Pakai Komputer Bisa Cegah Gangguan Kognitif Ringan?

Oleh Krisna Octavianus Dwiputra pada 24 Jul 2019, 15:20 WIB
Menggunakan komputer cukup lazim dilakukan zaman sekarang. Tapi, benarkah kegiatan itu bisa mencegah gangguan kognitif ringan?
Pakai Komputer Bisa Cegah Gangguan Kognitif Ringan? (Branislav-Nenin/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Otak manusia berubah seiring bertambahnya usia. Bahkan, orang paruh baya atau lanjut usia sangat mungkin mengalami gangguan kognitif ringan. Akan tetapi, bermain komputer atau beraktivitas yang menggunakan komputer kabarnya bisa mencegah gangguan kognitif ringan. Benarkah?

Gangguan kognitif ringan, apa itu?

Gangguan kognitif ringan atau mild cognitive impairment (MCI) adalah tahap antara penurunan kognitif terkait usia dan demensia. Akan tetapi, MCI tidak secara signifikan memengaruhi kehidupan dan aktivitas sehari-hari Anda.

Orang dengan MCI cenderung melupakan hal-hal sepele, seperti lupa apa yang sedang dipercakapkan dan kewalahan dalam membuat keputusan. Meski dapat meningkatkan risiko demensia, tidak semua orang dengan MCI akan mengalami kondisi tersebut.

Pilihan gaya hidup seperti latihan fisik dan stimulasi intelektual memiliki efek positif pada otak. Aktivitas ini menjaga otak untuk tetap berfungsi dengan baik.

Bermain komputer bisa cegah MCI?

Dalam beberapa tahun terakhir, para peneliti telah melakukan banyak penelitian untuk menemukan perawatan yang dapat mencegah penurunan kognitif. Sebuah studi baru menemukan bahwa beraktivitas yang menggunakan komputer atau bermain game di komputer cukup ampuh untuk mencegah MCI.

"Studi mengamati dengan saksama seberapa sering orang berpartisipasi dalam aktivitas yang merangsang secara mental pada usia paruh baya dan di kemudian hari. Kami ingin mengetahui apakah aktivitas itu bermanfaat bagi otak," kata penulis studi, Dr. Yonas E. Geda, dari Mayo Clinic di Scottsdale, Amerika Serikat.

Para peneliti merekrut 2.000 orang pada akhir tahun 1970-an tanpa gangguan MCI. Mereka diminta untuk mengisi kuesioner tentang seberapa sering terlibat dalam berbagai jenis aktivitas yang merangsang mental baik di usia 50-an sampai 60-an dan di kehidupan selanjutnya.

Peserta menjalani tes berpikir dan memori setiap 15 bulan. Para peneliti memantaunya selama rata-rata 5 tahun. Selama periode ini, 532 orang mengalami penurunan gangguan kognitif.

Sementara, dari para peserta ini, hanya 15 orang yang sering menggunakan komputer di usia paruh baya. Sebagai perbandingan, 77 dari 1.468 peserta tanpa MCI menggunakan komputer selama tahap kehidupan yang sama.

Terkait temuan itu, dr. Sepriani Timurtini Limbong dari KlikDokter membenarkan. "Sudah ada penelitian yang bilang permainan di komputer, seperti main kartu memori di komputer, atau puzzle, teka-teki silang (TTS), dan sudoku, bisa meningkatkan kemampuan kognitif. Bahkan, jika dimainkan oleh lansia, bisa mengurangi risiko demensia."

"Intinya, aktivitas yang membuat orang berpikir. Contohnya bermain game di komputer dan mengharuskan Anda memecahkan masalah. Itu biasanya membantu kerja otak Anda. Mencari file di komputer juga bisa membantu otak bekerja," kata dr. Sepriani menambahkan.

Aktivitas lain di luar bermain komputer dan game

Tidak hanya pada penggunaan komputer, peneliti juga menyebut bahwa terlibat dalam kegiatan sosial dan kerajinan dapat mencegah MCI.

Terlibat dalam kegiatan sosial, seperti bermain kartu bersama teman-teman di usia paruh baya mengurangi risiko MCI sebesar 20%. Adapun kegiatan kerajinan juga menurunkan risiko MCI hingga 42%, tetapi hanya berlaku jika sudah lansia.

Ini tentu menjadi kabar baik bagi Anda yang memiliki hobi beraktivitas dengan komputer dan bermain game. Akan tetapi, tentu saja hanya game yang merangsang kemampuan otak dan daya pikir yang dapat mencegah gangguan kognitif ringan. Itu pun bukan alasan Anda bisa sepanjang hari di depan komputer ya. Anda tetap perlu melakukan kegiatan fisik lain agar tubuh selalu bugar.

[HNS/ RVS]