Mata Sering Kedutan, Gejala Apakah Ini?

Oleh Ayu Maharani pada 07 Aug 2019, 12:00 WIB
Mata sering kedutan katanya menandakan dua kondisi, yakni sedang dibicarakan orang atau kena gangguan saraf. Mana yang benar?
Mata Sering Kedutan, Gejala Apakah Ini? (Andrey_Popov/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Meski gejala ringan, mata sering kedutan bisa mengganggu fokus Anda saat beraktivitas. Kondisi ini juga bisa hilang dan timbul kapan saja tanpa bisa diduga. Banyak hal juga kerap dikaitkan dengan kondisi ini. Misalnya, ada yang sedang membicarakan Anda atau adanya gangguan saraf yang serius. 

Namun, hal ini dibantah dengan tegas oleh dr. Nadia Octavia dari KlikDokter. “Mata kedutan tentu saja bukan merupakan tanda bahwa Anda sedang dibicarakan orang lain ataupun menderita gangguan saraf yang parah.” 

Sering kali, menurutnya, kedutan pada mata adalah gejala yang tidak terlampau serius. Selain itu ada pula sejumlah kondisi yang ditandai dengan adanya kedutan di mata, seperti kondisi berikut: 

  • Alergi

Coba Anda ingat-ingat lagi, apakah akhir-akhir ini Anda mengonsumsi makanan atau obat-obatan baru? Atau jangan-jangan, Anda habis mengaplikasikan make up mata baru pada kelopak dan bulu mata? 

Jika Anda sering mengalami kedutan pada mata setelah kedua hal tersebut, bisa jadi Anda mengalami alergi. Seseorang yang memiliki alergi biasanya akan mengalami mata kedutan, gatal, bengkak, dan berair.

  • Mata lelah

Terlalu lama menatap layar komputer bisa membuat mata Anda lelah. Mereka yang memiliki gangguan penglihatan, misalnya mata minus, plus, atau silinder pun rentan mengalami kelelahan mata. 

Alhasil, yang terjadi adalah kedutan pada mata. Mata kedutan akibat kelelahan biasanya terjadi selama beberapa detik. Untuk mengakalinya, dr. Nadia menyarankan Anda untuk mengistirahatkan mata setiap 20 menit sekali. 

Anda bisa memejamkan mata sejenak atau melihat pemandangan yang jauh. Intinya, jangan memandang layar gawai (dari laptop pindah ke ponsel) saat sedang mengistirahatkan mata. 

  • Mata kering

Meski penyebabnya sama, yakni menatap layar gawai terlalu lama, mata kering berbeda dengan mata mata lelah. Mara kering kerap dialami oleh mereka yang menggunakan softlens atau sedang mengonsumsi obat-obatan tertentu, misalnya saja antihistamin, antidepresan, dan lain-lain. 

Usia pun memengaruhi. Bila usia Anda lebih dari 50 tahun, risiko untuk mengalami mata kering yang berujung pada seringnya kedutan pada mata juga semakin tinggi. 

  • Stres berat

Selain membuat Anda lemas dan tak bergairah, stres juga bisa menimbulkan reaksi pada organ tertentu, yaitu kedutan pada mata. Kondisi yang dalam dunia medis disebut myokymia ini akan hilang dengan sendirinya apabila stres sudah berkurang. Oleh karena itu, bila Anda terganggu dengan mata kedutan, Anda wajib mengelola stres dengan baik. 

“Cobalah untuk melakukan hal-hal yang membuat Anda merasa rileks, seperti menghabiskan waktu bersama teman atau keluarga, berlibur, tidur, melakukan hobi, dan lain-lain,” tutur dr. Nadia. 

  • Kelebihan kafein

Mereka yang tak bisa hidup tanpa kafein, alias ngopi sepanjang hari, pasti lebih sering mengalami kedutan pada mata. Sebab, kafein memang dapat menimbulkan efek samping demikian. 

Cobalah kurangi pengonsumsian kopi, teh, cokelat, dan minuman bersoda bila Anda ingin menghentikan kedutan. Lalu, lihatlah perubahannya dalam 1-2 minggu ke depan. 

  • Kurang magnesium

Kekurangan magnesium juga dapat menimbulkan mata kedutan. Untuk mengatasinya Anda bisa memperbanyak konsumsi sayuran hijau, seperti bayam dan kangkung. 

Cara mengurangi mata kedutan

Setelah Anda mengetahui beberapa penyebab mata kedutan dan mencoba untuk mengakalinya, ada beberapa cara yang bisa diterapkan untuk mengurangi gejalanya, yakni:

  • Tempelkan kompres hangat di kelopak mata 
  • Kurangi konsumsi kafein dan penuhi kebutuhan magnesium
  • Cukupi waktu tidur dan gunakan kacamata anti radiasi cahaya layar komputer saat bekerja untuk meminimalkan efek negatifnya.
  • Bila perlu, teteskan cairan artificial tears agar mata tidak terlalu kering. 

Mata sering kedutan pada umumnya merupakan hal yang normal. Jadi Anda tidak perlu terlalu khawatir. Namun, bila mata kedutan tak juga membaik bahkan bertambah sering, segera periksakan diri ke dokter. Pasalnya, mata kedutan yang tak segera membaik mungkin menjadi pertanda Anda mengalami benign essential blepharospasm, atau kelainan saraf yang menyebabkan kontraksi otot di sekitar mata. 

[HNS/ RVS]