Awas, Jangan Menyimpan Daging Kurban Terlalu Lama!

Oleh Ayu Maharani pada 11 Aug 2019, 16:00 WIB
Sisa daging kurban yang tidak dimasak biasanya langsung masuk freezer. Namun hati-hati, menyimpan daging kurban tak disarankan terlalu lama.
Awas, Jangan Menyimpan Daging Kurban Terlalu Lama! (Arturs-Budkevics/Shutterstock

Klikdokter.com, Jakarta Biasanya, menu masakan saat Idul Adha dihiasi dengan sajian daging kurban, baik itu daging kambing, sapi, atau domba. Kalau daging tidak semua langsung dimasak, sisanya langsung masuk freezer. Tapi jangan menyimpan daging kurban terlalu lama, ya.  

Menurut dr. Karin Wiradarma dari KlikDokter, apabila daging kurban tidak disimpan dengan benar, daging tersebut berpotensi menjadi tempat tinggal bakteri penyebab penyakit. Namun apabila daging tidak akan diolah dalam waktu dekat, daging wajib masuk freezer.

Meski freezer bisa menjaga makanan dalam waktu lama, tetapi tetap ada aturan dan batas waktu penyimpanan. Untuk daging sapi dan daging kambing, masa penyimpanan idealnya adalah 2-3 bulan.

Tips menyimpan daging kurban agar tetap layak konsumsi

Aturan pertama yang penting dilakukan sebelum menyimpan daging kurban adalah mencuci tangan terlebih dulu dengan sabun dan air mengalir.

“Ini penting karena bakteri di tangan bisa berpindah dan menetap di daging kurban yang akan Anda konsumsi,” jelas dr. Karin.

Selanjutnya, sebisa mungkin pisahkan piring, mangkuk, dan berbagai peralatan masak atau makan untuk daging mentah dan daging atau makanan lain yang sudah matang. Langkah ini fungsinya adalah untuk menurunkan risiko penyebaran kuman.

Aturan lain yang juga tak kalah penting adalah:

  • Simpan daging kurban di wadah makanan yang tertutup rapat dan aman.
  • Jika Anda akan mengolah daging dalam tiga hari ke depan, lebih baik tak usah dimasukkan dalam freezer. Kulkas saja cukup. Simpan di dalam rak paling bawah untuk memastikan cairan dari daging tidak mengenai makanan lainnya di dalam kulkas.
  • Perhatikan suhu freezer. Suhu yang disarankan adalah -17 derajat Celsius. Jika freezer Anda tidak sedingin itu, daging kambing atau sapi tidak akan bisa bertahan hingga 2-3 bulan.
  • Jangan membiarkan daging terlalu lama di dalam suhu ruang. Sebab, bakteri dapat berkembang biak hingga dua kali lipat hanya dalam waktu 20 menit.

Jangan simpan daging dalam kresek hitam

Meski daging kurban yang Anda beli atau dapat biasanya dimasukkan ke kresek hitam, sebaiknya segera pindahkan ke wadah lain, misalnya kotak plastik kedap udara. Pasalnya, menyimpan daging kurban dengan kresek hitam berpotensi membahayakan kesehatan orang akan memakan daging tersebut.

Dilansir dari Liputan6.com, Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian DIY, Sutarno, pun mengimbau hal serupa. Menurutnya, membungkus dan menyimpan daging kurban dengan kresek hitam bisa membuat daging tercemar bahan kimia berbahaya. Plastik hitam itu sendiri adalah jenis plastik daur ulang dari berbagai macam plastik. Proses daur ulangnya pun disebut tidak memenuhi standar higienis.

Akan jauh lebih baik bila Anda membungkus daging dengan plastik bening, karena plastik tersebut bukan hasil daur ulang. Bahkan, Institute for Agriculture and Trade Policy menyebutkan, makanan yang disimpan dalam kantung plastik berbahan kimia dapat mencemari makanan. Selain itu, bukan tak mungkin efek jangka panjangnya bisa berdampak pada perubahan hormon dan kerusakan jaringan tubuh.

Saat Idul Adha freezer memang sering dimanfaatkan untuk menyimpan daging kurban. Namun sebaiknya jangan terlalu lama disimpan, agar daging tetap layak untuk dikonsumsi nantinya.

(RN/ RVS)