Pijat Refleksi pada Kaki Bikin Tubuh Lebih Sehat?

Oleh Krisna Octavianus Dwiputra pada 07 Aug 2019, 16:30 WIB
Pijat refleksi pada kaki disebut sebagai alternatif terapi yang efektif untuk meningkatkan kesehatan tubuh. Apa kata medis terkait hal ini?
Pijat Refleksi pada Kaki Bikin Tubuh Lebih Sehat? (Africa-Studio/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Untuk menghilangkan lelah setelah aktivitas seharian, salah satu tindakan yang bisa Anda lakukan adalah pijat refleksi. Metode yang satu ini dikenal mampu memberikan beragam manfaat sehat, apalagi bila dilakukan pada bagian kaki. Ya, pijat refleksi pada kaki. Anda tak asing dengan istilah ini, bukan?

Saat pijat refleksi pada kaki, terapis akan menekan bagian tertentu di telapak kaki dengan jari. Tekanan tersebut dilakukan pada titik yang diyakini terhubung dengan organ vital lain, agar manfaatnya benar-benar terasa menyeluruh.

Ternyata, hal tersebut bukanlah omong kosong belaka. Dikatakan dr. Dyah Novita Anggraini dari KlikDokter, telapak kaki manusia memang memiliki hubungan dengan organ lain yang ada di dalam tubuh.

“Bagian telapak kaki berhubungan dengan seluruh organ tubuh. Misalnya, ada titik di bagian telapak kaki yang berhubungan dengan jantung Tak heran, pijat refleksi yang dilakukan dengan tepat dan secara teratur mampu meningkatkan kesehatan tubuh secara keseluruhan," kata dr. Dyah Novita.

Lebih lanjut, dr. Dyah Novita mengatakan bahwa mekanisme pijat refleksi sebenarnya mirip dengan akupunktur. Bedanya, akupunktur pakai jarum, sedangkan pijat refleksi menggunakan jari para terapis.

“Kegunaan utama pijat refleksi memang bisa melancarkan peredaran darah. Meski begitu, pijat refleksi bisa bikin kaki sakit karena ditekan-tekan. Namun ini hanya sementara dan tidak akan merembet ke organ lainnya," imbuhnya.

Perhatikan ini sebelum pijat refleksi

Pijat refleksi terbukti mampu meningkatkan kesehatan organ tubuh luar dan dalam. Namun untuk mendapatkan manfaat tersebut, dr. Dyah Novita mengatakan bahwa Anda wajib melakukannya di tempat yang memiliki terapis berpengalaman atau tersertifikasi.

"Tempat pijat refleksi yang tersertifikasi memiliki terapis yang berpengalaman dan terjamin mutunya. Oleh karena itu, mereka tahu betul titik-titik tubuh yang ada di kaki sehingga sangat hati-hati saat memijat agar nantinya tidak menyebabkan rasa nyeri berlebih setelah selesai tindakan,” tutur dr. Dyah Novita.

“Hal itu berlaku sebaliknya. Jika Anda melakukan pijat refleksi di sembarang tempat, bukan tidak mungkin yang terjadi malah efek samping merugikan. Telapak kaki akan sakit dan Anda malah kesulitan untuk melakukan aktivitas sehari-hari,” tambahnya.

Mengingat adanya risiko tersebut, Anda sebaiknya perlu lebih teliti dalam memilih klinik pijat refleksi. Sebab, ini menyangkut kesehatan tubuh Anda.

“Jangan langsung tergiur dengan harga yang murah. Lebih baik Anda membaca ulasan klinik terkait di internet atau bertanya pada rekan yang pernah pijat refleksi di tempat yang hendak Anda tuju,” pungkas dr. Dyah Novita.

Pijat refleksi pada kaki memang bisa menjadi salah satu alternatif terapi untuk meningkatkan kesehatan tubuh. Namun, agar manfaatnya benar-benar optimal, Anda mesti melakukannya di klinik yang telah tersertifikasi dan memiliki terapis yang berpengalaman. Jika melakukannya di sembarang tempat, bukan tidak mungkin Anda malah hanya akan merasakan efek samping merugikan.

(NB/ RVS)