Cara Tepat Mengajari Anak Berenang

Oleh Krisna Octavianus Dwiputra pada 08 Aug 2019, 16:10 WIB
Sebagian anak sangat suka bermain air. Daripada si Kecil cuma main-main, Anda bisa sekalian mengajari anak berenang. Berikut kiatnya.
Cara Tepat Mengajari Anak Berenang (My Life Graphic/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Sama seperti anak-anak lain pada umumnya, anak Anda pasti senang bermain air. Nah, mumpung ia tidak takut dengan air, bawa saja ia ke kolam renang. Anda bisa mengajari anak berenang dengan cara-cara yang mudah.

Mengajari anak berenang memang menyenangkan. Tetapi, ada beberapa aspek yang tetap perlu diperhatikan. Menurut dr. Karin Wiradarma dari KlikDokter, aspek tersebut adalah keamanan dan keselamatan.

"Bagaimanapun,  ada risiko bahaya di kolam renang yang dihadapi anak. Oleh karena itu, orang tua tetap harus waspada, apalagi bila si Kecil berlatih di kolam renang yang memiliki kedalaman lebih dari tinggi tubuhnya,” ujar dr. Karin.

Centers for Disease Control and Prevention (CDC) mengatakan bahwa anak usia 1–4 tahun adalah kelompok usia yang paling rentan tenggelam. Salah satu penyebabnya adalah tidak adanya pengawasan dari orang tua. 

Mengajari anak berenang

Nah, sebelum berurusan dengan kolam renang berukuran besar, Anda sebaiknya memulai sesi latihan berenang anak menggunakan bak mandi. Selanjutnya lakukan langkah-langkah berikut:

  • Mengenalkan air pada anak 

Isi gelas kecil dengan air hangat (suam-suam kuku). Tuangkan air tersebut sedikit demi sedikit ke kepala dan bahu anak. Ini akan membantu si Kecil terbiasa dengan kondisi air dan suhunya.

  • Bermain di bak mandi

Supaya tidak bosan, ajari anak trik-trik sederhana yang bisa dilakukan dengan air. Misalnya, meniup gelembung di dalam air atau sekadar mencipratkan air ke sekeliling.

  • Biasakan anak memakai kacamata renang

Saat anak bermain di bak mandi, tak ada salahnya untuk memberinya kacamata renang. Tindakan ini dilakukan agar anak terbiasa dan mengenal fungsi kacamata yang digunakannya saat “bermain” air.

Jika dirasa sudah saatnya, jangan tunda untuk membawa anak ke kolam renang yang sesungguhnya. Supaya anak terus termotivasi, berikut beberapa hal yang bisa Anda lakukan: 

  • Bermain gelembung air

Mirip dengan yang dilakukan saat menggunakan bak mandi. Anda dan si Kecil juga bisa melakukan permainan ini agar ia terbiasa dengan situasi di kolam renang.

  • Berikan stimulasi

Saat anak mulai terbiasa dengan situasi kolam renang, Anda dapat memberinya stimulasi agar ia berani menceburkan diri secara mandiri. Salah satu trik yang bisa dicoba adalah menenggelamkan mainan ke dasar kolam agar anak bisa mengambilnya. Tetap damping dan lakukan pengawasan penuh, agar anak tetap aman.

  • Ajari si Kecil untuk keluar dari kolam

Mintalah anak Anda berlatih berpegangan pada sisi dinding untuk memanjat ke luar kolam. Bantu si Kecil untuk mengangkat bobot tubuhnya hingga ia terbiasa memanjat keluar kolam sendiri.

  • Berikan kacamata dan pelampung

Berikan si Kecil kacamata renang dan pelampung yang sesuai, agar ia bisa tetap mengambang dan membuka matanya dengan lebar saat berada di kolam.

Olahraga berenang memang menjadi salah satu aktivitas fisik yang sangat disarankan untuk anak. Meski demikian orang tua tidak bisa begitu saja memaksa anak untuk bisa berenang.

Ada beberapa langkah untuk mengajari anak berenang. Mulai dari cara yang paling dasar agar anak terbiasa dengan air, memperkenalannya dengan alat-alat renang hingga bagaimana berada di kolam renang. Namun yang tidak kalah penting berikan pengawasan penuh saat anak di kolam renang agar keselamatan si Kecil benar-benar terjamin.

(NB/ RVS)