Pentingnya Mengembangkan Keterampilan Remaja

Oleh dr. Nitish Basant Adnani BMedSc MSc pada 18 Jul 2019, 10:15 WIB
Mengembangkan keterampilan remaja perlu dilakukan untuk mempersiapkan mereka tumbuh menjadi individu yang berkualitas.
Pentingnya Mengembangkan Keterampilan Remaja (Monkey Business Images/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Saat ini, terdapat lebih dari 1,2 miliar individu muda berusia 15-24 tahun, yang mencakup sekitar 16 persen dari populasi dunia. Kelompok yang masuk dalam kategori remaja ini perlu perhatian khusus. Mengembangkan keterampilan remaja bisa menjadi salah satu cara untuk mempersiapkan masa depan mereka.

Jumlah remaja yang besar akan berdampak signifikan pada perubahan dunia di masa depan. Atas dasar itulah, PBB mencanangkan tanggal 15 Juli lalu sebagai World Youth Skills Day atau Hari Keterampilan Remaja Sedunia.

Bagi kelompok usia dewasa yang akan makin menua dan mendekati masa pensiun, saat itulah, kelompok remaja akan tumbuh dan mulai memasuki dunia kerja dan menggantikan posisi Anda saat ini. Oleh karena itu, Anda harus memastikan bahwa remaja Anda siap menerima “tongkat estafet” itu. Dengan cara apa? Salah satunya adalah mengembangkan keterampilan mereka.

Dengan pengembangan keterampilan yang terarah, remaja dapat menciptakan penemuan-penemuan penting ketika mereka dewasa kelak. Selain itu, partisipasi mereka juga berperan sangat penting dalam menghindari tantangan dan perubahan dunia, misalnya perubahan cuaca, polusi, masalah pengangguran, kemiskinan, dan konflik.

Membuka akses seluas-luasnya

Salah satu masalah signifikan di bidang ekonomi dan kemasyarakatan saat ini adalah meningkatnya angka pengangguran pada komunitas dewasa muda. Karena itu, pastikan setiap anak dan remaja mendapatkan pendidikan yang cukup untuk menjadi individu yang produktif.

Akses pendidikan dan pelatihan yang diminati remaja diharapkan dapat dibuka seluas-luasnya. Bila remaja memiliki minat dalam musik, komputer dan teknologi, seni lukis, atau mendesain pakaian, fasilitas harus disediakan pemerintah secara merata. Tentu hal ini harus dibarengi dengan tersedianya fasilitas dan tenaga pengajar yang memadai.

Selain itu, anak-anak muda juga lekat dengan sifat kreatif dan aktif. Dengan pengembangan yang baik dan tepat, keterampilan remaja akan terarah dan tepat sasaran di kemudian hari.

Jika hal-hal ini terpenuhi, remaja dapat mengembangkan berbagai keterampilan yang dimilikinya untuk mendapatkan pekerjaan. Bukan tidak mungkin, ketika dewasa dia akan merintis usaha sendiri dan membuka banyak lapangan kerja. Kalau sudah begini, bukan si remaja saja yang untung. Pemerintah juga orang sekitar akan turut merasakan “buahnya”, bukan?

Para remaja juga akan lebih “tangguh” dan siap bersaing dengan berbagai industri di dunia kerja yang semakin kompetitif. Dengan ini, diharapkan bahwa produktivitas dari generasi muda juga akan semakin meningkat.

Kembangkan juga social skill-nya!

Akan tetapi, selain akses pendidikan, hal lain yang juga tak boleh terlewatkan adalah mengembangkan social skill atau disebut juga keterampilan sosial. Keterampilan sosial adalah kemampuan interpersonal yang muncul saat seseorang berinteraksi dan berkomunikasi dengan orang-orang di sekitarnya.

Keterampilan ini sangat diperlukan remaja ketika dewasa nanti untuk bergaul, mencari relasi, membangun hubungan, menjalin kerja sama, kemampuan berdiplomasi, serta bernegosiasi.

Keterampilan sosial juga penting bagi remaja untuk mengidentifikasi dan mengelola konflik dan perasaan internal mereka sendiri. Di kemudian hari, hal ini dapat membantu dalam manajemen emosi dan stres seseorang.

Ketika seorang anak beranjak remaja, Anda sebagai orang tua harus berupaya mengembangkan keterampilan apa yang dimiliki si remaja, termasuk minat dan bakat. Selanjutnya, asah juga keterampilan sosialnya. Dengan keterampilan sosial yang baik niscaya remaja tidak akan menjadi pribadi yang mudah diterima dan bersosialisasi dengan baik di masyarakat.

[HNS/ RVS]