Bolehkah Ibu Menyusui Makan Bawang Putih?

Oleh Tamara Anastasia pada 05 Aug 2019, 12:45 WIB
Tahukah Anda kualitas ASI juga dipengaruhi oleh nutrisi yang dikonsumsi ibu menyusui? Lalu bolehkah ibu menyusui makan bawang putih?
Bolehkah Ibu Menyusui Makan Bawang Putih? (Alliance Images/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Sama halnya dengan ibu hamil, ibu menyusui juga memerlukan asupan makanan yang sehat dan bergizi. Berkaca dari kondisi itu, ibu menyusui jadi lebih pilih-pilih makanan karena takut ASI – atau air susu ibu – jadi ikut terpengaruh. Lalu bagaimana jika ibu menyusui makan bawang putih? Apakah asupan ini akan memengaruhi kualitas dan kuantitas ASI?

Bawang putih selain dikenal sebagai bumbu masak, juga dinilai memiliki khasiat untuk menyembuhkan beberapa jenis penyakit. Bawang putih mengandung vitamin, mineral, dan asam amino yang sebagian besar bertanggung jawab bagi kesehatan manusia. 

Bawang putih untuk kesehatan tubuh

Berkat kandungan zat yang dimilikinya, bawang putih dipercaya dapat mengobati gangguan infeksi, pembengkakan dan masalah pencernaan. Bahkan saat ini bawang putih banyak dibuat menjadi suplemen untuk tubuh.

Menurut dr. Nadia Octavia dari KlikDokter, bawang putih juga berkhasiat untuk melindungi penderita diabetes dari kardiomiopati (penyakit kronis pada otot jantung). Fakta ini didapat dari riset yang dipublikasikan di Journal of Agricultural and Food Chemistry. Penelitian tersebut menyebutkan bahwa diallyl trisulfide, komponen yang terdapat dalam minyak bawang putih, dapat menyehatkan jantung.

Berikut adalah sejumlah manfaat bawang putih yang bisa Anda petik: 

  • Menurunkan tekanan darah dan kolesterol

Berdasarkan riset yang dilakukan di Ankara University, setelah empat bulan penelitian ditemukan, para responden yang mengonsumsi suplemen ekstrak bawang putih mengalami perbaikan profil kolesterol dan penurunan tekanan darah yang signifikan. Riset tersebut juga dipublikasikan di Journal of Nutritional Biochemistry.

  • Mencegah flu

Anda sering terkena sakit flu? Cobalah mengonsumsi bawang putih. Dari studi yang dipublikasikan oleh American Family Physician, konsumsi rutin bawang putih dapat mengurangi frekuensi dan mencegah penyakit influenza.

  • Menurunkan risiko osteoarthritis

Penelitian terkini yang dilakukan di King's College London dan University of East Anglia menyebutkan, wanita yang rutin mengonsumsi bawang putih dalam menu harian mengalami penurunan risiko osteoarthritis. Osteoarthritis adalah peradangan sendi yang pada umumnya berkaitan dengan penuaan.

  • Kanker paru

Jika Anda gemar makan bawang putih mentah, sebaiknya lanjutkan kebiasaan tersebut. Karena dari hasil studi yang dilakukan di Jiangsu Provincial Center for Disease Control and Prevention , responden yang mengonsumsi bawang putih mentah minimal dua kali dalam seminggu mengalami penurunan risiko kanker paru hingga sebesar 44%. Riset tersebut juga dipublikasikan di jurnal Cancer Prevention Research.

1 of 2

Bolehkah ibu menyusui makan bawang putih?

Melihat khasiat yang dimiliki bawang putih bagi kesehatan – seperti yang dipaparkan di atas – maka tak heran jika muncul pertanyaan: bolehkah ibu menyusui makan bawang putih?

Dilansir Verywell Family, sebenarnya tidak ada larangan yang menyebutkan ibu menyusui tidak boleh mengonsumsi bawang putih. Selama Anda dan bayi tidak menunjukan gejala-gejala alergi pada bawang putih, Anda tidak perlu menghindarinya. 

Bahkan beberapa penelitian menyebutkan, mengonsumsi bawang putih dalam jumlah yang cukup saat menyusui, dapat merangsang produksi ASI. Hasilnya pasokan ASI pun menjadi lebih banyak. Hal ini dikarenakan bawang putih memiliki senyawa galactagogue yang bisa membantu meningkatkan produksi ASI. Beberapa makanan lainnya yang bisa menjadi sumber galactagogue antara lain oatmeal, beras merah, almond dan sayuran hijau.

Meski bawang putih aman dikonsumsi selama menyusui, ibu harus memperhatikan jumlah bawang putih yang dikonsumsinya. Jika dikonsumsi terlalu banyak, akan timbul efek samping yang bisa memengaruhi aroma serta rasa ASI itu sendiri. Apabila bayi tidak menyukai perubahan ini, ada baiknya Anda mengurangi jumlah bawang putih yang dikonsumsi. 

Selain itu, perubahan yang terjadi pada bau dan rasa ASI juga bisa menyebabkan kolik pada bayi. Kondisi ini bisa membuat bayi terus menangis, rewel, bahkan tidak jarang bayi jadi enggan menyusu. 

Jika hal ini terus terjadi pada bayi, Anda harus mengurangi atau justru menghentikan makan bawang putih saat menyusu. Jika Anda masih ragu, silahkan berkonsultasi pada dokter untuk mendapatkan solusi yang terbaik. 

Nah, setelah mengetahui beberapa fakta di atas, ibu menyusui sebenarnya tidak perlu  takut untuk mengonsumsi bawang putih. Asalkan dikonsumsi dalam batas normal bawang putih terhitung aman bagi Anda yang sedang menyusui. Namun pastikan Anda tidak memiliki gejala alergi yang disebabkan oleh bawah putih, ya.

[RVS]

Lanjutkan Membaca ↓