5 Cara Mengatasi Sariawan di Tenggorokan

Oleh Ayu Maharani pada 12 Aug 2019, 14:20 WIB
Sariawan di tenggorokan bikin Anda susah menelan. Cari tahu cara mengatasi sariawan di tenggorokan, agar kondisinya tidak makin parah.
5 Cara Mengatasi Sariawan di Tenggorokan (CebotariN/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Sariawan di tenggorokan biasanya lebih menyakitkan ketimbang sariawan di bibir dalam atau di lidah.  Jika Anda mengalami kondisi ini, segera temukan cara mengatasi sariawan di tenggorokan. Sebab jika dibiarkan Anda akan kesulitan dan kesakitan saat menelan makanan. Mau diobati dengan obat oles pun rasanya sulit untuk dilakukan.

Lalu, bagaimana ya cara terbaik untuk mengatasi sariawan di lokasi sulit seperti di tenggorokan?

Daya tahan tubuh buruk picu sariawan di tenggorokan

Menurut dr. Sepriani Timurtini Limbong dari KlikDokter mengatakan, penderita sariawan di tenggorokan harus memperhatikan seberapa sering mereka mengalami kondisi tersebut. Pasalnya, bila sariawan sering dialami oleh seseorang dan letaknya berada di luar mulut, maka sebenarnya ada masalah pada daya tahan tubuhnya.

“Sariawan itu umumnya berada di dalam rongga mulut. Kalau sudah sampai ada di dalam tenggorokan dan kejadiannya tak cuma sekali, penyebabnya adalah daya tahan tubuh yang tidak baik,” tutur dr. Sepriani.

Ketika Anda memiliki sistem kekebalan yang buruk, misalnya karena kelelahan, pola istirahat dan pola makan yang kacau, atau penyakit lainnya, iritasi di dalam tubuh semakin rentan terjadi. Iritasi di dalam tubuh akhirnya membuat area iritasi menjadi luka dan menimbulkan rasa perih.

Bagian tubuh yang luka pada dasarnya akan mudah “diganggu” oleh jamur ataupun virus. “Bila luka di dalam tenggorokan itu sudah dipengaruhi oleh jamur dan virus, yang terjadi selanjutnya adalah timbul sariawan. Jika tidak segera diatasi dan penderitanya tidak memperbaiki daya tahan tubuhnya, sariawan bisa meluas,” dr. Sepriani menegaskan. 

Luka dan sariawan di tenggorokan bisa jadi pencetus kanker

Sebenarnya, selain masalah daya tahan tubuh yang buruk, munculnya luka dan sariawan di tenggorokan bisa disebabkan oleh penyakit asam lambung alias gastroesophageal reflux disease (GERD). 

Ketika asam lambung terus-menerus naik ke tenggorokan, alhasil tenggorokan yang tadinya tidak bersifat asam akan menjadi asam. Kondisi asam itu menghasilkan perlukaan dan sariawan yang akan memburuk seiring bertambahnya waktu.

“Jika tidak mengubah pola hidup untuk menghentikan kekambuhan GERD, perlukaan yang telanjur parah itu bisa menjadi bibit kanker,” tuturnya. 

Kabar baiknya, perubahan luka di tenggorokan menjadi bibit kanker tidak terjadi serta-merta. Butuh bantuan dari faktor risiko lain, seperti merokok dan pola makan yang buruk (sering makan pedas dan asam, telat makan, makan dalam porsi terlalu banyak, langsung tidur setelah makan), hingga perlukaan menjadi penyakit mematikan.

Cara mengatasi sariawan di tenggorokan

Agar luka dan sariawan di tenggorokan cepat sembuh dan tidak semakin parah, tentu harus dilakukan beberapa upaya. Adapun beberapa cara yang dianjurkan, antara lain:

  • Berkumurlah dengan larutan air garam. Gunakan air hangat (ingat, bukan air panas!) lalu tambahkan 1 sendok teh garam. Aduk hingga larut, lalu gunakan untuk berkumur gargle (berkumur di tenggorokan). Lakukan treatment ini beberapa kali dalam sehari sampai kondisi membaik. 
  • Perbanyak asupan buah dan sayur, khususnya yang mengandung banyak vitamin C. Sebab, vitamin C dapat meningkatkan daya tahan tubuh Anda.  
  • Hindari stres berlebih. Lakukan hal-hal yang membuat Anda lebih relaks dan tenang. Stres berlebih hanya akan membuat daya tahan tubuh semakin buruk.  
  • Cobalah untuk mengonsumsi yoghurt. Yoghurt punya kandungan bakteri baik yang dapat membantu mengatasi infeksi bakteri di tenggorokan.  
  • Selama tenggorokan masih perih, jangan konsumsi makanan yang terlalu panas, pedas, asin, dan pedas. Makanan seperti itu hanya akan membuat kondisi tenggorokan semakin buruk.  

Bagaimana, Anda sudah menemukan cara untuk mengatasi sariawan di tenggorokan? Apabila beberapa hari ke depan sariawan di tenggorokan tak kunjung membaik, segera periksakan diri ke dokter. Sebab, infeksi bakteri atau jamur yang sudah parah di area perlukaan memerlukan obat antibiotik ataupun antijamur yang mesti diresepkan dokter. 

[HNS/ RVS]