5 Kiat Mengatasi Sembelit Saat Ibadah Haji

Oleh Tamara Anastasia pada 27 Jul 2019, 15:00 WIB
Akibat beberapa kondisi, jemaah bisa mengalami sembelit saat ibadah haji. Apa saja yang dilakukan untuk mengatasi sembelit?
5 Kiat Mengatasi Sembelit Saat Ibadah Haji (Aaron Amat/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Secara umum ada beberapa faktor yang bisa menyebabkan jemaah susah buang air besar atau sembelit saat ibadah haji. Agar ibadah haji tidak terganggu oleh masalah perut ini, jemaah perlu tahu kiat mengatasi sembelit dengan cara yang mudah.

Sembelit atau konstipasi adalah permasalahan kesehatan yang mengganggu pencernaan. Masalah yang dimaksud adalah keadaan jarangnya frekuensi buang air besar, penurunan frekuensi gerakan usus, serta buang air besar keras dan sulit.

Pada jemaah haji sembelit bisa terjadi akibat pola makan tak sehat, hamil, sering menunda buang air besar, konsumsi obat-obatan tertentu, atau adanya kondisi medis yang mendasarinya.

Kenali penyebab sembelit

Sering kali, sembelit terjadi karena usus besar menyerap terlalu banyak air dari feses. Hal ini bisa terjadi apabila pergerakan makanan berjalan lambat melalui saluran pencernaan. Akibat kondisi ini usus besar butuh lebih banyak waktu untuk menyerap air dari olahan makanan tersebut.

Kandungan serat dalam makanan yang dikonsumsi juga bisa menyebabkan sembelit. Serat membantu pergerakan sistem pencernaan, sehingga mencegah terjadinya sembelit.

Selain itu, pola hidup yang tidak aktif juga bisa menyebabkan sembelit pada diri Anda. “Seseorang yang jarang bergerak atau tidak aktif lebih berisiko mengalami konstipasi ketimbang mereka yang aktif bergerak. Ini merupakan akibat dari turunnya metabolisme dalam tubuh, sehingga memengaruhi sistem pencernaan,” terang dr. Karin Wiradarma dari KlikDokter.

Lalu, perubahan hormonal selama kehamilan dan membesarnya ukuran rahim juga bisa menekan saluran pencernaan dan menyebabkan sembelit.

Konsumsi obat-obatan tertentu juga bisa memengaruhi saluran cerna sehingga sebabkan sembelit. Misalnya obat antinyeri golongan opioid, antidepresan, antikejang, obat hipertensi calcium channel blocking, dan antasida yang mengandung aluminium.

1 of 2

Mengatasi sembelit saat sedang berada di Tanah Suci

Ada tiga cara yang bisa dilakukan para jemaah haji untuk mencegah dan mengatasi sembelit selama menunaikan ibadah haji.

  1. Jangan malas minum air putih

“Salah satu penyebab utama seseorang mengalami sembelit adalah karena jarang minum air putih. Padahal, air putih berfungsi untuk melunakkan feses,” ujar dr. Karin.

Dokter Karin menyarankan jemaah dewasa meminum setidaknya 8 gelas per hari untuk memenuhi kecukupan cairan dalam tubuh. Namun, apabila aktivitas yang dilakukan lebih padat dari biasanya, minumlah lebih banyak air putih agar tubuh tetap terhidrasi dan buang air besar pun jadi lebih lancar.

  1. Makan buah dan sayur

Selain meminum air putih yang banyak, dr. Karin juga menyarankan agar para jemaah haji lebih rajin mengonsumsi sayur dan buah sebelum maupun saat sedang berhaji.

“Buah yang paling ampuh untuk mengatasi sembelit adalah pepaya dan buah naga. Kenapa? Karena kedua buah ini mengandung serat tinggi yang mampu melancarkan sistem pencernaan di dalam tubuh. Selain buah, sayur juga wajib dikonsumsi oleh para jemaah haji, ” tambahnya.

  1. Hindari menunda-nunda keinginan untuk buang air besar

Kalau sudah merasakan ‘hasrat’ ingin ke toilet untuk buang air besar, sebaiknya jangan ditunda. Menunda-nunda dapat mengganggu proses pengosongan usus. Alhasil, feses jadi menumpuk dan akhirnya sulit untuk dikeluarkan.

  1. Sertakan probiotik dalam menu makan

Juga dari KlikDokter, dr. Adeline Jaclyn ikut menambahkan bahwa suplemen dengan probiotik tertentu, terutama yang mengandung bifidobakteri dan laktobasilus telah terbukti mampu mengatasi sembelit yang disebabkan oleh diet rendah kalori.

Jemaah juga bisa mengonsumsi yoghurt ditambah dengan sereal berbasis gandum, seperti muesli atau granola, dan buah-buahan untuk mendapatkan unsur probiotik dan serat larut dalam sekali makan.

  1. Tetap aktif bergerak

Olahraga rutin saat beribadah haji mungkin sulit dilakukan, tetapi usahakan untuk tetap bergerak aktif. Aktivitas seperti joging atau jalan cepat bisa membantu pergerakan usus.

“Bila pergerakan usus baik, proses metabolisme juga membaik sehingga Anda terhindar dari sembelit,” jelas dr. Adeline.

Mengatasi sembelit khususnya saat ibadah haji bisa Anda lakukan dengan cara-cara di atas. Apabila sembelit menimbulkan rasa begah, sakit perut, hingga kehilangan nafsu, baru konsumsi obat pencahar. Amannya, jika Anda mengalami kondisi sembelit yang tidak membaik setelah Anda melakukan  kiat-kiat di atas, laporkan ke petugas kesehatan kloter agar bisa ditangani dengan baik.

(RN/ RVS)

Lanjutkan Membaca ↓