5 Cara Mencegah Heat Stroke bagi Pengendara Motor

Oleh Krisna Octavianus Dwiputra pada 19 Aug 2019, 15:40 WIB
Heat stroke bisa menyerang siapa saja, termasuk pengendara motor. Lakukan cara mencegah heat stroke ini jika Anda sering naik motor.
5 Cara Mencegah Heat Stroke bagi Pengendara Motor (Akhmad-Dody-Firmansyah/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Masyarakat yang tinggal di negara tropis seperti Indonesia tampaknya perlu tahu cara mencegah heat stroke. Ya, heat stroke atau sengatan panas tak hanya mengancam mereka yang bekerja di bawah teriknya matahari, tapi juga bisa terjadi pada pengendara motor.

Berdasarkan penuturan dr. Andika Widyatama dari KlikDokter, heat stroke adala suatu kondisi gawat darurat yang terjadi ketika suhu tubuh terlalu tinggi, disertai hilangnya kemampuan untuk menurunkan suhu tersebut. Pada kondisi ini, suhu tubuh bisa meningkat hingga mencapai 40 derajat Celcius atau lebih.

"Umumnya, heat stroke disebabkan oleh paparan terhadap suhu panas dalam jangka waktu lama. Kondisi ini juga dapat disebabkan oleh aktivitas fisik atau olahraga berat saat cuaca sedang panas-npanasnya," kata dr. Andika.

Lebih lanjut, dr. Andika mengatakan bahwa heat stroke bisa memberikan gejala sebagai berikut pada orang yang mengalaminya:

  • Kejang dan penurunan kesadaran
  • Sakit kepala
  • Mual dan muntah
  • Bicara cadel
  • Frekuensi napas cepat 
  • Frekuensi nadi meningkat
  • Kulit memerah, terasa panas dan kering
  • Jika heat stroke dicetuskan olahraga berat, kulit terasa kering atau sedikit lembap.

Mencegah heat stroke bagi pengendara motor

Seperti disinggung sebelumnya, salah satu kelompok yang rentan mengalami serangan heat stroke adalah para pengendara motor. Nah, jika Anda adalah orang yang selalu mengendarai motor ke mana pun pergi dan tidak ingin terkena heat stroke, berikut beberapa upaya yang bisa dilakukan:

1. Penuhi kebutuhan cairan

“Sebelum berkendara, pastikan kebutuhan cairan Anda terpenuhi. Dengan membuat tubuh tetap terhidrasi, risiko heat stroke bisa diminimalkan. Sebab, saat kadar cairan memadai, kondisi suhu tubuh bisa terjaga normal," ungkap dr. Devia Irine Putri dari KlikDokter

Untuk menjaga kestabilan cairan tubuh, bawa juga air minum saat berkendara. Anda bisa mengonsumsinya sewaktu-waktu, misalnya saat terkena lampu merah. Dengan demikian Anda bisa terhindar dari kondisi dehidrasi.

2. Ambil waktu istirahat

Jika hendak menempuh perjalanan jauh dan dilakukan di siang hari, lebih baik jadwalkan waktu berhenti untuk istirahat sejenak.

“Cari tempat untuk istirahat yang nyaman dan bisa menghindarkan Anda dari kepanasan. Tindakan ini bisa meminimalkan risiko terjadinya heat stroke," tutur dr. Devia.

3. Gunakan pakaian yang nyaman

Gunakan pakaian yang nyaman, terasa longgar dan bisa menyerap keringat dengan baik. Hindari pakaian yang terlalu ketat, apalagi yang susah menyerap keringat. Pakaian seperti ini bisa membuat panas tubuh tertahan, sehingga risiko terjadinya heat stroke bisa meningkat.

4. Gunakan jaket yang tepat

Gunakan jaket agar kulit Anda tidak terkena sinar matahari secara langsung. Pastikan pula jaket yang Anda gunakan dapat menutupi tubuh bagian atas dengan sempurna.

“Gunakan jaket yang bisa membuat Anda terhindar dari angin, tapi cukup nyaman digunakan. Pastikan pula jaket yang digunakan memiliki bahan dalam yang nyaman dan tidak bikin kepanasan," pungkas dr. Devia.

5. Pakai tabir surya

Pengendara motor disarankan untuk menggunakan tabir surya, agar sinar ultraviolet matahari tidak menyengat kulit secara langsung. Tabir surya dengan SPF 15 atau lebih adalah yang disarankan.

Jangan lupa untuk mengaplikasikan ulang tabir surya setiap dua jam sekali. Jika Anda mudah berkeringat, aplikasikan ulang tabir surya dengan lebih sering lagi.

Heat stroke bisa menyerang siapa saja, tak terkecuali pengendara motor yang hobi menerjang lalu lintas di bawah teriknya matahari. Lakukan cara mencegah heat stroke yang dijelaskan di atas, agar Anda terhindar dari kondisi tersebut. Namun, apabila tanda atau gejala heat stroke mulai dirasakan, segera periksakan diri ke dokter.

(NB/ RVS)