Kiat Menaikkan Berat Badan Anak dengan Cara Sehat

Oleh Tamara Anastasia pada 29 Jul 2019, 14:20 WIB
Tak selamanya menaikkan berat badan itu buruk. Ada cara sehat menaikkan berat badan anak yang perlu diketahui orang tua.
Kiat Menaikkan Berat Badan Anak dengan Cara Sehat (Andrey2017/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Orang tua mana yang tidak bahagia ketika melihat anak tumbuh sehat dan cerdas? Melihat kondisi tubuh si Kecil yang kurang sehat, bisa membuat orang tua cemas. Tapi tenang, ada cara-cara sehat untuk menaikkan berat badan anak.  

Jika si Kecil memiliki berat badan yang kurang dari yang seharusnya, maka Anda perlu melakukan beberapa cara yang bisa meningkatkan berat badannya.

Perlu diketahui bahwa ada beberapa faktor yang bisa memengaruhi pertumbuhan si Kecil, baik itu berat maupun tingginya. Selain asupan nutrisi dan aktivitas, faktor genetik juga bisa menjadi salah satu penyebab lain si Kecil kekurangan berat badan.

Lantas, apa yang bisa Anda lakukan untuk menaikkan berat badan si Kecil dengan cara yang sehat dan tidak membuatnya menjadi obesitas? Berikut penjelasannya:

  • Penuhi asupan kalori

Menurut dr. Astrid Wulan Kusumoastuti dari KlikDokter, untuk meningkatkan berat badan si Kecil, perlu asupan kalori yang lebih besar daripada kalori yang dikeluarkan. Oleh sebab itu, Anda perlu mengetahui segala jenis aktivitas yang dilakukan si Kecil, baik saat di rumah maupun saat berada di luar rumah.

Jika si Kecil termasuk anak yang aktif, Anda disarankan untuk memberikan makan utama sebanyak tiga kali dalam sehari dengan asupan gizi penting, seperti karbohidrat, protein, lemak baik, dan serat.

  • Berikan camilan

Selain menu utama, Anda juga bisa memberikan si Kecil camilan sehat sebanyak dua sampai tiga kali dalam sehari. Namun, tak hanya tentang banyaknya porsi, Anda juga perlu memperhatikan kualitasnya.

Berikan si Kecil potongan buah segar yang sudah dimasukkan ke dalam kulkas, atau biskuit susu dan gandum sebagai camilan di siang hari.

Anda juga bisa memberikan jus buah atau susu pada si Kecil. Tapi, perhatikan frekuensi dan jumlah pemberiannya, agar si Kecil tak terlalu kenyang, sehingga kemudian justru menolak menu makanan utama.

1 of 2

Selanjutnya

  • Hindari minum berlebih saat makan

Kebiasaan meminum air untuk menelan makanan yang dikunyah merupakan kebiasaan yang umum terjadi pada anak. Akan tetapi, kebiasaan ini merupakan kebiasaan yang buruk dan dapat membuat si Kecil jadi malas makan.

Seperti dilansir verywellfamily.com, sebaiknya batasi asupan minum air putih ketika si Kecil sedang makan. Anda bisa memberikannya pada si Kecil saat sebelum dan sesudah makan.

  • Cukup istirahat

Selain asupan makanan, kuantitas dan kualitas istirahat juga penting untuk tumbuh kembang si Kecil. Pastikan si Kecil tidur cukup pada malam hari dan, jika perlu, memiliki waktu tidur siang untuk membangun sistem metabolisme yang baik.

Penelitian membuktikan bahwa si Kecil yang tidur kurang dari 12 jam sehari memiliki peningkatan risiko kelebihan berat badan hingga dua kali lipat pada usia 3 tahun, dibandingkan dengan anak yang memiliki waktu tidur lebih dari 12 jam.

Ketika si Kecil sudah mendapatkan asupan nutrisi dan istirahat yang cukup, tapi berat badannya tak kunjung naik, Anda perlu mewaspadainya. Hal ini dapat menjadi indikasi adanya gangguan kesehatan, seperti infeksi kronis, anemia, atau kelainan fungsi lainnya yang dapat mengganggu proses pertumbuhan si Kecil.

Periksa juga bagaimana sistem pencernaan si Kecil dari kualitas dan kuantitas buang air besarnya. Selain itu periksa pula apakah ada kemungkinan gejala cacingan.

Bila perlu, Anda dapat membawanya ke dokter spesialis anak terkait berat badannya yang tak kunjung meningkat.

Jika diperlukan, lakukan tes gen dini agar asupan makanan, suplementasi, olahraga yang dilakukan si Kecil bisa disesuaikan dengan gen si anak. Hal ini akan membuat kualitas hidup dan kesehatan si Kecil menjadi lebih baik.

Intinya, selama bisa dilakukan dengan tepat, menaikkan berat badan anak agar bisa berada di titik ideal tak akan berujung pada obesitas. Selain itu, pola hidup yang sehat tentu akan membantu menurunkan risiko penyakit degeneratif pada si Kecil di kemudian hari.

[MS/ RVS]

Lanjutkan Membaca ↓