7 Jenis Makanan yang Dapat Memicu Kolesterol Tinggi

Oleh KlikDokter pada 23 Jul 2019, 09:15 WIB
Demi tubuh sehat bebas kolesterol tinggi, ketahui dan batasi jenis-jenis makanan yang dapat memicu kolesterol tinggi. Berikut ini daftarnya!
7 Jenis Makanan yang Dapat Memicu Kolesterol Tinggi (Ekaterina Markelova/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Memiliki kadar kolesterol yang tinggi berisiko terhadap berbagai penyakit, dua di antaranya adalah penyakit jantung dan stroke. Agar terhindar dari penyakit berbahaya tersebut, kenali jenis makanan yang diketahui dapat memicu kolesterol tinggi demi kesehatan tubuh yang lebih baik.

Ketahuilah bahwa kolesterol tak melulu jahat. Tubuh membutuhkan kolesterol untuk membentuk struktur sel membran dan proses metabolisme tubuh, meliputi produksi hormon, empedu, dan vitamin D.

Kolesterol diproduksi oleh hati dan juga dibuat oleh kebanyakan sel tubuh. Oleh sebab itu, sebenarnya Anda tak butuh tambahan kolesterol dari makanan. Jika Anda gemar mengonsumsi makanan yang dapat meningkatkan kadar kolesterol secara berlebihan, maka dampaknya bagi tubuh bisa berbahaya.

Daftar makanan yang bisa picu kolesterol tinggi

Supaya kadar kolesterol dalam darah senantiasa terjaga, catat jenis-jenis makanan yang dapat memicu kolesterol tinggi seperti yang dijabarkan di bawah ini.

  1. Makanan yang digoreng

Berbagai makanan yang digoreng, apalagi deep-fry, mengandung kolesterol tinggi sehingga harus dihindari. Makanan yang digoreng tinggi kalori dan dapat mengandung lemak trans yang meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular. Selain itu, konsumsi goreng-gorengan terlalu sering telah dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit jantung, obesitas, dan diabetes.

  1. Makanan cepat saji

Mengonsumsi makanan cepat saji merupakan faktor risiko utama berbagai penyakit kronis, termasuk penyakit jantung, diabetes, dan obesitas. Anda yang sering mengonsumsi makanan cepat saji cenderung memiliki kolesterol lebih tinggi, lebih banyak lemak perut, memiliki tingkat peradangan yang lebih tinggi, dan gangguan pengaturan gula darah.

Waspadai juga makanan kemasan seperti kue kering, mayones, kerupuk, makanan beku, dan sebagainya yang menggunakan lemak trans untuk memperpanjang masa kedaluwarsanya. Bacalah label nutrisi pada kemasan. Cari yang kandungan lemak transnya nihil.

  1. Daging olahan

Daging olahan seperti sosis, bacon, ham, daging asap, ham, nugget, serta daging olahan lainnya adalah makanan dengan kolesterol tinggi yang harus dibatasi.

Konsumsi daging olahan yang berlebihan telah dikaitkan dengan peningkatan angka penyakit jantung dan kanker tertentu, seperti kanker usus besar. Sebuah studi menyatakan, 50 gram daging olahan per hari dikaitkan dengan risiko 42 persen lebih tinggi terkena penyakit jantung.

  1. Makanan penutup

Kue basah maupun kue kering, es krim, dan sajian penutup lainnya (dessert) juga tak sehat karena cenderung tinggi kolesterol, sering ditambahkan banyak gula, lemak, serta kalori yang tidak sehat. Terlalu banyak konsumsi makanan jenis ini dapat berdampak negatif bagi kesehatan secara keseluruhan, serta dapat menyebabkan penambahan berat badan dari waktu ke waktu.

Penelitian telah mengaitkan penambahan asupan gula dengan obesitas, diabetes, penyakit jantung, penurunan kognitif, dan kanker tertentu. Selain itu, makanan jenis ini sering kali tidak dilengkapi nutrisi yang dibutuhkan tubuh, seperti vitamin, mineral, protein, dan lemak sehat.

  1. Seafood

Sebagian jenis makanan laut seperti udang, lobster, hingga caviar juga mengandung kolesterol tinggi. Jika memang ingin mengonsumsinya, jangan sampai berlebihan. Perhatikan juga cara memasaknya. Paling baik adalah direbus atau dikukus, bukan digoreng.

Jika Anda menyukai makanan laut, pilihlah yang mengandung lemak baik seperti omega-3. Ikan salmon, sarden, dan tuna yang tinggi akan omega-3 dapat meningkatkan kadar high-density lipoprotein (HDL) alias kolesterol baik, sekaligus menurunkan kadar low-density lipoprotein (LDL) si kolesterol jahat.

  1. Jeroan

Di Indonesia, banyak orang yang menggemari olahan jeroan alias organ dalam seperti otak, usus, babat, hati, dan  sebagainya. Jeroan memang tidak dianjurkan untuk dikonsumsi, apalagi sampai berlebihan, karena tingginya kandungan kolesterol (juga purin pemicu asam urat).

Cara mengolah jeroan dengan menambahkan santan bisa membuat kadar kolesterolnya meroket, sehigga membahayakan kesehatan.

  1. Susu dan produk olahannya

Susu sapi, yoghurt, keju, dan es krim merupakan produk yang mengandung banyak lemak jenuh dan banyak orang yang tidak menyadarinya. Agar kadar kolesterol terjaga, beralihlah ke produk yang bebas atau sedikit lemak (2 persen), atau pilih susu skim.

1 of 2

Pentingnya melakukan perubahan gaya hidup

Mengubah beberapa kebiasaan gaya hidup ke arah yang lebih sehat berkontribusi besar dalam membantu mengurangi kadar kolesterol dan trigliserida. Berikut ini adalah beberapa tipsnya:

  • Hentikan atau kurangi asupan alkohol menjadi tidak lebih dari 1 gelas (untuk wanita) atau 2 gelas (untuk pria) per hari. Minuman beralkohol dapat meningkatkan kadar trigliserida.
  • Jangan merokok. Merokok meningkatkan kemampuan kolesterol LDL untuk masuk ke sel-sel arteri dan menyebabkan kerusakan.
  • Berolahraga secara teratur setidaknya 30 menit. Pilihan olahraganya bisa dengan jalan cepat, berenang, atau aerobik setiap hari. Olahraga dapat meningkatkan kadar HDL sambil mengurangi kadar LDL dan trigliserida dalam tubuh.
  • Menurunkan kelebihan lemak tubuh. Kelebihan berat badan dapat menyebabkan peningkatan kadar trigliserida darah dan LDL.
  • Kontrol kadar gula darah jika Anda menderita diabetes. Gula darah yang tinggi dikaitkan dengan peningkatan risiko aterosklerosis, serangan jantung, dan stroke.

Para pakar setuju bahwa cara yang paling efektif untuk menurunkan kadar kolesterol adalah dengan memperbanyak konsumsi makanan yang mengandung asam lemak tak jenuh yang sehat, ketimbang yang mengandung asam lemak jenuh atau lemak trans. Selain berhati-hati dalam pemilihan makanan, tambahkan juga Nestlé ACTICOR ke dalam menu harian Anda.

Nestlé ACTICOR adalah minuman susu rendah lemak sumber vitamin B1 dan vitamin B2, serta beta glucan dan inulin yang sudah terbukti secara klinis dapat membantu menurunkan LDL dan meningkatkan LDL. Itu semua menjadikan minuman ini baik untuk kesehatan jantung. Jantung pun juga akan berterima kasih kepada Anda! Minuman susu ini punya empat varian rasa, yaitu avocado, chocolate, green tea, dan banana.

Anda dianjurkan untuk mengonsumsi Nestlé ACTICOR sebanyak dua kali sehari setelah makan. Konsumsinya pun harus disertai dengan diet rendah lemak jenuh dan kolesterol, serta olahraga yang teratur demi memperoleh manfaat yang diharapkan.

Silakan cek kembali pola makan Anda. Sudahkah sudah sesuai dengan yang dianjurkan agar kadar kolesterol tak melampaui batas normal? Jika belum, segera perbaiki dan hindari jenis-jenis makanan yang tinggi kolesterol jika ingin terhindar dari penyakit berbahaya. Kalau sudah melakukan perubahan gaya hidup tetapi kadar kolesterol tak juga membaik, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter.

(RN/ RH)

Lanjutkan Membaca ↓