Turunkan Darah Tinggi dengan 6 Makanan Ini

Oleh KlikDokter pada 23 Jul 2019, 16:10 WIB
Selain dengan obat, darah tinggi juga bisa dikendalikan dengan konsumsi makanan yang tepat. Apa saja makanan yang dimaksud?
Turunkan Darah Tinggi dengan 6 Makanan Ini (Dionisvera/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Darah tinggi atau hipertensi adalah kondisi terjadinya peningkatan tekanan darah lebih dari batas normal. Kondisi ini wajib ditangani dengan baik, karena bisa menyebabkan kerusakan untuk organ-organ penting, seperti jantung, ginjal, dan mata.

Anda dikatakan mengalami darah tinggi derajat pertama saat memiliki tekanan darah sistolik lebih dari 140 mmHg dan tekanan diastolik 90 mmHg atau lebih. Kondisi ini wajib diwaspadai dan segera ditindaklanjuti, karena bisa menyebabkan berbagai komplikasi jika dibiarkan terjadi secara berkelanjutan.

Mengatasi darah tinggi

Cara mengatasi darah tinggi yang paling utama adalah dengan mengandalkan obat-obatan dari dokter. Namun, beberapa penelitian membuktikan bahwa darah tinggi juga bisa dikendalikan dengan mengonsumsi makanan-makanan yang tepat.

Beberapa makanan yang terbukti dapat membantu mengatasi darah tinggi, antara lain:

  • Bayam

Siapa sangka, sayur yang sehari-hari mudah didapat ini berpotensi menurunkan darah tinggi? Melalui penelitian Randomized Controlled Trial, tingginya kandungan nitrat dalam bayam diketahui memberikan suatu efek perlindungan terhadap pembuluh darah (vasoprotektif).

Kandungan nitrat dalam bayam diduga mampu menjadi sumber nitrat oksida, yang bisa melindungi pembuluh darah dari proses oksidasi. Pada akhirnya hal tersebut mengurangi kekakuan arteri dan menurunkan tekanan darah tinggi.

  • Buah bluberi

Penelitian yang membuktikan efek penurun darah tinggi dari buah bluberi adalah studi Randomized Clinical Trial yang dilakukan oleh Johnson SA pada tahun 2015. Penelitian yang dipublikasi di J Acad Nutr Diet itu mempelajari efek konsumsi bluberi rutin setiap hari pada 48 wanita menopause.

Hasilnya, setelah 8 minggu konsumsi rutin bluberi setiap hari, terdapat penurunan tekanan darah yang signifikan pada subjek penelitian. Wanita menopause yang sebelumnya mengalami darah tinggi ternyata benar-benar memperoleh manfaat dari buah yang kaya antioksidan ini.

  • Susu rendah lemak (skim milk)

Sebuah penelitian yang dipublikasi di Journal of Hypertension mendapatkan hasil bahwa konsumsi susu rendah lemak alias skim milk secara rutin selama empat minggu memberikan efek pada penurunan tekanan darah sistolik.

Dengan kata lain, mengonsumsi susu rendah lemak secara rutin dan teratur pada porsi yang tepat mampu mengendalikan kondisi darah tinggi agar tidak mengarah pada terjadinya komplikasi.

  • Cokelat hitam (dark chocolate)

Di balik rasanya yang enak, dark chocolate ternyata memiliki banyak efek positif terhadap kesehatan. Berdasarkan penelitian yang dipublikasi di International Journal of Hypertension, dark chocolate disebut mampu menurunkan tekanan darah.

Penelitian yang juga dipublikasikan di Pubmed itu membuktikan bahwa manfaat tersebut adalah berkat kandungan polifenol yang tinggi pada dark chocolate. Diketahui bahwa polifenol mampu meningkatkan fungsi endotel pembuluh darah.

Studi tersebut menggunakan dark chocolate dengan kadar kakao sebanyak 70%. Maka, untuk mendapatkan manfaat tersebut, pastikan Anda memilih dark chocolate dengan kadar kakao yang mirip. Hindari mengonsumsinya berlebihan, karena manfaatnya bisa menurun atau bahkan hilang.

  • Gandum utuh

Selain menunjang fungsi pencernaan, gandum utuh juga memiliki efek menurunkan tekanan darah. Efek tersebut dibuktikan oleh penelitian yang dipublikasi di J Am Diet Assoc, yang juga ditampilkan di Pubmed.

Pada penelitian itu, gandum utuh menunjukkan hasil yang positif dalam menurunkan darah tinggi. Pada penelitian yang sama, makanan berbahan dasar gandum utuh juga membantu mengontrol berat badan. Hasil penelitian tersebut kemudian menyimpulkan bahwa gandum utuh baik untuk penderita darah tinggi dan obesitas.

  • Seledri

Seledri diketahui memiliki kandungan yang mampu meringankan gejala tekanan darah tinggi. Untuk mendapatkan manfaat ini, Anda tak perlu lagi mengonsumsi seledri dalam bentuk utuh. Kini sudah tersedia H2 Celery dari H2 Health & Happiness.

H2 Celery adalah suplemen dengan kandungan apigenin dari tanaman seledri utuh, yang telah teruji klinis mampu meringankan gejala tekanan darah tinggi alias hipertensi. Tak hanya itu, H2 Celery juga dapat membuat pembuluh darah besar lebih relaks dengan meningkatkan produksi natrium oksida dan berfungsi sebagai Calcium channel blocker!

Jangan biarkan tekanan darah tinggi alias hipertensi terjadi secara berkelanjutan atau tidak terkendali. Segera atasi dengan konsumsi makanan di atas dan H2 Celery, agar penyakit tidak semakin parah dan menyebabkan komplikasi yang bisa mengancam nyawa.

(NB/ RH)