Mengenal Vaksin Kombo, Vaksin Gabungan untuk Anak

Oleh dr. Sepriani Timurtini Limbong pada 23 Jul 2019, 12:30 WIB
Apa itu vaksin kombo dan bagaimana efektivitasnya mencegah anak terkena infeksi? berikut ini adalah penjelasannya.
Mengenal Vaksin Kombo, Vaksin Gabungan untuk Anak (Didesign021/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Ada banyak penyakit infeksi yang mengintai dan mengancam anak. Mulai dari yang sifatnya ringan hingga berat, dapat menimbulkan kecacatan bahkan kematian. Salah satu cara untuk mencegahnya adalah dengan imunisasi menggunakan vaksin kombo.

Imunisasi untuk si Kecil

Imunisasi adalah suatu usaha meningkatkan daya tahan tubuh terhadap penyakit. Ada dua jenis imunisasi yang bisa diberikan kepada bayi, yaitu aktif (ketika seseorang pulih dari penyakitnya atau melalui pemberian vaksin) dan pasif (didapatkan anak dari ibu saat dalam kandungan).

Sejak pertama kali dilakukan, program imunisasi telah berhasil mengurangi kejadian berbagai penyakit infeksi, baik di Indonesia maupun di dunia secara signifikan. 

Bahkan, ada beberapa penyakit yang telah ditekan hingga ke angka nol, seperti cacar dan polio berkat adanya imunisasi. Inilah yang membuat pemerintah begitu semangat mendorong orang tua untuk membawa anak-anak mendapatkan vaksin. 

Ada beberapa jenis vaksin yang sering diberikan pada anak, diantaranya adalah vaksin BCG, hepatitis B, polio, difteri, pertusis, tetanus, campak, meningitis, influenza, rotavirus, dan banyak lagi.

Dahulu, vaksin-vaksin tersebut diberikan secara terpisah sehingga anak akan disuntik beberapa kali sejumlah vaksin yang ia perlukan. Namun, kemajuan teknologi kedokteran telah memungkinkan anak mendapat sedikit suntikan dengan adanya vaksin kombinasi atau vaksin kombinasi. 

Pentingnya vaksin kombinasi

Vaksin kombinasi adalah vaksin yang mengandung beberapa jenis vaksin terhadap beberapa penyakit.

Dua contoh vaksin kombo yang ada di Indonesia adalah vaksin Difteri-Pertusis-Tetanus, Hepatitis B, Haemophilus influenzae (Hib), dan polio yang diberikan di usia 2, 3, dan 4 bulan serta vaksin campak rubella (MR atau MMR) yang diberikan di usia 15 bulan.

Adanya vaksin kombo tersebut memungkinkan anak untuk mendapatkan perlindungan dari berbagai penyakit melalui satu suntikan saja. Bayangkan saja, bila tadinya bayi harus disuntik tiga kali untuk melindunginya dari enam penyakit, kini ia cukup mendapatkan satu suntikan agar terlindung dari seluruh penyakit tersebut.

Hal ini akan mengurangi rasa trauma pada bayi.  Selain itu, adanya vaksin kombo juga memudahkan orang tua untuk mengingat jadwal imunisasi, sehingga diharapkan orang tua akan lebih konsisten membawa anak untuk imunisasi tepat waktu. 

Dari segi biaya, vaksin kombo sendiri umumnya lebih mahal. Tetapi, pemberian sekali waktu akan memotong biaya administrasi yang seharusnya dikeluarkan beberapa kali bila Anda melakukan vaksin tunggal. Dengan demikian, secara keseluruhan sebenarnya jenis vaksin ini justru lebih murah. 

Adakah efek sampingnya?

Meski dibutuhkan, banyak yang meragukan efektivitas dan keamanan vaksin kombo. Ada orang tua yang khawatir pemberian vaksin kombo tidak sama efektivitasnya dengan vaksin tunggal. Ada pula yang ragu memberikan vaksin kombo karena takut efek samping yang didapatkan anak akan lebih banyak.

Nyatanya, tidak demikian. Sebelum beredar, vaksin kombinasi telah melalui proses yang rumit dan panjang serta tes efektivitas yang kompleks, sehingga dapat dipastikan vaksin kombinasi yang didapatkan oleh anak sama efektif dengan vaksin tunggal.

Perihal efek samping, vaksin kombinasi memang dapat berpotensi menimbulkan efek samping. Namun, bukan berarti anak akan mengalami demam yang lebih tinggi atau bengkak lebih luas.

Karena sebenarnya efek tersebut dapat terjadi baik pada vaksin kombinasi maupun vaksin tunggal. Kalaupun ada efek samping, umumnya dapat diatasi dengan pemberian obat dari dokter dan dapat sembuh dengan segera. 

Vaksin kombo atau vaksin kombinasi ada untuk kepentingan bayi dan orang tua. Dengan vaksin ini, anak akan mendapat perlindungan dari beberapa penyakit hanya dengan sedikit suntikan. Di sisi lain, orang tua pun akan dimudahkan dalam mengingat jadwal imunisasi anak. Jadi, jangan ragu lagi untuk memberikan vaksin kombinasi pada anak, ya. 

[NP/ RVS]