Tips Menolong Anak Tersedak

Oleh Krisna Octavianus Dwiputra pada 31 Jul 2019, 13:30 WIB
Anak tersedak berisiko mengalami kondisi yang membahayakan kesehatannya. Berikut kiat menolong anak yang tersedak.
Tips Menolong Anak Tersedak (Ole_CNX/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Saat anak tersedak makanan atau apa pun, orang tua sering panik. Tentu saja panik karena jika anak yang tersedak tidak segera ditolong, kondisi tersebut bisa berujung pada kematian. 

Kasus-kasus semacam itu sering terjadi karena anak kerap memasukkan makanan dalam potongan besar yang tidak bisa dikunyah dengan baik. Bahkan anak-anak yang masih kecil juga terkadang iseng memasukkan benda-benda kecil ke dalam mulut tanpa memahami bahaya yang mengintai.

Bahayanya tersedak makanan 

Menurut dr. Alvin Nursalim, Sp. PD dari KlikDokter, tersedak sendiri artinya masuknya benda asing ke dalam saluran pernapasan. Benda asing tersebut dapat berupa minuman, makanan, atau berbagai benda lainnya.

Dalam keadaan normal, seseorang akan memiliki refleks batuk jika terdapat benda asing yang masuk ke dalam saluran pernapasannya. Namun, jika benda asing tersebut sudah telanjur masuk ke dalam saluran pernapasan, risiko tersumbatnya saluran pernapasan akan meningkat.

"Itu merupakan suatu keadaan gawat darurat yang perlu segera ditangani," ungkap dr. Alvin.

Lakukan ini saat anak tersedak

Karena tersedak tergolong sebagai kondisi gawat darurat yang berbahaya, maka Anda perlu melakukan pertolongan dengan segera jika anak mengalami kejadian ini. Beberapa cara di bawah ini dapat Anda lakukan untuk menolong anak tersedak:

  1. Kenali tanda-tanda awal tersedak

Biasanya, ketika seseorang tersedak, tanda awalnya adalah terbatuk-batuk. Pasien yang tersedak ketika sedang makan akan tiba-tiba batuk dan sesak napas. Gerakan paling dasar saat seseorang tersedak adalah memegang lehernya seperti kehabisan udara.

"Pada kasus tersedak benda padat, sumbatan saluran pernapasan sangat mungkin terjadi. Jika tidak dikenali dengan cepat, pasien dapat jatuh dalam keadaan kekurangan oksigen dan dapat mengancam nyawanya," kata dr. Alvin.

  1. Lakukan Heimlich Maneuver

Dokter Alvin menjelaskan bahwa heimlich maneuver adalah gerakan dengan mendesak perut ke atas. Gerakan ini bertujuan untuk mengeluarkan benda asing yang berada di rongga pernapasan. 

"Peluklah pasien dari belakang, posisikan tangan kanan Anda bertemu dengan tangan kiri Anda, lalu genggamlah erat tangan kiri Anda, letakkan tangan Anda tersebut pada bagian bawah tulang dada. Kemudian, lakukan gerakan menekan perut pasien ke arah dalam-atas dengan tujuan menekan benda asing yang masuk untuk keluar," kata dr. Alvin.

Jika pasien masih dalam keadaan sadar dan terbatuk-batuk, dukung pasien terus batuk untuk mengeluarkan benda asing tersebut.

  1. Posisikan pasien pada recovery position

Jika Anda sudah berusaha mengeluarkan benda asing tersebut, baringkan orang yang tersedak dalam posisi baik. Rebahkan orang yang tersedak dengan posisi kepala miring ke kiri (dengan catatan bahwa pasien bukan pasien trauma).

Tujuan dari memiringkan tubuh pasien adalah untuk menjaga ruang pernapasan pasien tersebut. Posisi ini disebut sebagai posisi mantap (recovery position). 

"Selain dapat menjaga ruang pernapasan pasien, posisi ini juga berfungsi untuk mengalirkan cairan keluar dari mulut pasien," ungkap dr. Alvin.

  1. Lakukan kompresi dada jika terjadi henti jantung

Apabila Anda pernah berpartisipasi pada pelatihan bantuan hidup dasar, maka dapat melakukan perabaan pada arteri nadi karotis. Jika tidak teraba, lanjutkan dengan kompresi dada.

Tips menolong anak tersedak yang dipaparkan di atas dapat pula diaplikasikan pada orang dewasa. Lakukan langkah-langkah tersebut dengan cermat. Di sisi lain, jika cara-cara di atas sudah dilakukan tapi korban masih tampak bermasalah, segera larikan ke rumah sakit untuk mendapat pertolongan lebih lanjut.

[HNS/ RVS]