Tips Memilih Pelembap dengan SPF Sesuai Jenis Kulit

Oleh dr. Atika pada 20 Aug 2019, 13:30 WIB
Memilih pelembap dengan SPF harus disesuaikan dengan jenis kulit agar lebih aman. Berikut tips untuk memilihnya.
Tips Memilih Pelembap dengan SPF Sesuai Jenis Kulit (5 Second Studio/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Pelembap dengan SPF (Sun Protection Factor) merupakan salah satu krim wajib bagi setiap orang, baik pria maupun wanita. Sebab, pelembap kulit tersebut merupakan tameng Anda untuk mencegah penuaan dini dan penyakit akibat sinar ultraviolet dari matahari. Namun, pastikan Anda memilih pelembap yang sesuai dengan jenis kulit Anda. 

Alasannya, penggunaan pelembap dengan SPF yang tidak sesuai dengan jenis kulit dapat meningkatkan risiko timbulnya efek samping seperti iritasi kulit, jerawat, bahkan alergi. 

Mengenal krim pelembap dengan SPF

Pelembap mengandung SPF adalah krim yang dapat melindungi kulit dari sinar matahari. Dalam bahasa Indonesia, SPF berarti faktor perlindungan terhadap sinar matahari.

Khususnya di negara seperti Indonesia yang memiliki sinar matahari berlimpah, krim SPF sangat dibutuhkan demi mencegah penuaan dini dan berbagai penyakit akibat sinar ultraviolet. Berikut ini adalah dampak dari paparan sinar ultraviolet:

  • Kanker kulit
  • Munculnya tanda penuaan dini kulit seperti bintik hitam, keriput, dan kulit yang kasar
  • Kemerahan dan iritasi kulit akibat terbakar sinar matahari
  • Melasma. 

Potensi krim pelembap dengan SPF biasanya ditunjukkan dengan angka. Jumlah SPF yang terkandung di dalamnya menandakan seberapa lama seseorang dapat berada di bawah sinar matahari, dibandingkan orang yang tidak menggunakannya.

Misalnya, krim pelembap SPF 15 dapat menyaring sekitar 93 persen sinar UV, sedangkan krim SPF 50 menyaring sekitar 98 persen. Perlu dicatat bahwa tidak ada tabir surya yang dapat melindungi secara sempurna, melainkan harus disertai dengan bentuk perlindungan lainnya.

Berdasarkan American Academy of Dermatology dan National Institute for Health and Clinical Excellence (NICE), setiap orang harus memakai tabir surya dengan minimal kandungan SPF 15. Bila ingin menggunakan krim pelembap dengan SPF lebih tinggi, tentu saja diperbolehkan.  

Selain memperhatikan kadar SPF, penting juga untuk mengetahui seberapa luas perlindungannya. Kadar SPF umumnya hanya menunjukkan seberapa baik pelembap tersebut menangkal sinar ultraviolet tipe B (UV B), sebagai penyebab kanker kulit dan kulit terbakar.

Padahal, sinar ultraviolet tipe A (UV A) juga sebaiknya bisa dicegah, karena dapat menyebabkan kerut di kulit dan meningkatkan risiko kanker kulit.

Untuk itu, jenis pelembap mengandung SPF yang sebaiknya Anda pilih adalah yang berspektrum luas. Dengan begitu, perlindungan yang Anda dapatkan menjadi lebih maksimal.

1 of 2

Tips memilih pelembap dengan SPF sesuai jenis kulit

Tipe kulit yang berbeda tentunya membutuhkan perawatan yang tidak sama. Faktanya, ketika Anda mampu memenuhi kebutuhan kulit sesuai dengan jenisnya, hasil perawatan yang diperoleh akan lebih maksimal dan kulit menjadi lebih sehat. 

Hal ini juga berlaku saat memilih pelembap mengandung SPF. Kebanyakan krim tabir surya yang ada di pasaran memiliki kandungan yang berbeda-beda (selain terkait kandungan SPF-nya).

Jadi, jangan sampai Anda terjebak memilih pelembap mengandung SPF yang justru memperparah kondisi kulit, misalnya ketika kulit berjerawat. Berikut adalah beberapa tipsnya untuk masing-masing jenis kulit:

  1. Kulit sensitif

Bagi Anda pemilik kulit sensitif, terutama dengan warna kulit yang terang, sebaiknya pertimbangkan kadar SPF yang cukup tinggi, misalnya SPF 30 atau lebih. Hal ini diperlukan mengingat kulit Anda berisiko lebih mudah mengalami luka bakar atau mendapat efek buruk dari sinar ultraviolet.

Pemilik kulit sensitif juga sebaiknya memilih pelembap dengan SPF yang juga mengandung titanium dioxide atau zinc oxide, dibandingkan krim yang mengandung PABA maupun oxybenzone. Terakhir, pemilik kulit sensitif yang mudah iritasi juga sebaiknya menghindari pelembap dengan SPF yang mengandung alkohol, pewangi, atau pengawet.

  1. Kulit kering

Bagi Anda pemilik kulit kering, perhatikan lebih jeli ke arah kandungan pelembap yang Anda pakai. Salah satu kandungan dalam pelembap kulit yang terbaru adalah ceramide. Kandungan pelembap ini cukup mengurangi risiko penuaan dini. Sebab, kulit yang kering rentan mengalami kerutan lebih cepat.

  1. Kulit berjerawat

Bagi Anda pemilik kulit yang mudah berjerawat, cobalah untuk mencari pelembap dengan SPF yang bertanda “non-komedogenik” atau “tidak menutup pori-pori”. Hal ini untuk menghindari kandungan minyak berlebihan pada pelembap, yang dapat menjadi penyebab jerawat.

Demikianlah beberapa tips untuk memilih pelembap dengan SPF yang sesuai untuk jenis kulit Anda. Selain itu lakukan juga usaha lain untuk mencegah efek buruk sinar matahari seperti menggunakan topi, payung, atau memakai kemeja lengan panjang. Cara-cara tersebut bisa Anda lakukan untuk menjaga kelembapan kulit Anda.

[NP/ RVS]

Lanjutkan Membaca ↓