Kopi Cascara, Kopi Rendah Kafein dengan Cita Rasa Unik

Oleh Ayu Maharani pada 10 Aug 2019, 10:00 WIB
Tak suka efek kafein, tapi ingin minum kopi? Tak perlu khawatir, Anda bisa mengonsumsi kopi cascara yang rendah kafein.
Kopi Cascara, Kopi Rendah Kafein dengan Cita Rasa Unik (Kristina Sorokina/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Pernahkah Anda melihat menu dengan nama kopi cascara saat berkunjung ke gerai kopi terkenal asal Amerika Serikat? Ya, menu dengan nama yang unik ini memang bikin penasaran. Sebenarnya, apa sih kopi cascara itu?

Mengenal kopi cascara

Cascara adalah herbal yang terbuat dari kulit buah kopi. Sering diolah menjadi kopi ataupun teh, cascara dipercaya memiliki fungsi sebagai pencahar sehingga sering dikonsumsi oleh orang-orang yang sedang mengalami sembelit atau ingin menurunkan berat badan. 

Tak hanya itu, ada pula pendapat yang menyebut bahwa cascara mampu menangani masalah batu empedu, penyakit liver hingga mencegah kanker. Sayang, meski dipercaya bisa mengatasi beragam masalah kesehatan, hingga kini masih sedikit sekali penelitian ilmiah yang mengkaji kehebatan cascara, khususnya yang telah diekstrak menjadi suplemen. Sehingga, Anda mesti berkonsultasi terlebih dahulu pada dokter apabila ingin mengonsumsi suplemen cascara, apalagi bila tujuannya untuk diet dan menyembuhkan penyakit tertentu. 

Pasalnya, dilansir dari Verywell Health, beberapa penelitian melaporkan bahwa mengonsumsi suplemen cascara dalam jangka panjang dapat menyebabkan melanosis coli pada usus. Melanosis coli adalah perubahan warna pada lapisan usus besar. Karena kekhawatiran tentang keamanan cascara untuk dijadikan suplemen, di tahun 2002 Food and Drug Administration (FDA) memutuskan untuk tidak mengakui lagi efektivitasnya.

Lalu, bagaimana dengan cascara yang diolah menjadi minuman seperti kopi atau teh? Apakah mesti berkonsultasi terlebih dahulu pada dokter sebelum mengonsumsinya? Kabar baiknya, untuk yang satu ini, Anda tak perlu mengonsultasikannya kepada dokter. Kecuali, Anda sedang mengonsumsi obat-obatan tertentu yang bisa “bertabrakan” dengan cascara atau kafein di dalamnya. 

Kopi cascara dari kacamata medis

Menurut dr. M. Dejandra Rasnaya dari KlikDokter, terdapat sebuah penelitian di tahun 2018 tentang herbal cascara yang ditulis oleh Universitas Brawijaya, Jawa Timur. Dalam penelitian tersebut, kulit buah kopi cascara diambil dan diolah menjadi teh untuk kemudian diteliti kandungan di dalamnya.

“Hasil penelitian menemukan bahwa kadar kafein teh cascara terbilang rendah, keasamannya juga lebih rendah. Tetapi, kadar antioksidan di dalamnya jauh lebih tinggi,” jelas dr. Dejandra. 

Selain teh, ada pula penelitian lain yang meneliti cascara dalam bentuk kopi. Berdasarkan penuturan dr. Dejandra, hasil penelitian tidak jauh berbeda dengan yang sebelumnya.

“Hasilnya sama saja seperti penelitian teh cascara. Kadar kafein kopi cascara hanya 114 miligram per liter. Sementara itu, kopi biasa biasanya memiliki kadar kafein hingga 400–800 miligram per liter,” dr. Dejandra menambahkan. 

Dengan demikian, lanjut dr. Dejandra, mereka yang tidak “kuat” dengan kopi espresso karena tinggi kafein atau bosan menyeruput kopi decaf dapat menjadikan kopi cascara sebagai pilihan alternatif. 

“Batas maksimal konsumsi kafein pada ibu hamil adalah 200 miligram per liter. Itu artinya ibu hamil boleh mengonsumsi kopi cascara, karena kandungan kafein di dalamnya tidak sampai segitu. Namun, ibu hamil tetap perlu menjaga porsi kopi cascara yang dikonsumsi agar tidak berlebihan,” pungkas dr. Dejandra.

Jadi, apakah Anda semakin penasaran dan ingin mencoba sendiri kopi cascara? Jika ya, jangan buru-buru, lebih baik isi perut terlebih dahulu. Kopi cascara masih mengandung kafein meski sedikit, sehingga bila dikonsumsi saat perut kosong bisa menyebabkan gangguan saluran cerna. Dan yang paling penting, hindari minum kopi cascara secara berlebihan, apalagi jika Anda sedang hamil atau mengalami kondisi kesehatan tertentu.

(NB/ RVS)