Ibu Hamil Kena Hepatitis A Boleh Konsumsi Kunyit?

Oleh Ayu Maharani pada 18 Jul 2019, 16:00 WIB
Suplemen kunyit diklaim dapat memelihara organ hati ibu hamil yang kena hepatitis A. Benar atau tidaknya, ungkap fakta medisnya di sini.
Ibu Hamil Kena Hepatitis A Boleh Konsumsi Kunyit? (Antonina-Vlasova/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Beberapa waktu lalu, kasus hepatitis A sempat mewabah di Pacitan, Jawa Timur. Hampir 1.000 orang terinfeksi penyakit tersebut di sana hingga ditetapkan sebagai kejadian luar biasa (KLB). Bahkan ibu hamil pun bisa kena hepatitis A. Terkait situasi tersebut, muncullah saran yang mengatakan untuk mengatasi penyakit tersebut dengan kunyit.

Meski kunyit sebenarnya memiliki khasiat untuk memelihara kesehatan hati, namun, apakah mengonsumsi kunyit aman bagi ibu hamil yang sakit hepatitis A?

Hepatitis A sangat mudah menular

Ya, virus hepatitis A sangat mudah berpindah dari orang ke orang secara fecal-oral atau dari tinja ke mulut di lingkungan yang kebersihannya tidak terjaga. Hepatitis A adalah salah satu jenis infeksi yang menyebabkan peradangan, gangguan fungsi, serta kerja organ hati.

Menurut dr. Dyan Mega Inderawati dari KlikDokter, bagi sebagian orang, infeksi virus ini tidak memberikan gejala yang berarti. Pada sebagian lagi, gejala yang bisa muncul dapat berupa rasa tidak nyaman hingga nyeri di perut kanan atas, demam, dan tidak nafsu makan.

Selain itu, penderita dapat pula merasakan nyeri sendi, urine berubah warna menjadi cokelat gelap, mata dan kulit menguning, hingga mual muntah.

Kunyit berkhasiat bagi hati

Sementara itu, kunyit dipercaya bisa mengatasi gejala yang telah disebutkan di atas. Sebab, dalam sebuah penelitian yang dilakukan di Austria, kunyit memiliki senyawa bernama kurkumin yang berpotensi memperbaiki fungsi hati yang telah rusak akibat suatu penyakit.

Tim penelitian juga mendapati bahwa kurkumin pada kunyit mampu mencegah terjadinya penumpukan jaringan ikat serta menurunkan peradangan saluran empedu pada bahan percobaan mereka (tikus).

Penelitian itu memang tidak menyebutkan secara spesifik bahwa kunyit mampu menyembuhkan hepatitis A. Namun begitu, kunyit sudah menjadi rempah yang sejak dulu dipercaya punya khasiat khusus terhadap organ hati.

Hal itu dibenarkan dr. Sepriani Timurtini Limbong dari KlikDokter. “Kunyit memang dipercaya untuk memelihara kesehatan dan melindungi organ hati dari kerusakan suatu penyakit. Namun, jika organ hati sudah telanjur terkena hepatitis A, Anda sebaiknya tidak menjadikan kunyit sebagai pengobatan pertama.”

Ketika Anda sudah telanjur kena hepatitis A, maka pengobatan yang mesti diterima adalah antiviral yang diberikan oleh dokter. Sementara, suplemen kunyit tetap bisa dikonsumsi sebagai pendamping obat.

“Suplemen ekstrak kunyit dapat mempertahankan dan menjaga sel-sel hati yang belum rusak oleh virus hepatitis A sehingga proses penyembuhannya akan lebih cepat,” kata dr. Sepri.

Bagaimana dengan ibu hamil?

Lalu, bagaimana jika suplemen ekstrak kunyit itu dikonsumsi oleh ibu hamil? Menurut dr. Sepri, ibu hamil yang terkena hepatitis A harus tetap mengutamakan antiviral yang diberikan oleh dokter. Sedangkan suplemen kunyit itu sebagai tambahan.

Ada baiknya juga sebelum mengonsumsinya secara mandiri Anda mengonsultasikannya terlebih dulu ke dokter.

Pasalnya, kondisi kehamilan tiap orang berbeda sehingga diperlukan dosis serta jangka waktu pengonsumsian suplemen yang berbeda. Konsumsi suplemen kunyit hanya boleh dilakukan selama ibu hamil sudah diizinkan oleh dokter kandungannya.

Bila selama pengonsumsian suplemen kunyit perut si ibu hamil yang kena hepatitis A mengalami kencang dan frekuensinya cukup sering, sebaiknya suplemen tersebut tidak dikonsumsi lagi.

Fokuskan pengobatan pada obat antiviral yang diberikan dokter, istirahat yang cukup, serta selalu menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Perhatikan juga higienitas minuman dan makanan yang dikonsumsi. Jika sudah sembuh dan kondisinya memungkinkan, Anda dapat mendapatkan vaksinasi hepatitis A.

Kondisi ibu hamil yang kena hepatitis A perlu penanganan medis yang saksama. Konsumsi kunyit sebagai suplemen untuk mengatasi hepatitis A tersebut tentu tidak boleh sembarangan dan harus dikonsultasikan ke dokter. Hal ini bertujuan agar ibu hamil tidak mengalami gangguan kesehatan yang bisa mengancam janin akibat mengonsumsi kunyit secara sembarangan.

[HNS/ RVS]