Teknik Memerah ASI untuk Meningkatkan Jumlah Produksinya

Oleh dr. Resthie Rachmanta Putri. M.Epid pada 04 Aug 2019, 15:00 WIB
Produksi ASI berkurang? Anda tak perlu khawatir. Teknik memerah ASI ini bisa meningkatkan kembali jumlah produksinya.
Teknik Memerah ASI untuk Meningkatkan Jumlah Produksinya (Kiwis/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Bagi ibu menyusui, berkurangnya jumlah ASI tentu bikin waswas. Namun jangan khawatir, ada masanya pemberian ASI terhalang karena produksinya yang menurun. Ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk meningkatkan jumlah produksinya, salah satunya dengan menerapkan teknik memerah ASI yang tepat.

Satu hal yang perlu Anda ingat ketika produksi ASI berkurang, Anda jangan langsung buru-buru pergi ke swalayan membeli susu formula untuk menggantikan kebutuhan ASI bayi. Ini kurang tepat, karena sebenarnya Anda masih bisa melakukan usaha untuk meningkatkan produksi ASI.

Teknik memerah ASI ini bisa tingkatkan produksi ASI

Sebuah penelitian skala besar yang dilakukan di Children’s Hospital of Philadephia di Amerika Serikat menemukan bahwa tindakan bernama ”pump early, pump often” terbukti dapat meningkatkan produksi ASI secara signifikan. Prinsipnya adalah mengeluarkan ASI sedini mungkin setelah bayi lahir dan memerah ASI lebih sering. Studi tersebut menunjukkan, jika teknik tersebut dilakukan dengan benar, produksi ASI umumnya melebihi 750 mililiter dalam satu hari.

Salah satu teknik pump early, pump often yang sering dilakukan untuk meningkatkan produksi ASI dikenal dengan istilah power pumping. Teknik power pumping ini bertujuan untuk mengosongkan payudara, sehingga payudara akan memberikan sinyal kepada otak untuk kembali mulai memproduksi ASI.

Power pumping pada dasarnya adalah cara memompa ASI yang meniru frekuensi menyusu bayi yang sedang mengalami growth spurt (kondisi ketika bayi butuh ASI lebih banyak dari biasanya karena sedang dalam masa pertumbuhan yang pesat). Pada saat itu, bayi akan menyusu lebih sering, lebih lama, dengan isapan lebih kuat, sehingga hormon prolaktin akan memerintahkan otak untuk memproduksi ASI lebih banyak.

Cara melakukan power pumping

Power pumping berbeda dengan jadwal memerah ASI seperti biasanya. Teknik ini tidak untuk menggantikan jadwal memompa ASI sehari-hari, tetapi hanya menggantikan satu sesi saja.

Idealnya, power pumping dilakukan pada pagi hari karena hormon oksitosin yang merangsang produksi ASI berada dalam kadar tertinggi di pagi hari, tepatnya sekitar pukul 3-5 pagi. Namun demikian, sebaiknya Anda memilih waktu yang paling leluasa ketika Anda sedang relaks, karena power pumping membutuhkan waktu sekitar 1 jam tanpa gangguan.

Saat akan ber-power pumping, cari ruangan yang tenang dan duduk dalam posisi yang nyaman. Apabila memungkinkan, minta pasangan, anggota keluarga lainnya, atau pengasuh untuk menjaga si Kecil agar Anda bisa relaks saat memerah ASI.

Power pumping bisa dilakukan dengan pompa ASI (baik single pump maupun dual pump), bisa juga memerah ASI dengan tangan—cara mana pun yang Anda rasa paling cocok. Dalam 1 jam power pumping, lakukan pemerahan ASI dengan diselingi istirahat selama beberapa menit. Penjabaran lebih lengkapnya ada di bawah ini.

1 of 2

Selanjutnya

  • Dengan pompa dual pump

    Jika menggunakan pompa ASI dual pump, lakukan teknik power pumping seperti ini:

    • Pompa ASI selama 20 menit, istirahat 10 menit.
    • Pompa lagi selama 10 menit, istirahat 10 menit.
    • Pompa lagi selama 10 menit, selesai.

    Waktu antara memerah payudara dan istirahat tak selalu harus seperti itu. Jika tangan pegal, Anda juga bisa memerah ASI selama 12-15 menit, lalu istirahat sejenak.

  • Dengan pompa single pump

    Apabila Anda menggunakan pompa ASI jenis single pump, lakukan teknik power pumping dengan cara:

    • Pompa ASI selama 10 menit di payudara kanan, 10 menit di payudara kiri, istirahat 5 menit.
    • Pompa lagi 10 menit di payudara kanan, 10 menit di payudara kiri, istirahat 5 menit.
    • Pompa lagi 10 menit di payudara kanan, 10 menit di payudara kiri, selesai.

    Dalam pelaksanaannya, kadang ASI tak keluar sama sekali saat power pumping dilakukan. Jika ini sampai terjadi, Anda tak perlu khawatir. Tetap lanjutkan power pumping. Meski ASI tak langsung keluar, teknik power pumping akan mengirimkan sinyal ke otak dan payudara untuk memproduksi ASI lebih banyak. Jadi, jangan menyerah!

Selain melakukan teknik memerah ASI yang tepat dan sering untuk meningkatkan jumlah produksi ASI, ibu menyusui juga disarankan untuk banyak minum air mineral, makan makanan bergizi, dan bebas stres. Memperingati Pekan ASI Sedunia kali ini, para ayah juga bisa berperan aktif, misalnya dengan memberikan pijatan atau membantu menjaga bayi tanpa harus diminta.

(RN/ RVS)

Lanjutkan Membaca ↓