguan kesehatan, salah satunya stroke.

Micin sebabkan stroke?

Perlu diketahui, micin adalah bahan tambahan dalam makanan yang komposisi utamanya terdiri dari sodium atau garam dan asam amino glutamate. Kedua zat tersebut banyak dibubuhkan dalam masakan karena mampu menambah rasa asin dan memperkuat rasa aslinya.

Banyak yang percaya bahwa mengonsumsi micin sejak anak-anak meningkatkan risiko stroke pada saat dewasa. Mereka yang percaya beralasan bahwa micin bisa membuat tekanan darah tinggi atau hipertensi, yang akhirnya memicu stroke di kemudian hari.

Pemikiran itu memang beralasan, karena micin mengandung sodium atau garam yang bisa meningkatkan tekanan darah jika dikonsumsi berlebihan. Lantas, bagaimana dengan micin yang diduga mampu memicu stroke? Apakah ini fakta atau sekadar hoaks belaka?

Jangan dikosumsi berlebihan

Menurut dr. Dyan Mega Inderawati dari KlikDokter mengonsumsi micin sebenarnya tidak terlalu berbahaya bagi anak-anak dan tidak serta-merta dapat memicu terjadinya stroke.

"Sebenarnya micin itu tidak berbahaya, asalkan tidak dikonsumsi berlebihan. Dengan kata lain, zat ini tidak berdampak buruk bagi tubuh jika dikonsumsi sesuai batas yang wajar,” tutur dr. Dyan Mega

"Terlalu banyak konsumsi garam memang bisa membuat tekanan darah menjadi tinggi dan ujung-ujungnya stroke. Tapi, hal itu baru bisa terjadi jika jumlah garam yang dikonsumsi sangat banyak. Sedangkan, kalau dikonsumsi secara normal atau pada porsi yang tepat, banyak penelitian menyebut bahwa garam atau MSG tidak memiliki dampak membahayakan," lengkapnya.

Dari penjelasan tersebut, dapat ditarik kesimpulan bahwa micin tidak terbukti dapat menyebabkan terjadinya stroke. Selama dikonsumsi pada porsi yang tepat, beragam kandungan di dalam micin tidak akan menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan. Food and Drug Administration (FDA) bahkan menyatakan bahwa micin atau MSG aman untuk dikonsumsi dan bukan merupakan sesuatu yang berbahaya.

Terjadinya stroke pada anak memang perlu diantisipasi. Salah satunya adalah memilih makanan atau camilan yang sehat untuk anak. Tak perlu panik jika sesekali anak mengonsumsi jajanan micin, asal tidak berlebihan dan tidak sering. Namun akan lebih baik jika Anda mengawasi camilan apa yang dikonsumsi anak, dan memilihkan makanan yang sehat untuk buah hati Anda.

(NB/ RVS)

ARTIKEL TERKAIT

Tio Pakusadewo Diduga Stroke setelah Pembuluh Darah Pecah

Info Sehat
10 Jul

Angka Tekanan Darah Tinggi, Apakah Selalu Hipertensi?

Info Sehat
09 Jul

Awas, Kolesterol Terlalu Rendah juga Berisiko!

Info Sehat
09 Jul

Mengenal Makanan Ultra-Proses dan Bahayanya pada Kesehatan

Info Sehat
30 Jun

Benarkah Perceraian Tingkatkan Risiko Stroke?

Info Sehat
28 Jun

REAKSI ANDA

0 KOMENTAR

Tulis Komentar Anda

Masuk KlikDokter untuk
meninggalkan komentar

Masuk
livechat